Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 28 Panggilan meresahkan



Pangeran ketujuh membawa ye yan ke kediaman perdana menteri zhou, disana sudah ada nenek dan kakek ye yan perdana menteri zhou yang menunggu kedatangan sangat cucu


Perdana menteri zhou bersama sang istri yang melihat cucunya yang tidak sadarkan diri khawatir dan segera berlari ke arah pangeran ketujuh yang masih agak jauh dari kediaman


Tap! Tap! Tap!


"Apa yang terjadi dengan cucuku!" Ucap perdana menteri zhou dengan panik


Pangeran ketujuh turun dari kuda dan menggendong ye yan turun


"Jangan khawatir perdana menteri, cucumu baik baik saja, dia hanya minum kebanyakan arak dan jadinya tertidur." Jelas pangeran ketujuh pada perdana menteri zhou


Perdana menteri zhou merasa lega dan membawa ye yan ke kamarnya bersama dengan pangeran ketujuh dan juga istrinya


Kriek!


Perdana menteri zhou membuka pintu paviliun ye yan dan masuk ke kamar ye yan


Pangeran ketujuh meletakkan yenyan di tempat tidur dan keluar bersama perdana menteri zhou


Dalam perjalanan menuju ruang tamu pangeran ketujuh dan perdana menteri zhou berbincang bincang mengenai ye yan dan sedangkan si ye yan yang tidak tahu ya guys


"Pangeran ketujuh, sebenarnya berapa banyak arak yang ye yan minum hingga tertidur begitu?." Tanya perdana menteri zhou pada pangeran ketujuh


"Ye yan bilang dia minum 5 kendi arak." Ucap pangeran ketujuh dengan singkat, padat, dan jelas


Perdana menteri zhou seketika saja kaget dan hampir muntah darah karena ucapan pangeran ketujuh yang mengatakan ye ya meminum 5 kendi arak


"Apa!!!" Pekik perdana menteri zhou


"Ye yan...Meeminum... 5 kendi arak?!!!" Pekik perdana menteri zhou lagi yang tak percaya dengan apa yang di dengarnya


Pangeran ketujuh terus menjelaskan bagaimana perjalanan mereka ke medan perang hingga pulang dengan membawa kemenangan


"Ternyata disana juga ada jenderal xiao, pantas saja ye yan meminum banyak arak, mungkin karena disana ada jenderal xiao." Ucap perdana menteri zhou


Mereka terus berbincang bincang hingga tiba di ruang tamu


"Pangeran ketujuh silahkan duduk sebentar, saya buatkan teh hangat untuk anda." Ucap perdana menteri zhou


"Tidak perlu perdana menteri, tujuanku kesini memang hanya untuk mengantar ye yan pulang ke kediaman anda dengan selamat." Ucap pangeran ketujuh lalu pergi dari kediaman perdana menteri zhou


Perdana menteri zhou yang mendengar perkataan pangeran ketujuh terganga


Perdana menteri zhou masuk dan menutup pintu kediaman nya dan menuju ke kamar ye yan dengan tujuan ingin menanyakan apa hubungan ye yan dengan pangeran ketujuh


"Em…Permisi yang mulia, apa saya boleh bertanya?" Ucp perdana menteri zhou


Pangeran ketujuh membalikkan badannya ke arah perdana menteri zhou. "Apa yang ingin perdana menteri zhou tanyakan?" Tanya pangeran ketujuh


"Itu…Apa hubungan yang mulia dengan cucu hamba?" Tanya perdana menteri zhou dengan penasaran


"Hubungan ku dengan cucumu? Hm…Entahlah aku juga tidak tahu." Ucap pangeran ketujuh. "Aku hanya merasa nyaman ketika berada di dekatnya." Ucap pangeran ketujuh lagi sembari duduk di kursi


"Aku bertemu dengannya di tengah jalan saat aku pulang dari perbatasan." Ucap pangeran ketujuh pada perdana menteri zhou


"Saat itu juga kami mulai berkenalan dan saling berbicara dan dia menolong kami dari pembunuh yang malam itu datang dan berniat membunuhnya." Ucap pangeran ketujuh pada perdana menteri zhou


Sedangkan disisi lain terlihat ye yan yang telah sadarkan diri dari mabuk dan dengan longlung dia berjalan menuju ke bak mandi dan merendam dirinya didalam air dingin


Setelahnya ye yan kembali memakai pakaian yang baru kemudian keluar dari kamarnya menuju ke ruang tamu yang terdengar suara


Di sana terlihat sang kakek dan nenek sedang berbincang bincang dengan pangeran ketujuh


Ye yan yang melihatnya segera berlari kecil ke arah sang nenek dan duduk disamping


Sedangkan pangeran ketujuh yang sedang berbicara dengan perdana menteri zhou teralihkan dengan ye yan yang tiba tiba masuk dan duduk didekat neneknya


“Kau sudah bangun sayang? Bagaiamana perasaan mu sekarang? Apa masih merasa pusing?” Tanya nenek ji'a pada ye yan


Ye yan menggelengkan kepalanya pada sang nenek dan beralih menatap pangeran ketujuh


"Bangsat, apa yang kau lakukan dirumahku?"Tanya ye yan pada pangeran ketujuh


"Haihhh bisakah kau memanggilku dengan namaku?" Ucap pangeran ketujuh pada ye yan yang terus memanggilnya bangsat


"Aku tidak tahu namamu." Ucap ye yan pada pangeran ketujuh dengan polos


"Namaku adalah long qiang zhuo." Ucap pangeran ketujuh pada ye yan


"Long qiang zhuo ya…Tapi aku hanya ingin memanggilmu bangsat, jadi bagaiamana jika aku memanggilmu zhuo bangsat?" Ucap ye yan pada long Qiqng zhuo


See you