Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 61 Acara ulang tahun Ye Yan.



“Zhuo, aku lelah berdiri terus, kita pergi duduk di kursi itu.” Ucap Ye Yan sembari menarik tangan Long Qian Zhuo.


Mereka duduk berdekatan dan memerhatikan pemandangan indah didepan mata. Secara perlahan Ye Yan memiringkan kepalanya dan bersandar di bahu Long Qian Zhuo.


Mereka berdua benar-benar terlihat seperti pasangan sumai istri yang sangat harmonis dan romantis.


...----------------...


Tak terasa sore hari telah tiba dan mereka buru buru kembali ke kediaman perdana menteri Zhou.


Dari belakang Long Qian Zhuo berharap semuanya telah selesai dan ia harap Ye Yan dapat terkejut dengan kejutan yang akan orang orang terdekatnya berikan.


Disaat pintu kediaman terbuka terlihat semua orang bermunculan dengan cepat dan mengucapkan selamat ulang tahun pada Ye Yan.


Ye Yan tentunya terkejut, ia merasa terharu ternyata masih ada orang yang mengingat hari ulang tahunnya.


Ia beralih menatap Long Qian Zhuo dengan mata yang sudah berkaca kaca.


Long Qian Zhuo mendekat dan tersenyum lebar. Ia mengeluarkan sesuatu dari kantongnya.


Ternyata sebuah incin pernikahan. Ia menggapai kedua tangan Ye Yan. “Zhou Ye Yan, apa kau mau menikah denganku?” Ucap Long Qian Zhuo.


Didepan semua orang Long Qian Zhuo melamar Ye Yan bagaikan di zaman modern.


Ye Yan yang sudah terlanjur terharu menganggukkan kepalanya dengan cepat.


Long Qian Zhuo tersenyum bahagia, dengan cepat ia memasangkan cincinnya ke jari manis Ye Yan.


“Semoga dengan cincin ini cinta kita akan bertahan selamanya dan tidak akan pernah berpisah selamanya.” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan tersenyum dan tersentuh dengan kata kata Long Qian Zhuo.


Keduanya segera berpelukan dengan begitu erat membuat orang orang disana ikut ikutan terharu.


“Baiklah baiklah, sudah cukup berduaannya.”


Tiba tiba saja Kaisar Long Zhimo muncul dan memisahkan mereka berdua yang tengah berpelukan.


“Ekhem, sebaiknya kalian masuk dan makan makan dulu lalu pergi menerima hadiah hadiah dari tamu.” Ucap Kaisar Long.


Namannya Kaisar Long itu untuk sementara namanya Long Zhimo dulu karena aku lupa nama awalnya Kaisar Long apa.


Next…


Keduanya menganggukkan kepalanya dan masuk ke dalam dan duduk menerima hadiah hadiah dari para tamu.


“Nak, selamat ulang tahun, ayah Kaisar telah membelikanmu liontin naga kembar ini padamu sebagai hadiah.” Ucap Kaisar Long Zhimo.


Ye Yan tersenyum ramah dan mengambil liontin itu dan langsung memakainya di bajunya.


“Terima kasih yang mulia.” Ucap Ye Yan.


Lanjut seharian penuh kedua pasangan itu menerima hadiah dari tamu tamu. Saat malam tina mereka mengadakan jamuan lagi atas bertambahnya usia Ye Yan.


“Semakin tahun usiamu semakin bertambah dan kau akan segera dewasa dan menikah dengan pangeran ketujuh.” Ucap Kakek Zhou Jing Yong.


“Disaat itu juga…Kau akan meninggalkan kami.” Ucap Kakek Zhou Jing Yong dengan dramatis.


“Eh…Kakek, sepertinya kau telah mabuk.” Ucap Ye Yan.


Long Qian Zhuo juga terlihat sudah mabuk dengan beberapa saudaranya sedangkan Kaisar Long Zhimo yang juga mabuk dan bermain bagaikan anak kecil dengan kakek Zhou Jing Yong.


“Yang mulia, jangan lari lari, nanti kau jatuh.” Ucap kakek Zhou Jing Yong.


Nenek Gao Meng Ji'a yang melihat tingkah kekanak-kanakan suaminya yang sudah kakek kakek menggeleng gelengkan kepalanya pasrah.


“Dasar kakekmu itu, mabuk pun dia suka bertingkah seperti seorang anak kecil. Dan Kaisar itu juga ikut ikutan menjadi anak kecil.” Ucap nenek Gao Meng Ji'a.


Ye Yan mengabaikan perkataan neneknya dan pergi ke Long Qian Zhuo yang sudah ada di meja tak sadarkan diri karena mabuk berat.


Ia segera mengangkat tubuh Long Qian Zhuo yang ada di meja itu dan tertidur.


“Dasar, seluruh tubuhnya bau arak, besok pagi harus suruh dia mandi dengan sangat lama agar bau araknya hilang.” Gerutu Ye Yan sambil membawa Long Qian Zhuo ke kamar khusus Long Qian Zhuo.


Di tengah perjalanan Long Qian Zhuo tiba tiba terbangun dan mencolek pipi Ye Yan. “Ye Yan sayang…Kita akan segera menikah dan bersama…Selamanya.” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan hanya mengangguk anggukkan kepalanya mendengar perkataan Long Qian Zhuo yang ia dengar tak jelas.


Setibanya di kamar Long Qian Zhuo ia segera membaringkannya lalu menyelimutinya.


Setelahnya ia keluar dan menemani tamu tamunya.


Tengah malam tiba dan para tamu sudah pulang ke rumah masing-masing dan beristirahat. Namun, Ye Yan masih tak beristirahat, ia membantu pelayan pelayan memberes bereskan.


Setelah selesai beres beres ia kembali ke kamarnya dan istirahat juga.


Keesokan paginya Long Qian Zhuo terbangun duluan dan merasakan sakit di kepalanya.


“Akh! Kepalaku sakit dan rasanya pusing sekali.” Ucap Long Qian Zhuo merengek.


Disaat yang sama terlihat Ye Yan yang sudah masuk dan memberikan obat pereda mabuk pada Long Qian Zhuo.


“Terima kasih, oh iya, aku baru sadar jika aku menginap di kediaman perdana menteri.” Ucap Long Qian Zhuo.


“Kemarin malam aku melihatmu mabuk berat dan nenek menyuruhku untuk membawamu ke kamar tamu ini untuk istirahat.” Ucap Ye Yan.


“Saudaramu sudah berusaha membangunkanmu dan mengajakmu pulang, tapi kau bilang tidak ingin pulang, kau juga bilang ingin tidur disini saja jadi saudaramu pulang dan meninggalkanmu disini.” Ucap Ye Yan.


See you