Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 58 Pelakunya orang yang sama?



Ye Yan menggeleng gelengkan kepalanya.


“Jika kita tidak tahu bagaimana cara kerja musuh kita itu akan susah, tapi jika kita tahu bagaimana cara kerja musuh kita maka kita dapat menangkap musuh kita dengan cepat.” Ucap Ye Yan.


Ia kembali menuangkan tehnya ke cangkir dan langsung meneguk habis tehnya.


...----------------...


Kaisar Long menghela napas.


“Baiklah, kita pergi temui dulu orang itu.” Ucap Kaisar Long.


Mereka bertiga pergi dari sana dan ke penjara bawah tanah dan melihat keadaan seseorang itu.


Tampak seseorang itu masih belum sadarkan diri.


Ye Yan masuk ke dalam sel penjara dan melihat lihat seseorang itu dengan teliti.


“Hm…”


‘Di kehidupan sebelumnya, ada banyak orang yang seperti dirinya, jika tertangkap maka akan langsung bunuh diri…‘ Batin Ye Yan.


Ye Yan berjongkok dan membuka mulut seseorang itu, ia memperhatikan sela sela giginya dengan teliti dan menahan napasnya agar tak mencium aroma bau dari mulut seseorang itu.


Long Qian Zhuo dan Kaisar Long yang juga penasaran dengan perilaku Ye Yan masuk ke dalam sel juga dan memperhatikan dari dekat.


“Ada apa Ye Yan? Apa ada sesuatu yang mencurigakan dengan orang ini?” Tanya Long Qian Zhuo.


“Hm…Sepertinya orang ini menyembunyikan racun di dalam mulutnya, tapi aku tidak tahu dimana racun itu disembunyikan.” Ucap Ye Yan.


Long Qian Zhuo dan Kaisar Long menganggukkan kepalanya.


“Kau tidak perlu turun tangan sendiri dan memeriksanya, mulutnya pasti bau, kita suruh prajurit yang ada disini saja.” Ucap Long Qian Zhuo.


“Yang pangeran ketujuh katakan benar, sebentar aku keluar memanggil prajurit.” Ucap Kaisar Long.


Ye Yan menganggukkan kepalanya, ia mundur dan menunggu Kaisar Long dengan seorang prajurit.


Tak lama kemudian Kaisar Long dan prajurit datang.


“Masuk dan periksa mulut orang itu, cari apakah ada racun di dalam mulutnya, ingat cari dengan teliti.” Ucap Long Qian Zhuo.


Prajurit itu menganggukkan kepalanya, ia masuk ke dalam sel penjara dan membuka mulut seseorang itu dan melihat dengan jelas bahwa tidak ada racun apapun dimulut seseorang itu.


“Tidak ada apapun dimulutnya yang mulia.” Ucap prajurit tersebut lalu bangkit.


Ye Yan masih tak percaya, ia kembali masuk ke dalam sel itu dan membuka mulut seseorang itu.


Ia mengingat ngingat kembali tempat mana di bagian mulut yang biasanya tacun di taruh.


“Em…Hm…Dimana ya…” Gumam Ye Yan.


Dengan cepat ia berhasil menemukan tempatnya, namun seseorang itu saat itu juga tiba tiba saja tersadar kembali.


Ye Yan dengan cepat menusuk racun yang ada di bawah lidahnya dan mengeringkannya dengan kain yang mudah menyerap cairan.


Seseorang itu lalu ia lepaskan mulutnya dan mundur ke belakang dengan cepat.


Ia berharap dapat mati dengan cepat dan dengan begitu ia tidak perlu merasakan penyiksaan untuk membuatnya buka mulut.


Namun usahanya nihil, tidak ada yang terjadi, dia masih hidup dan belum mati, semua orang yang ada disana tertawa terbahak-bahak melihat aksinya yang gagal total.


“Hahahahahaha!”


“Kau pikir kau dapat bunuh diri sekarang?” Ucap Ye Yan sambil tertawa terbahak-bahak.


Seseorang itu berdecik melihat semua orang menertawakannya, ia menggigit lagi untuk kedua kalinya namun tak terjadi apa apa.


Dia tentunya terkejut puluhan kali ia coba untuk menggigit bagian di baH lidahnya namun tak terjadi apa apa.


“Sialan! Kenapa aku tidak bisa mati!”


Dia mulai berteriak-teriak tak karuan di dalam sel penjara.


Ye Yan dan dua orang lainnya menutup telinga mereka rapat rapat dan tak mendengarkan teriakan orang itu.


“Hei! Berhentilah berteriak-teriak seperti orang gila! Aku yang mengambil racun yang ada di mulutmu itu! dengar?!” Teriak Ye Yan kesal.


Ia tak tahan lagi dengan teriakan dari seseorang itu yang bagaikan seorang orang gila.


Orang itu seketika diam, ia tak percaya racun yang ada di mulutnya telah dikeluarkan oleh seorang gadis muda.


Ia menyentuh nyentuh bagian bawah lidahnya dam benar benar terasa sudah tidak ada racun yang menggembung di sana.


Ia tak dapat melakukan apapun lagi untuk menghindari siksaan kecuali ia mengatakan yang sebenarnya.


“Dasar para b@b¡ sialan! Kalian tidak akan mendapatkan informasi apapun dariku!” Ucapnya dengan lantang.


Wush…


Disaat yang sama sebuah anak panah meluncur dan mengenai kepala orang itu.


Orang orang yang ada disana tentunya terkejut, mereka segera memanggil tabun untuk mengevakuasi tubuh seseorang itu.


“Sial, padahal sedikit lagi kita bisa mengetahui siapa pelakunya.” Ucap Long Qian Zhuo.


Lain halnya dengan Ye Yan yang sedang memikirkan semuanya.


“Tunggu…Zhuo, apa kau tidak sadar dengan gaya membunuh jarak jauh ini?” Ucap Ye Yan.


Long Qian Zhuo berhenti.


“Apa maksudmu Ye Yan?” Tanya Long Qian Zhuo bingung.


Kaisar Long juga tampak bingung dan menunggu jawaban dari Ye Yan.


“Kejadian terakhir di kediaman Walikota Lang bukanlah seperti yang tadi itu? Walikota Lang baru ingin mengatakan siapa pelakunya tapi anah tiba tiba saja meluncur dan membunuh Walikota Lang ditempat.” Ucap Ye Yan.


“Jadi maksudmu…Dalang di balik semua ini adalah orang yang sama?” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan mengangguk anggukkan kepalanya secara perlahan.