Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 68 Akhirnya menemukannya



Long Qian Zhuo menepuk nepuk pundak Ye Yan dan menghela napas pasrah.


“Jangan khawatir, ini baru sehari dan semua pelelangan sudah kita datangi hari ini, besok kita ke tempat yang berbeda untuk mencarinya lagi.” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan mengangguk anggukkan kepalanya dan kembali ke kamarnya untuk istirahat.


Disaat yang sama Long Qian Zhuo pulang untuk membereskan berkas berkasnya yang sudah menumpuk.


...----------------...


Keesokan paginya Ye Yan bangun pagi pagi san pergi mencarinya lagi, ia mengelilingi ibukota dan menanyakan ke semua orang namun tak seorangpun mempunyai gelang giok serupa.


Ye Yan kembali ke kediaman perdana menteri Zhou dan beristirahat.


Di lain sisi terlihat Long Qian Zhuo yang mengeluarkan surat pengumuman yang berisikan mengenai gelang giok yang Ye Yan cari.


Prajurit prajurit berpencar ke seluruh sudut, ada yang ke desa, ada yang ke desa kecil, dan ke tempat tempat lainnya.


"Siapapun yang memiliki gelang giok yang seperti ini tolong di berikan kepada kami! Kami akan memberikan seribu tael perak!"


Sementara di sisi lain terlihat Ye Yan dan Long Qian Zhuo yang tengah berbincang mengenai pencarian gelang giok.


"Bagaimana? Apa sudah ada perkembangan?"


Tampak kakek Zhou Jing Yong dan nenek Gao Meng Ji'a yang juga ada di sana ikut berbincang bersama.


"Huft…Masih belum ada hasil perdana menteri." Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan juga menghela napas pasrah dan menggeng gelengkan kepalanya.


"Huft…Aku sudah berusaha keras, aku juga tidak menemukannya." Ucap Ye Yan.


Mereka menghela napas pasrah secara bersamaan dan duduk dengan kecewa pada diri sendiri.


Ye Yan memikirkan lagi tempat tempat yang terdapat banyak perhiasan dan akhirnya menemukan satu tempat terakhir.


"Tunggu, kita masih punya satu tempat yang. belum di masuki." Ucap Ye Yan.


Kakek Zhou Jing Yong dan nenek Gao Meng Ji'a serta Long Qian Zhuo diam. Mereka menunggu Ye Yan mengatakan tempat terakhir mereka.


"Rumah bordir." Ucap Ye Yan.


Ketiganya langsung membelalakkan matanya terkejut dengan apa yang Ye Yan katakan.


"Apa…Rumah bordir?! Kau bilang rumah bordir!?" Serempak keduanya.


Ye Yan mengangguk anggukkan kepalanya secara perlahan dan tersenyum polos.


"Kita tidak punya pilihan lain, rumah bordir terdapat begitu banyak wanita penghibur, tentunya wanita penghibur butuh perhiasan seperti kalung dan gelang giok." Ucap Ye Yan.


Long Qian Zhuo memikirkan penjelasan dari Ye Yan yang sedikit masuk akal. Ia cukup lama memikirkannya.


"Hm, tapi jika kita menemukan gelangnya dirumah bordir itung kemungkinan besarnya wanita yang memiliki gelang itu akan minta ameh aneh dan tidak ingin menerima uang." Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan menggeleng gelengkan kepalanya. "Kita tidak bisa menyimpulkan apa yang akan terjadi terakhir, sebaiknya kita pergi mengeceknya." Ucap Ye Yan.


Kakek Zhou Jing Yong dan nenek Gao Meng Ji'a mengangguk mengerti.


"Kita tidak punya pilihan lain." Ucap kakek Zhou Jing Yong.


Mereka berempat sepakat. Keempatnya segera pergi ke rumah bordir.


"Apakah ada di antara kalian yang memiliki sebuah gelang giok yang sama seperti yang digunakan tunanganku?" Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan mengangkat tangannya dan memperlihatkan gelang gioknya.


Semua orang dan pelanggan yang melihat gelang giok itu mengernyitkan keningnya.


"Kami pernah melihat gelang giok seperti itu digunakan oleh wanita nomor satu di rumah bordir ini."


Salah satu pelanggan menjawab pertanyaan Long Qian Zhuo dan diberikan seribu tael perak.


Pelanggan itu sangat terkejut. Ia benar-benar berterima kasih pada Long Qian Zhuo dan segera pulang membawa kotak uangnya.


"Mama, dimana wanita nomor satu kalian?" Tanya Long Qian Zhuo.


Mama yang menjalankan rumah bordir tersebut menunjukkan jalan ke kamar wanita yang dimaksud Long Qian Zhuo.


"Perkenalka nama saya Jin, saya akan membawa tuan dan nona sekalian ke tempat wanita nomor satu kami." Ucap mama Jin.


Mereka menganggukkan kepalanya dan mengikuti mama Jin.


Disepanjang jalan ke kamar wanita itu terdengar ******* ******* dari kamar lain dan suara suara aneh yang menggelora sepanjang perjalanan.


Long Qian Zhuo dan Ye Yan yang mendengarnya menjadi sedikit terangsang dan mencoba untuk memenangkan diri mereka.


'Dasar, benar benar sebuah rumah bordir.' Batin Long Qian Zhuo.


Tak lama setelahnya Long Qian Zhuo dan Ye Yan sampai di kamar wanita itu.


Mereka masuk dan melihat wanita itu yang benar benar sangat cantik. Dia tampak tengah berdandan rapih untuk menemui tamunya hari ini.


"Nak, ada dua orang yang tengah mencarimu." Ucap mama Jin.


Wanita itu berbalik dan melihat Long Qian Zhuo dan Ye Yan.


"Oh, silahkan masuk tuan dan nona." Ucapnya.


Ye Yan dan Long Qian Zhuo masuk dan mama Jin meninggalkan mereka untuk berbicara bertiga.


"Ada apa tuan dan nona mencari saya?"


"Kami membutuhkan nona, apakah nona memiliki gelang giok yang seperti ini?" Ucap Ye Yan.


Dia langsung memperlihatkan gelang giok yang dipakainya.


Wanita itu melihat gelang giok itu dan langsung mengerti, ia berbalik dan mengambil kotak perhiasannya dan memperlihatkan gelang giok yang sedang dicari Ye Yan.


"Apakah ini?" Tanyanya.


Ye Yan dengan cepat mengangguk anggukkan kepalanya dengan cepat dengan tatapan berbinar.


"Akhirnya aku terselamatkan." Ucap Ye Yan senang dan bahagia.


Long Qian Zhuo menghela napas lega dan mengusap ngusap kepala Ye Yan.


"Kalau boleh, apakah nona memberikan kami gelang giok nona? Tunanganku sangat membutuhkannya." Ucap Long Qian Zhuo.


Wanita itu tersenyum menyeringai dan tampak ia langsung memperlihatkan tatapan aneh dengan niat jahat.


See you next time.