
Sejak saat pangeran ketujuh mencium ye yan secara paksa membuat ye yan menjauhi pangeran ketujuh dan selalu menghindari pangeran ketujuh
"Ye yan...Kenapa selalu menghindariku?" Ucap pangeran ketujuh dengan lesu
Pangeran ketujuh melihat ye yan dari jauh dan mencoba mendekati tapi takut ye yan akan menghindarinya lagi jadi mengurungkan niat untuk mendekati ye yan dan memilih ke kamp prajurit
"Ck! Apa yang harus aku lakukan." Ucap pangeran ketujuh yang geram dengan perasaannya yang campur aduk dengan frustasi, rasa bersalah, dan rasa jatuh cinta
Pangeran ketujuh berjalan berbalik dari arah ke kamp prajurit ke tempat ye yan tadi
"Bangsat!? Apa yang kau lakukan disini?" Bingung ye yan yang berusaha menghindari tatapan pangeran ketujuh
Pangeran ketujuh kaget pas ye yan manggilnya dan bertingkah laku aneh dan bicara dengan kaku
"Aku-aku...Hanya lewat sini saja, tidak bermaksud mengganggumu." Ucap pangeran ketujuh dengan rasa bersalah
Ye yan mengabaikan pangeran ketujuh dan pergi dari tempat ke kamp prajurit dengan membawa sesuatu
Pangeran ketujuh menyadari kepergian ye yan dan mengejarnya
"Hei! Kita akan berangkat sebentar lagi! Sebaiknya kau kembali dan merapikan barang barangmu!" Ucap pangeran ketujuh dengan canggung
Ye yan berhenti dan menatap pangeran ketujuh lalu berbalik arah dan ke kampnya dan membereskan barang barang nya
Pangeran ketujuh yang ditinggalkan sendiri menjadi semakin merasa frustasi dengan dirinya sendiri
"Haih...Bgaimana caranya aku menjelaskannya padanya? Ahhh! Sudahlah lebih baik aku ke kamp prajurit dulu lalu bahas ini nanti." Ucap pangeran ketujuh yang mencoba mengalihkan perhatiannya
Pangeran ketujuh berjalan ke kamp prajurit dan memberitahu kan para prajurit bahwa mereka akan berangkat sebentar lagi yak
Beberapa saat berjalan, pangeran ketujuh tiba di kamp prajurit dan menyuruh prajuritnya untuk berkemas karena mereka akan berangkat
Setelah semua prajurit selesai berkemas pangeran ketujuh ke tempat para jenderal dan menyeruh para jenderal bersiap dan membereskan barang barang mereka
"Sekarang aku sudah memberitahukan pada semuanya, sekarang tinggal tinggal tunggu mereka." Ucap pangeran ketujuh yang sudah ada di bawah pohon yang rindang
30 menit kemudian...
Para prajurit dan jenderal jenderal serta ye yan tiba di tempat pangeran ketujuh dan melanjutkan perjalanan mereka ke medan perang dengan menunggangi kuda masing-masing
"Yang mulia, sebentar lagi kita akan sampai, semuanya bersiap siaplah, kita tidak akan istirahat, kita akan lansung perang." Ucap jenderal su
Para prajurit kemudian menaruh semua barang bawaan mereka di sebuah pohon dan memacu kuda mereka dengan cepat dengan memegang pedang
Hiat!!!!
"Serang!!!!!" Teriak semua prajurit dengan bersamaan
Ye yan hanya memacu kudanya dengan cepat dan mendahului semua prajurit dan para jenderal dan tiba di dekat pangeran ketujuh
Pangeran ketujuh kaget dengan kedatangan ye yan yang tiba tiba begitu juga dengan jenderal jenderal lainnya serta para prajurit lainnya
"Ye yan! Kau, bagaimana bisa langsung maju ke sini!? Cepat mundur! Kau tidak boleh terluka!" Ucap pangeran ketujuh yang menyuruh ye yan mundur
Ye yan mengabaikan perkataan pangeran ketujuh dan maju lebih depan dan mengayunkan pedangnya lalu menikam semua prajurit lawan yang ada didepan matanya
Sekarang pedang ye yan berlumuran dengan darah segar dari para prajurit lawan
Semua prajurit, jenderal, serta pangeran ketujuh terkejut dengan ye yan yang membunuh puluhan prajurit dalam sekejap
"Ye yan!?" Ucap jenderal xiao yang terkejut dengan kecepatan dan kekuatan ye yan
"Orang yang ingin menghancurkan negaraku harus mati." Ucap ye yan dengan lantang yang dipadukan kedang aura membunuh yang pekat dan tatapan tajam yang diarahkan ke prajurit lawan
Ye yan lalu turun dari kudanya dan maju ke tengah dan menghabisi semua prajurit lawan yang menghalanginya
Srek!!! Srek!!! Srek!!!
Suara pedang yang sedang mengiris tubuh lawannya terdengar begitu jelas di telinga semua orang
"Sial! Cepat kepung wanita itu! Kita harus membunuhnya! Dia akan jadi ancaman bagi negara kita!" Teriak seorang jenderal dari belakang
Semua prajurit lalu mengerumuni ye yan dan mengarahkan semua senjata mereka ke ye yan
"Heh! Kalian ingin membunuhku?" Ucap ye yan dengan senyuman devil
Ye yan lalu bergerak cepat dan berada dibelakang salah satu prajurit musuh dan menikamnya hingga mati
"Tunggu kehidupan selanjutnya." Ucap ye yan
Ye yan lalu berjalan secara perlahan ke arah prajurit musuh dan mengayunkan pedangnya dan menghunus semua prajurit lawan dengan mudah
Pangeran ketujuh dan para jenderal serta semua prajurit melihat kekuatan ye yan menjadi merinding dan terkejut bercampur rasa bangga dan senang
Jenderal xiao yang melihat perkembangan ye yan jadi menyesal sudah membuang seorang anak berbakat seperti ye yan
'Kenapa aku bisa membuang seorang anak berbakat sepertinya!?' Batin jenderal xiao yang mulai menyesal
"Ck! Tak disangka mantan putri jenderal xiao begitu berbakat dan hebat, bagaimana bisa jenderal xiao membuang anak berbakat dan hebat seperti nona ye yan itu." umUcap jenderal chi yang memuji ye yan sambil menyindir jenderal xiao
Yah, jenderal xiao memang pantas mendapatkannya
See you