Timetravel Of The Leader

Timetravel Of The Leader
8.Kesembuhan & Keluarga Baru



Saat tabib keluar dari kamar langsung diajukan banyak pertanyaan dari permaisuri yang khawatir.


"Tabib bagaimana keadaannya?,apakah dia tak apa?,apa hidungnya tak apa?,bagaimana kondisinya sekarang?,apa sudah kau beri obat tabib?". ucap permaisuri cemas.


" Permaisuri tenang saja nona yang ada didalam hanya kehilangan setengah energi Qi saja dan hanya kelelahan. Saya sudah memberikan obat pemulihan dan akan segera sadar hari ini".ucap tabib seraya menundukkan kepala.


"Syukurlah apa kami bisa menjenguknya tabib". tanya kaisar yang ikut diangguki dengan permaisuri, pangeran Zhou, dan jendral besar.


" Tentu boleh yang mulia kalau begitu saya permisi yang mulia".ucap tabib yang hanya diangguki kaisar.


Permaisuri langsung memasuki kamar Lien dan duduk dipinggir peraduan yang Lien tiduri.


"zho'er siapa nama nona yang sudah menyembuhkan ibundamu ini". tanya permaisuri sambil mengelus kepala Lien sayang.


" Namanya jiejie Lien Shan Ibunda".ucap pangeran Zhou lembut.


"nama yang cantik". ucap permaisuri.


uhhh~~kepalaku sakit sekali.apa yang terjadi?haus sekali tenggorokanku.


" air".lirihku lemas


"ini minumlah dulu nak". ucap permaisuri seraya memberikan segelas air.


" apa yang terjadi?kenapa aku ada disini?".tanyaku seraya memegangi kepalaku yang masih berdenyut.


"kau berada di paviliun Teratai nak.apa kau sudah merasa baikan". tanya permaisuri masih cemas.


"aku sudah merasa cukup baik permaisuri anda tak perlu cemas.Bagaimana keadaan permaisuri sekarang?". tanyaku sambil menatapnya.


" aku sudah merasa sangat baik.terimakasih banyak telah menyembuhkan permaisuri ini".ucap permaisuri lembut dengan tangannya yang menggenggam erat tanganku.


"iya permaisuri sama-sama". ucapku dengan seulas senyum tulus.


kruuyyukk~~kruuyyukk suara perutku yang sudah berdemo karna kelaparan saat didimensi belum sempat memakan makanan.


" wah bunyi apa itu Baginda raja".tanya permaisuri seraya menggodaku.


"hehe permaisuri apakah aku bisa meminta makanan". ucapku dengan cengiran kuda.


" Baiklah karna hari sudah mulai malam kita makan malam bersama saja".ucap permaisuri.


"pelayan Mo tolong siapkan makan malam sekarang". ucap permaisuri lembut.


" baik yang mulia segera akan hamba siapkan.saya permisi".ucap pelayan mo langsung pergi untuk menyiapkan makan malam.


"nah sekarang Baginda raja dan zho'er bersiap-siaplah untuk makan malam dan aku akan membantu nona Lien bersiap-siap". ucap permaisuri yang diangguki pangeran Zhou dan kaisar.


Malam hari telah tiba dengan bulan yang bersinar terang di langit yang ditemani bintang-bintang.Kini Lien memakai hanfu wanita berwarna putih polos,wajah tanpa riasan,rambut yang dikuncir satu pada ujung rambutnya.



" Wah tanpa riasan saja wajahmu sudah sangat cantik".ucap permaisuri tulus.


"terimakasih permaisuri atas pujiannya tapi tetap saja lebih cantik permaisuri daripada saya". ucapku memuji permaisuri.


Saat ini kaisar dan lainnya sudah berada diruang makan termasuk aku.Ketika makan hanya terdengar suara dentingan alat makan.


"terimakasih atas jamuannya yang mulia kaisar". ucapku lembut dan hanya diangguki


oleh kaisar.


" Baginda raja apa saya bisa mengajukan satu permintaan?".tanya permaisuri.


"apa itu permaisuri jika zhen boleh tau". ucap kaisar bingung.


