
Long Qian Zhuo merasakan elusan dari Ye Yan dan perlahan ia tenang dan akhirnya dipakai grogi, tegang, dan canggungnya hilang. Para wanita bangsawan itu juga berhenti tertawa dan ke aktivitas mereka masing-masing yaitu mencari jodoh mereka yang sesuai dengan yang mereka harapkan
...----------------...
Para nona bangsawan kembali tersenyum kecil dan tertawa terbahak-bahak selama beberapa saat. Sementara Ye Yan yang sama sekali tidak menghiraukannya.
Long Qian Zhuo menjadi malu kembali dan bergerak seperti seorang robot yang begitu kaku.
“Zhuo bangsat, bersikap biasalah, itu akan membuatmu semakin ditertawakan." Ujar Ye Yan canggung pada Long Qian Zhuo
Long Qian Zhuo berhenti bergerak kaki seperti robot dan terdiam membatu tanpa melakukan apapun.
Hal itu membuat Ye Yan mengendus kesal. “Jika begini, memang tidak ada yang mau menikah denganmu.” Pasrah Ye Yan
Long Qian Zhuo terkejut dan berusaha bersikap seperti biasanya di hadapan Ye Yan. Ia berusaha menahan rasa malunya dan bersikap biasa, walaupun masih terasa agak kaku dan canggung.
Ye Yan menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya. “Jangan terlalu dipaksakan juga kali, aku akan pulang sebentar lagi.” Ucap Ye Yan pada Long Qian Zhuo
“Eh?! Secepat itu? Aku baru mau berbicara denganmu.” Ucap Long Qian Zhuo
Ye Yan sekali lagi menghela napas pasrah. “Sebenarnya kau itu ditakuti karena bodoh, atau ditakuti karena kejam dan menyeramkan?”
Ye Yan begitu pasrah melihat calon suaminya yang begitu bodoh di hadapannya tapi bersikap tolak belakang disaat di hadapan orang lain.
“Yah, walaupun begitu, bagus juga kau bersikap begitu pada orang lain, setidaknya tidak ada yang menggodamu.” Guamam Ye Yan yang berhasil ditangkap oleh Long Qian Zhuo
Ia merasa senang dan hatinya terasa berbunga bunga karena Ye Yan memperhatikan dirinya dengan begitu jelas. “Mana mungkin aku akan terpikat dengan wanita lain selain dirimu, dan selain itu aku telah menolak lamaran putri itu.” Ujar Long Qian Zhuo pada Ye Yan
Sedangkan Ye Yan mengabaikannya dan berbincang bincang dengan Ibu suri. Long Qian Zhuo yang diabaikan merasa sedih. Akhirnya ia duduk diam dan mendengarkan pembicaraan Ye Yan dengan ibu suri
“Ye Yan, ingat ya, saat setelah menikah nanti, buatkan nenek cicit, biar nenek bisa menggendongnya sebelum meninggal.” Ucap Ibu suri pada Ye Yan
Long Qian Zhuo dan Ye Yan yang mendengarnya seketika merona malu dan begitu pun dengan para wanita bangsawan yang ikut malu sekaligus tersenyum dan terkekeh kekeh
“Yang ibu suri katakan benar, adik ketujuh setelah menikah nanti harus cepat cepat memberikan ibu suri cicit agar ibu suri bisa bahagia.”
“Ternyata paman Jing, ada apa paman Jing kesini?” Tanya Long Qian Zhuo
Ye Yan berbalik dan menatap seseorang itu dengan tatapan misterius. ‘Tampaknya orang itu sedikit berbahaya, Zhuo bangsat harus berhati-hati padanya.’ Batin Ye Yan dengan waspada
Paman Jing menoleh menatap aneh Ye Yan. “Apakah ini adalah calon cucu menanti mu ibu?" Tanya paman Jing pada Ibu suri
Ibu suri tersenyum. “Benar, bagaimana? Apakah dia cantik?" Tanya ibu suri pada paman Jing
“Iya…Dia sangat cantik…” Ucap paman Jing dengan sedikit tergiur dengan Tubuh Ye Yan dan paras cantiknya
Long Qian Zhuo mengerutkan keningnya dan menghalangi pandangan sang paman dari Ye Yan.
Ye Yan dan ibu suri tentu mengetahui maksud tatapan dari paman Jing itu. Ibu suri segera mengusir dengan lembut paman Jing dari sana dan keadaan kembali damai.
“Ibu suri, siapa pria yang dia panggil paman Jing itu?” Tanya Ye Yan dengan penasaran
“Dia adalah adik kaisar, pamannya Zhuo, dia itu terkenal begitu cabul dan mata keranjang. Dia ssudah mempunyai puluhan selir, tapi tidak mempunyai permaisuri.” Bisik ibu suri pada Ye Yan
Long Qian Zhuo ikut mendekat dan berbisik sesuatu pads Ye Yan. “Benar, jika kau melihat dia, sebaiknya kau menjauh sejauh mungkin darinya, jangan dekat dekat dengannya." Bisik Long Qian Zhuo pads Ye Yan
Ye Yan menganggukkan kepalanya pelan. “Pantas saja aku merasakan ada sesuatu yang aneh dari tatapannya terhadapku.” Ujar Ye Yan
“Baiklah, sebaiknya kau segera kembali ke kediaman perdana menteri Zhuo sebelum kau bertemu dengannya lagi." Ucap Ibu suri pada Ye Yan
“Biarkan Zhuo mengantarmu agar lebih aman, paman Jing itu sering menculik wanita cantik dan muda ke kediamannya dan memperkosanya lalu membuangnya begitu saja.” Ucap Ibu suri lagi
Ye Yan dan Long Qian Zhuo menganggukkan kepalanya secara perlahan dan segera mengantar Ye Yan pulang ke kediaman perdana menteri Zhuo.
Setelahnya ia kembali lagi ke istana dan membantu ibu suri dalam mengatasi masalah yng ditimbulkan paman Jing nya di istana.
See you