Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 21 Judulnya apa



Hei! Kita mau kemana?" Tanya ye yan


"Ke tendaku." Jelas pangeran ketujuh dengan singkat


Tak lama kemudian ye yan dan pangeran ketujuh tiba di tenda pangeran ketujuh


"Masuk, mandi, ganti baju, lalu tidur, ini baju gantimu." Ucap pangeran ketujuh sambil memberi ye yan baju ganti


Ye yan masuk dan mandi lalu tidur di kursi yang ada dalam tenda tersebut


Pangeran ketujuh yang melihat ye yan tidur di kursi membuat pangeran ketujuh kedalam dan menggendong ye yan dan meletakkannya di kasur dengan perlahan


"Dasar gadis bodoh, kan ada tempat tidur, kenapa kau tidur dikursi." Ucap pangeran ketujuh


Pangeran ketujuh lalu berdiri dan berjalan menuju kursi dan tertidur hingga pagi


Keesokan paginya


"Em... Sydah pagi ya...Hm? " Lemah ye yan yang baru saja bangun


"Sejak kapan aku pindah ke sini? Bukankah aku tidur di kursi?" Ucap ye yan sambil melihat ke arah kursi tempat pangeran ketujuh tidur


"Eh? Bangsat? Apa bangsat yang memindahkan ku ke sini dan tidur di kursi?" Ucap ye yan


Ye yan bangun sambil membawa selimut dan menyelimuti pangeran ketujuh


"Aku akan pergi mandi dulu lalu sarapan." Ucap ye yan lalu pergi mandi


Setelah beberapa saat ye yan selesai mandi dan pangeran ketujuh sudah terbangun dan melihat selimut yang dipakai ye yan ada padanya lalu melihat sekeliling dan mendapati ye yan sedang menyisir rambut


'Apa ye yan yang menyelimutiku?' Batin pangeran ketujuh


'Dan kalau diperhatikan dia juga terlihat sedikit cantik dan menggemaskan.' Batin pangeran ketujuh


'Tuunggu tunggu! Apa yang sedang aku pikirkan?' Batin pangeran ketujuh


Ye yan melihat kebelakang dan mendapati pangeran ketujuh yang sedang menampar wajahnya sendiri


"Aku lapar, bisakah kita pergi makan sekarang?"


Ucap ye yan


"Hah? Lapar? Baiklah tunggu aku mandi sebentar." Ucap pangeran ketujuh lalu mandi


Beberapa saat kemudian pangeran ketujuh selesai mandi dan berganti pakaian dan berjalan keluar tenda bersama ye yan menuju dapur


"Ye yan kau mau makan apa?" Tanya pangeran ketujuh pada ye yan yang terus menatap sebuah roti kukus


"Aku mau roti kukus itu." Ucap ye yan yang tanpa ragu ragu lansung menunjuk ke arah roti kukus yang selalu dia lihat


Pangeran ketujuh tanpa banyak bicara mengambil kan beberapa roti kukus untuk ye yan dan dirinya makan


Pangeran ketujuh tidak menghiraukan perkataan ye yan dan terus makan


Ye yan yang merasa diabaikan memakan makanan nya dan pergi dari dapur sendirian


Pangeran ketujuh menyadari kepergian ye yan dan berhenti makan dan mengikuti ye yan dari belakang


Kembali ke ye yan


Ye yan berjalan ke kamp prajurit dan masuk ke tenda prajurit


'Apa yang dilakukan ye yan di kamp prajurit?' Batin pangeran ketujuh yang penasaran


Pangeran ketujuh mendekat ke kamp prajurit dan mengintip ke dalam kamp lalu melihat ye yan yang berbicara dengan seorang prajurit dengan akrab


'Jangan jangan...Ye yan menyukai prajurit itu!?!' Batin pangeran ketujuh yang masih terus penasaran dan cemburu dengan kedekatan ye yan dengan prajuritnya


Pangeran ketujuh tidak tahan lagi dan masuk ke dalam kamp dan menarik tangan ye yan dan keluar dari kamp prajurit


Ye yan untuyang ditarik tangannya marah dan memaksa untuk dilepaskan


"Hei bangsat! Lepaskan tanganku! Tanganku sakit!" Pekik ye yan pada pangeran ketujuh


Pangeran ketujuh tidak menghiraukan perkataan ye yan dan terus menarik tangan ye yan hingga menjauh dari kamp dan mendorong ye yan ke sebuah pohon


"Bangsat! Apa yang kau lakukan!" Ucap ye yan yang kesakitan karena perlakuan dari pangeran ketujuh


"Katakan padaku, apa hubunganmu dengan prajurit tadi itu, dan apa yang kau bicarakan dengannya." Ucap pangeran ketujuh yang memancarkan aura membunuh


"Kku tidak memiliki hubungan apapun dengannya dan kami hanya mengobrol saja! tidak ada yang spesial." Ucap ye yan


Pangeran ketujuh mengangkat dagu ye yan dan menatap mata ye yan dalam dalam


"Kau harus ingat ini baik baik, kau adalah milikku dan tidak ada yang bisa memilikimu selain aku, mengerti." Ucap pangeran ketujuh serontak mencium ye yan


Ye yan berusaha memberontak tapi gagal dan hanya bisa menerima ciuman yang diberikan pangeran ketujuh padanya


Beberapa saat kemudian keduanya selesai berciuman dan wajah ye yan merona malu sedangkan pangeran ketujuh juga ikut malu dengan apa yang dia lakukan


"Ye-ye yan...Dengarkan penjelasanku dulu, ini-ini tidak seperti yang kau bayangkan, aku tidak bisa mengendalikan diri ku tadi, maafkan aku." Ucap pangeran ketujuh yang berusaha menjelaskan pada ye yan


"Ka-kau...Brengsek! Dasar cabul! Bangsat! Tidak tahu malu!" Ucap ye yan sambil berlari meninggalkan pangeran ketujuh sendirian


Pangeran ketujuh diam ditempat dan tidak berani melangkah


"Apa yang harus aku lakukan sekarang?" Ucap pangeran ketujuh dengan frustasi


Seen you