
"Ayah…Ahng…Aku ingin lebih…Euugh…" Ucap Xiao Mei'er dengan *******
Tengah malam telah tiba dan mereka berdua masih melakukannya dengan penuh hasrat satu sama lain
Di sisi lain kini terlihat Ye Yan yang sangat puas di kediaman Zhou tepatnya di dalam kamarnya
"Bagaiamana keadaan di dalam ruang makan tadi? Tidak terjadi apa apa kan nak?" Tanya Zhou Jing Yong pada Ye Yan
"Tidak terjadi apa apa kok kek." Ucap Ye Yan pada Zhou Jing Yong
"Tapi…Pendengaran nenek sangat tajam dan mendengar ada sedikit keributan di dalam sana, apakah kau yakin kau baik baik saja nak?" Tanya Bai Liu Ji'a pada Ye Yan
"Jangan khawatir kakek nenek, mereka sudah menyakitiku sekali maka aku juga akan menyakiti mereka ratusan kali lipat." Ucap Ye Yan pada Zhou Jing Yong dan Bai Liu Ji'a
"Kalian tunggu saja berita terbaru besok mengenai kediaman jenderal Xiao." Ucap Ye Yan dengan senyuman sinis
Hal tersebut membuat rasa penasaran dan bingung kedua orang tua itu begitu menanti datangnya hari besok bersama dengan berita mengenai kediaman Jenderal Xiao
Terlihat Ye Yan yang telah tidur dan Zhou Jing Yong juga Bai Liu Ji'a yang telah meninggalkan kamar ye yan dan pergi tidur juga
Keesokan harinya*_^
Ye Yan bangun sangat pagi dan pergi berolahraga dan melatih kekuatan sihirnya di belakang paviliunnya
"Power attack!"
Terlihat semua orang orangan patung yang ada di hadapan Ye Yan tumbang semuanya
"Wow! Kekuatan sihirku telah meningkat pesat!" Ucap Ye Yan dengan kegirangan
"Sbaiknya aku kerahasiaan tentang sihir ini, atau mungkin akan terjadi hal buruk padaku jika ada orang jahat yang mengetahuinya." Ucap Ye Yan pada dirinya sendiri
slSetelahnya Ye Yan lanjut latihan lagi dan setelah beberapa jam berlalu Ye Yan berhenti dan kemudian pergi mandi dan menggunakan gaun yang sedikit sederhana tapi indah
Sesudahnya Ye Yan pergi ke ruang makan
"Nak, cepatlah masuk, kakekmu mau pergi rapat di istana." Ucap Bai Liu Ji'a pada ye yan
"Benar, kebetulan ibu suri juga mengundangmu ke istana untuk acara minum teh bersama dengan para nona nona bangsawan." Ucap Zhou Jing Yong pada ye yan
"Acara minum teh bersama dengan Nona Nona bangsawan di istana? Ibu suri langsung yang menuliskan surat undangan itu? Apakah itu beneran?" Ucap Ye Yan yang sedikit tidak percaya
"Benar, buktinya kasim pribadi ibu suri sendiri yang mengantarkan undangannya ke sini." Ucap Bai Liu Ji'a pada Ye Yan
"Em…Baiklah, aku tidak perlu mengganti baju, perbaiki riasan saja udah bagus." Ucap Ye Yan kemudian kembali lagi ke kamarnya
Di sana terlihat Ye Yan yang sedang memikirkan sesuatu
"Apakah…Ibu suri telah tahu mengenai aku yang akan bertunangan dengan bangsat?" Ucap Ye Yan pada dirinya sendiri sambil menatap pantulan wajahnya di cermin
"Sudahlah aku cukup mengikuti acara minum tehnya dan pulang dengan selamat tanpa membuat keributan saja." Ucap Ye Yan kemudian berdiri dan keluar dari kamarnya dan kembali ke depan
"Apakah kau sudah siap dengan acara minum teh pertamamu di istana nak?" Ucap Zhou Jing Yong pada ye yan
"Iya, kakek." Ucap Ye Yan dengan ceria pada Zhou Jing Yong
"Baiklah, kakek telah menyiapkan kereta untukmu, kita berangkat bersama ke istana." Ucap Zhou Jing Yong pada Ye Yan
Ye yan tersenyum manis dan menaiki kereta setelah Zhou Jing Yong
"Nenek, kami berangkat dulu." Ucap Ye Yan pada Bai Liu Ji'a sambil melambai lambaikan tangannya
Bai Liu Ji'a membalas lambaikan tangan ye yan dengan senyuman dan lambaikan tangan juga setelahnya masuk ke dalam kediaman dan bersantai sambil menunggu mereka berdua kembali dari istana
Dan di waktu yang bersamaan terlihat seseorang yang berpakaian serba hitam sedang mengintai kediaman perdana menteri Zhou
See you