Time Travel Of The Secret Agent

Time Travel Of The Secret Agent
BAB 56 Apa judul babnya ya.



“Aduh yang mulia…Siapa lagi yang yang mulia ingin obati…?” Linglung Tabib kerajaan yang merasa pusing.


Sementara Long Qian Zhuo yang tidak peduli dengan keadaan tabib kerajaan dan langsung menariknya masuk dan menyuruhnya memeriksa keadaan Kakek Zhou Jing Yong dan Nenek Gao Meng Ji'a serta Ye Yan.


“Bagaiamana keadaan mereka bertiga?” Tanya Long Qian Zhuo khwatir tingkat dewa.


...----------------...


Tabib yang merasakan tekanan berat dari Long Qian Zhuo sulit untuk berbicara.


“Itu…Mereka, mereka baik baik saja yang mulia…” Ucap Tabib tersebut dengan susah payah.


Long Qian Zhuo menghela napas lega, ia segera mendekati Ye Yan.


“Untung kau baik baik saja, kakek Zhou dan nenek Gap juga baik baik saja.” Ucap Long Qian Zhuo lega.


Tabib itu yang melihat kedekatan Long Qian Zhuo dengan Ye Yan agak terkejut.


“Ekhem…Yang mulia, agar mereka dapat sembuh lebih cepat sebaiknya beristirahat untuk beberapa hari dan luka di tubuh Nona Ye Yan sebaiknya tidak terkena air dulu.” Ucap Tabib itu.


Long Qian Zhuo menganggukkan kepalanya mengerti.


“Fei, antar tabib kerajaan kembali.” Ucap Long Qian Zhuo.


Fei langsung tiba dan segera mengangkat tabib itu pulang lagi.


Sementara Ye Yan yang langsung di bawa masuk oleh Long Qian Zhuo dan terakhir membantu Zhou Jing Yong dan Gao Meng Ji'a ke dalam juga.


“Terima kasih yang mulia, anda datang tepat waktu membantu kami.” Ucap Zhou Jing Yong.


Long Qian Zhuo menggeleng gelengkan kepalanya.


“Sebagai calon menantu kalian sudah seharusnya aku melakukan ini.” Ucap Long Qian Zhuo sembari tersenyum.


Melihat tampang Long Qian Zhuo yang tersenyum ramah.


Sedangkan Ye Yan yang mendengar Long Qian Zhuo berkata begitu terkejut, dengan cepat ia menepuk mulut Long Qian Zhuo dengan begitu keras.


Plak!


“Kau pantas mendapatkannya.” Ucap Ye Yan kesal bercampur malu.


Sementara kedua orang tua yang ada di belakang memperhatikan keduanya terkekeh kecil.


“Anak anak itu sudah dewasa sekarang sayang.” Ucap Zhou Jing Yong.


Gao Meng Ji'a mengangguk pelan.


Mereka beristirahat di kamar masing-masing.


Ye Yan tak berjalan ke kamarnya melainkan digendong ke kamarnya oleh Long Qian Zhuo.


“Liatlah semua pelayan itu, mereka menertawakan kita sekarang.” Bisik Ye Yan dengan malu.


Ia menyembunyikan wajahnya di dada bidang Long Qian Zhuo.


Long Qian Zhuo yang melihat Ye Yan malu terkekeh kecil. “Hehehehe…Kenapa malu? Bukankah kau terluka dan kau harus istirahat.” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan memukul mukul kecil dada Long Qian Zhuo, sementara Long Qian Zhuo yang terkekeh terus hingga sampai di kamarnya Ye Yan.


Ye Yan langsung didudukkan di kasurnya dan dibaringkan.


“Kau berbaringlah disini, aku akan pergi mengambilkanmu salep.” Ucap Long Qian Zhuo.


Ye Yan menganggukkan kepalanya.


“Jangan mencari masalah dengan Paman Jing dulu.” Ucap Ye Yan.


Long Qian Zhuo menoleh melihat Ye Yan sembari tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Kau tenang saja Ye Yan.” Ucap Long Qian Zhuo lalu pergi meninggalkan Ye Yan.


Setelah dia keluar dari kediaman perdana menteri Zhou dia langsung pergi dari sana dan ke suat tempat tersembunyi.


“Fei.” Panggil Long Qian Zhuo.


Dengan cepat Fei muncul dan memberi salam pada Long Qian Zhuo.


“Selidiki kenapa paman Jing tiba tiba mendatangi kediaman perdana menteri Zhou dan kirimkan surat ini padanya.” Ucap Long Qian Zhuo.


Fei mengambil surat yang Long Qian Zhuo berikan padanya dan langsung menghilang, Sedangkan Long Qian Zhuo yang langsung menghilang tiba tiba.


Beberapa saat kemudian ia kembali lagi di depan kediaman perdana menteri Zhou.


Ia masuk tanpa bersuara dan masuk ke kamar Ye Yan.


Tampak Ye Yan yang sedang tertidur pulas tanpa berselimut.


Long Qian Zhuo menghela napas pasrah dan melangkah mendekat, ia menarik selimutnya dan menyelimuti Ye Yan secara perlahan.


“Tidur nyenyaklah, semoga kau dan keluargamu cepat sembuh.” Bisik Long Qian Zhuo lalu menaruh obatnya dan pergi dari sana.


Keesokan harinya Ye Yan bangun agak kepagian karena tidak dapat tidur dengan nyenyak akibat luka luka luar yang masih sakit.


“Bagaimana tidurmu Ye Yan?” Tanya Gao Meng Ji'a.


“Aku tidak dapat tidur dengan nyenyak…Luka lukaku terasa sakit saat di tindih.” Ucap Ye Yan yang merengek kesakitan di bagian luka lukanya.


Gao Meng Ji'a tersenyum kecil dan menepuk nepuk punggung Ye Yan, “Semoga kau cepat sembuh.” Ucap Gao Meng Ji'a.


“Oh iya, calon menantuku kemarin kembali lagi dan memberimu salep obat, apa kau sudah melihatnya?” Ucap Zhou Jing Yong.


See you