
Long qiang zhuo yang terus digoyangkan mulai membuka matanya dan melihat ye yan
"Selamat pagi sayangku." Ucap long qiang zhuo dengan mesra pada ye yan
Ye yan yang dipanggil sayang oleh long qiang zhuo seketika malu dan segera turun dari tempat tidur
"Apa apaan yang kau katakan itu? Aku bukan sayangmu mengerti." Ucap ye yan yang buru buru merapikan dirinya
Long qiang zhuo bangun dan turun dari tempat tidurnya
"Vukankah semalam kita telah…melakukan itu? Berarti mulai sekarang kau adalah wanitaku dan akan selalu begitu selamanya baik dikehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang." Ucap long qiang zhuo pada ye yan seraya memeluk ye yan dari belakang
"Apa apaan? Kemarin kau masih tidak seperti ini, kenapa sekarang jadi seperti ini? Apa kau demam zhuo bangsat?" Ucap ye yan yang mencoba tenang dalam pelukan long qiang zhuo
"Kemarin malam aku mendapatkan sebuah mimpi buruk dan memperlihatkan kalau kita akan berpisah selamanya tak lama lagi jadi aku ingin mengungkapkan isi hatiku pada mu sesegera mungkin, kuharap kau tidak akan meninggalkanku suara hari nanti." Ucap long qiang zhuo dengan penuh perasaan pada ye yan
Ye yan mendengar perkataan dari long qiang zhuo merasa sedikit sakit hati dan menghela napas pasrah
"Baiklah, aku tidak akan meninggalkanmu, tapi lepaskan dulu pelukanmu, itu membuatku sesak napas." Ucap ye yan pada long qiang zhuo
Dengan patuh long qiang zhuo melepaskan pelukannya dari ye yan dan segera membukakan pintu kamar untuk ye yan
Sedangkan seseorang yang sedang mendengar langkah kaki long qiang zhuo segera pergi dari sana dengan tergesa gesa dan ternyata seseorang tersebut adalah permaisuri jin dan kaisar long
"Sepertinya cepat atau lambat kita akan mendapatkan cucu, hahahaha…Lebih baik kita langsung jodohkan saja mereka berdua takut nanti ada orang ketiga diantaranya." Ucap permaisuri jin dengan sangat senang
"Baiklah, nanti setelah perdana menteri zhou dan keluarganya sampai dirumah aku akan langsung mengeluarkan dekrit." Ucap kaisar long pada permaisuri jin
Mereka berdua pergi dengan sangat senang menuju ke kamar mereka
Sedangkan kedua orang yang dibicarakan tengah dalam posisi canggung
Terlihat ye yan yang jatuh kepelukan long qiang zhuo membuat suasana disana menjadi canggung
Ye yan yang menyadari suasananya segera menjauh dari long qiang zhuo
"Maaf…Aku tidak sengaja menginjak ujung bajuku tadi." Ucap ye yan dengan canggung
"Ya, tidak apa apa." Ucap long qiang zhuo yang juga canggung
Mereka berdua berjalan bersama menuju ke pintu gerbang istana
Di sana terlihat kakek dan nenek ye yan yang telah menunggu di gerbang masuk istana
"Pelan pelan, nanti kau bisa jatuh." Ucap long qiang zhuo pada ye yan yang berlari menuju ke kakek dan neneknya
Dan benar saja tanpa sengaja ye yan tersandung batu dan terjatuh
Long qiang zhuo yang cukup gesit segera bergerak dan menolong ye yan yang terjatuh
Perdana menteri zhou dan nenek ye yan yang melihat kejadia tersebut segera berpaling dan melihat sekelilingnya
Sedangkan kedua orang itu kini saling bertatapan tanpa henti hingga batuk perdana menteri zhou membuyarkan suasa disana
Ye yan dan long qiang zhuo segera berjauhan satu sama lainnya
Ye yan dengan segera berlari ke neneknya dan meninggalkan istana
Ye yan melambaikan tangannya pada long qiang zhuo dengan senang sambil tersenyum pada long qiang zhhuo
Long qiang zhuo membalas lambaian tangan ye jan juga tersenyum manis pada ye yan yang melambaikan tangannya
Long qiang jing (putra mahkota) yang kebetulan lewat Disana terkejut melihat long qiang zhuo yang melambaikan tangannya sambil tersenyum manis sambil melihat kepergian ye yan
Sedangkan long hangong dan long jiang cheng yang melihat long qiang zhuo tersenyum manis menganga tak percaya
Long qiang zhuo yang merasa ditatap berbalik dan menatap tajam saudara saudaranya
Long qiang jing dan yang lainnya yang ditatap tajam segera pergi dari sana menuju ke ruang rapat kerajaan
Disisi lain terlihat ye yan yang sedang bernyanyi di dalam kereta dan sang kakek juga nenek yang mendengarkan nyanyian dari ye yan
"Suara ye yan memang bagus sekali, sangat indah di dengar lain kali nyayikan sebuah lagu seperti ini lagi pada nenek ya, meskipun lagunya terdengar aneh tapi sangat merdu." Ucap nenek ji'a pada ye yan
Ye yan tersenyum dan menganggukkan kepalanya dan kemudian bersandar pada neneknya
Seiring berjalannya kereta ye yan tertidur hingga ye yan sampai di kediaman perdana menteri zhou
Mereka bertiga turun dari kereta dan ye yan berjalan dengan linglung menuju ke ke kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya dan tidur pulas
Malam hari telah tiba dan ye yan bangun dengan terburu buru kemudian segera pergi ke ruang makan
Di sana terlihat zhou jing yong dan bai piu ji'a yang sedang menunggu ye yan tiba
See you