
Orang orang yang ada disana segera pergi dan langsung menggali.
Long Qian Zhuo dan Ye Yan ikut membantu dan segera mengamankan uang dana itu, dan mereka berdua bersiap siap pergi dari kediaman Walikota Lang yang sudah tidak berpemilik lagi.
“Akhirnya kita bisa pulang cepat, kita harus segera pulang ke kediaman zhou, firasatku semakin buruk memikirkan kakek dan nenek.” Ucap Ye Yan.
...----------------...
Dalam perjalanan kereta kuda semakin dipaxi dengan sangat cepat dan didalamnya terdapat dua orang, satunya laki-laki dan satunya lagi perempuan.
Mereka terlihat terburu-buru dengan wajah si perempuan yang mulai pucat dan khawatir akan sesuatu.
“Lebih cepat pak kusir, kita harus sampai rumah besok lagi, firasatku semakin buruk dan buruk.”
Terdengar suara wanita itu terasa sangat familiar di telinga. Siapa lagi jika bukan Ye Yan yang sangat terburu buru dan khawatir.
Long Qian Zhuo yang melihat kekhawatiran Ye Yan yang berlebihan menghela napas pasrah. Ia menarik tangan Ye Yan dan memangkunya di pahanya.
“Jangan khawatir Ye Yan, semuanya pasti baik baik saja.” Ucap Long Qian Zhuo.
Ye Yan mengangguk pelan dengan keringat dingin di dahi dan seluruh tubuhnya.
Beberapa jam kemudian malam tiba dan keretapun berhenti selama beberapa menit untuk beristirahat. Setelahnya mereka kembali berangkat hingga menjelang pagi akhirnya mereka sampai di ibukota.
Beberapa menit kemudian mereka berdua sampai di depan kediaman perdana menteri Zhou yang kini di kelilingi prajurit Kekaisaran.
Ye Yan terkejut, dengan cepat ia menerobos pertahanan dari prajurit prajurit itu, begitupun dengan Long Qian Zhuo yang menyusul dari belakang agar tidak ada prajurit yang berani menyakiti Ye Yan dari belakang.
Dia segera ke aula utama dan melihat kakek dan neneknya yang sedang bersujud di tengah tengah panasnya matahari pagi dengan Paman Jing yang berdiri di hadapan keduanya.
Ye Yan dengan geram pergi dan membalik tubuh Paman Jing dan memukulinya dengan seluruh tenaganya.
Long Qian Zhuo yang melihat kejadian itu juga terkejut, ia mengira bahwa paman Jingnya telah mengetahui sebagian dari rencana mereka dan segera mengepung kediaman kakek dan nenek Ye Yan.
“Ye Yan hati hati, aku akan pergi menolong kakek zhou dan nenek Ji'a.” Ucap Long Qian Zhuo.
Ye Yan mengangguk pelan dan mulai adu kekuatan dengan paman Jing.
“Hei Ye Yan, menikahlah denganku dan lupakan Pangeran perang itu.” Ucap Paman Jing.
Ye Yan dengan cepat menggeleng gelengkan kepalanya sembari menghidnari serangan paman Jing.
Sementara Long Qian Zhuo yang memapah keduanya untuk berdiri dan membantu mereka duduk di kursi.
“Kalian jangan khawatir, aku dan Ye Yan akan memberinya pelajaran.” Ucap Long Qian Zhuo lalu pergi dan membantu Ye Yan mengurus paman Jing yang sedang memanggil bala bantuan.
Beberapa prajurit terlihat memasuki kediaman Perdana Menteri Zhou dan menyerang Ye Yan secara. bertubi tubi dan membabi buta.
Long Qian Zhuo yang melihat beberapa luka goresan di tubuh Ye Yan seketika marah dan mengambil salah satu tombak prajurit dan menusuk mereka satu persatu.
Sedangkan Ye Yan yang mundur ke belakang dan membiarkan Long Qian Zhuo yang menyelesaikan sisanya.
Ia segera pergi dari sana karena tubuhnya juga hampir penuh dengan goresan dari tombak tombak prajurit itu.
Beberapa menit berlalu semua prajurit yang menghadapi Long Qian Zhuo telah terpapar mati di tanah sedangkan Paman Jing yang kini terduduk di lantai dengan gemetaran ketakutan.
Long Qian Zhuo berjongkok dan membisikkan sesuatu di dekat telinga Paman Jing. “Kau telah mencari lubang kematianmu sendiri Jing Junzhi.” Bisik Long Qian Zhuo.
Jing Junzhi yang mendengar bisikan Long Qian Zhuo seketika merinding ketakutan, dengan cepat ia bangkit dan pergi dari sana dengan gemetar ketakutan.
Sedangkan Long Qian Zhuo yang segera pergi ke Ye Yan.
“Ye Yan, bagaiamana keadaanmu, kau tidak apa apa kan? Apa ada yang terluka parah?” Khawatir Long Qian Zhuo.
Ye Yan terkekeh kecil melihat Long Qian Zhuo yang sangat khawatir padanya.
“Tolong jangan terlalu khawatir padaku, aku baik baik saja cuma lukanya saja yang butuh di obati sedikit.” Ucap Ye Yan pada Long Qian Zhuo.
Long Qian Zhuo menghela napas lega, ia dan Ye Yan memapah Kakek zhou Jing Yong dan nenek Gao Meng Ji'a ke dalam aula.
“Fei! Bawa tabin kerajaan ke sini cepat!” Lantang Long Qian Zhuo dengan kencang.
Fei yang mendengar dengan jelas segera menghilang dan pergi ke tabin kerajaan, dengan cepat ia menyeret tubuh tabib kerjaan itu dari apoteknya hingga ke kediaman perdana menteri Zhou.
“Aduh yang mulia…Siapa lagi yang yang mulia ingin obati…?” Linglung Tabib kerajaan yang merasa pusing.
Sementara Long Qian Zhuo yang tidak peduli dengan keadaan tabib kerajaan dan langsung menariknya masuk dan menyuruhnya memeriksa keadaan Kakek Zhou Jing Yong dan Nenek Gao Meng Ji'a serta Ye Yan.
“Bagaiamana keadaan mereka bertiga?” Tanya Long Qian Zhuo khwatir tingkat dewa.
See you