" Bagaimana kalau kita angkat nona Lien sebagai putri mahkota kekaisaran kita.Aku sangat ingin memiliki seorang putri Baginda raja apakah saya boleh mengangkat nona Lien sebagai anak kita".ucap permaisuri dengan memohon.


"iya ayahanda aku ingin jiejie tinggal diistana ini untuk selamanya". ucap pangeran Zhou juga ikut memohon.


Terkejut?tentu saja karna baru kali ini ada yang menginginkan keberadaanku.Tiba-tiba hatiku terasa menghangat karna semua perkataan permaisuri.


"Baiklah aku akan mengabulkan permintaan kalian.besok aku akan umumkan nona Lien sebagai anak kita dirapat pagi hari dan kita adakan pesta pengangkatannya 1 Minggu setelahnya. Aku akan mengundang kekaisaran lain untuk datang". ucap kaisar lembut seraya mengelus kepalaku dengan lembut.


" Nah sekarang panggil Ibunda yah sama seperti zho'er".ucap permaisuri tulus dan langsung memelukku.


"yeeeyy sekarang aku memiliki seorang jiejie.terimakasih banyak ayahanda". ucap pangeran Zhou sambil memeluk kaisar.


Mataku yang sudah berkaca-kaca kini sudah mengeluarkan cairan bening ketika permaisuri yang aku tolong kini menjadi ibukku.Apakah seperti ini rasanya memiliki keluarga kecil yang indah?Apapun yang terjadi nantinya aku akan selalu melindungi kalian semua dengan semua yang aku bisa.terimakasih~ terimakasih banyak.


"hiks terimakasih hiks kalian sudah mau membuatku merasa memiliki hiks keluarga.Selama ini hiks aku tak hiks pernah mengetahui hiks siapa orang tuaku hiks". ucapku dengan tangisan yang semakin pecah.


" Sekarang kau tak perlu bersedih kini kami adalah keluargamu sayang.sudah jangan menangis yah".ucap permaisuri kini menjadi ibundaku.


(note:untuk seterusnya kita manggilnya Ibunda saja yah).


"yah Ibunda aku tak akan menangis lagi.aku menyayangi kalian semua". ucapku tulus saat masih dipelukkan Ibunda.


"kami juga menyayangimu Lien'er". ucap kaisar yang sudah melepaskan pelukannya dengan zuzu dan kini mengelus kepalaku dengan sayang.


" kenapa jiejie tak menjawab Ibunda?".tanya Zuzu.


"Astaga tertidur rupanya mungkin jiejiemu nyaman dengan pelukan Ibunda". ucap Ibunda dengan tersenyum.


" Baginda tolong bantu saya memindahkan Lien'er kekediaman hamba saya ingin tidur dengan putri kecilku dan kau zho'er pergilah beristirahat kekediamanmu".ucap Ibunda


"baik Ibunda zho'er akan beristirahat sekarang. Selamat malam". ucap Zuzu seraya berjalan keluar.


Saat ini aku sudah berada di atas peraduan Ibunda dan ada di dalam dekapan hangatnya.


" Ibunda aku menyayangimu".lirihku dengan mata masih terpejam dan semakin mengeratkan pelukanku pada Ibunda sambil menelusupkan kepalaku di ceruk leher Ibunda.


"Ibunda juga menyayangimu Lien'er sekarang tidurlah dengan nyenyak Ibunda akan menjagamu". ucap permaisuri lembut dengan mengelus-elus pucuk kepalaku dan kadang juga diberikannya beberapa kecupan kecil.


*Sungguh hari ini adalah hari yang tidak akan pernah bisa aku lupakan selamanya. Aku sungguh-sungguh sangat bahagia sekarang. Andai aku bisa menghentikan waktu aku tak ingin momen seperti ini berlalu dengan cepat.


*Tetaplah bersamaku Ibunda,ayahanda,dan Zuzu aku sangat menyayangi kalian semua terimakasih atas semua hal yang kalian berikan padaku.


Sampai sini dulu yah readers karna besok author pergi ke kewajiban negara.eeeaa bukan kok readers cuma bercanda:) Terus dukung author yah dengan banyak vote dan like.jangan sungkan-sungkan memberi komentar.Salam sayang dari author dadada**:)