Timetravel Of The Leader

Timetravel Of The Leader
41.Lembah Iblis III



Braaakkkhh........ Seekor burung gagak besar bersimbah darah jatuh diteras rumah pohon Zhou Shan.


Zhou shan dan Zuzu bergegas keluar dan mereka berdua dikejutkan dengan apa yang mereka lihat,Zhou Shan meneliti kembali tubuh burung gagak tersebut dan kedua matanya menangkap sebuah surat kecil yang terjepit diparihnya dengan cepat Zhou Shan mengambil dan membukanya.


Datanglah kedalam hutan lembah iblis sebelum kekasih tampanmu jadi milikku atau lebih parahnya mati


Itulah isi dari surat tersebut,Zhou Shan yang membacanya menggeram marah dan membakar surat beserta burung gagak itu dalam sekejap mata dengan api sucinya berwarna biru.


" Jiejie apa yang terjadi?".Tanya Zuzu saat melihat raut wajah penuh amarah Zhou Shan.


" Diam Zuzu jangan bertanya apapun".Ucap Zhou Shan datar membuat Zuzu heran dan bergetar takut.


" Gege,Tomu keluarlah!".Lirihnya dingin dalam sekejap kedua pria itu muncul disamping Zhou Shan membuat Zuzu terlonjak kaget.


" Apa yang terjadi meimei?".Tanya Gege Huang melihat wajah Zhou Shan yang penuh amarah.


" Gege jaga Zuzu dan kau Tomu ikut aku sekarang".Ucap Zhou Shan dingin dengan aura mencekam membuat ke-3nya bergetar ketakutan.


" Tap-..".Jawab Gege Huang terpotong.


" Kalian berdua bisa ikut tapi jangan sampai ikut campur didalamnya".Balas Zhou Shan melirik Gegenya tajam.


Taaakkk......Sekali hentikan jari segera tanaman rambat menutupi kedua kuda yang tengah terlelap dengan mimpi indahnya.


" Gege,Tomu jaga Zuzu aku tidak ingin dia terluka".Ucap Zhou Shan lagi dengan suara dingin yang dapat menusuk hati seseorang.Tanpa sadar kedua orang pria itu mengangguk patuh.


Perubahan yang dialami oleh Zhou Shan membuat kedua lelaki itu terkejut bukan main,Apalagi Tomu belum pernah melihat perubahan Zhou Shan seperti didepan matanya berbeda dengan Minghao yang paham dengan perubahan Zhou Shan.


Zhou Shan segera mengepakkan kedua sayapnya setiap kepakkannya mengeluarkan tekanan dan Aira mengintimidasi yang dapat membuat orang dengan kultivasi rendah akan tak sadarkan diri.


" Ikuti aku".Ucap Zhou Shan jika didengarkan sekilas seperti gumaman untung saja ketiganya memiliki pendengaran yang tajam.


Sekejap Zhou Shan terbang dilangit diikuti dari belakang Tomu yang terbang tanpa sayap apapun dan Huang Shing yang menggandeng tangan Zuzu terbang menggunakan awan hitam untuk pijakan mereka berdua.


Karena Huang Shing takut Zuzu akan terjatuh dan membuat Zhou Shan marah,Karena kedua pria itu juga mengikuti Zhou Shan yang terbang dengan kecepatan yang sulit digambarkan oleh orang awam ataupun seorang kultivator.


Dari kejauhan kedua netra semerah darah milik Zhou Shan menangkap sebuah istana megah berwarna putih yang memantulkan sinar bulan dan Zhou Shan juga merasakan aura milik Liu berada didalam sana.


Tiba-tiba Zhou Shan menukik tajam kearah istana tersebut membuat ketiga lelaki tadi terkejut melihat Zhou Shan tiba-tiba menukik tajam.


Saat Zhou Shan menapakkan kedua kakinya didepan gerbang utama istana dengan dentuman kecil membuat gerbang utama istana dan halaman depannya rusak parah bahkan kedua pengawal berambut putih yang tengah berjaga pun ikut terpental begitu saja.


Zhou Shan terus melangkahkan kakinya masuk kedalam istana diikuti Huang Shing,Tomu dan Zuzu dari belakang dengan jarak cukup jauh karena mereka tak ingin terkena momentum yang dikeluarkan Zhou Shan yang dapat melukai Zuzu dan mungkin membuat mereka berdua kehilangan kepala.


**Maaf yah author baru up sebagai gantinya author tambahkan satu chapter😘


Happy reading📖**