
"Putri pertama perdana menteri mo datang ke istana dan meminta persetujuan dari Kaisar untuk menikah dengan anda yang mulia." Ucap Pengawal bayangan tersebut dengan gemetar
"Jadi wanita itu sangat ingin menikahiku, bahkan meminta persetujuan dari ayahku?"Jeda pangeran ketujuh sejenak lalu lanjut bicara lagi. " Heh! Dia tidak pantas menikah denganku." Ucap pangeran ketujuh dengan senyuman sinis
Pangeran ketujuh duduk di kursi dan memikirkan sejenak rencana yang bagus untuk menolak pernikahan tersebut dibantu oleh Pengawal bayangan nya
Beberapa saat kemudian pengawal bayangannya mendapatkan sebuah ide brilian yang akan menguntungkan tuannya
"Yang mulia bagaimana jika anda mengatakan pada kaisar kalau anda menyukai nona ye yan dan tidak ingin menikahi yang lain kecuali nona ye yan? Itu akan sangat menguntungkan yang mulia, bukankah yang mulia menyukai nona ye yan?" Ucap pengawal bayangan pangeran ketujuh
Pangeran ketujuh memikirkan sejenak ide yang diberikan pengawalnya dan menyetujuinya serta memuji pengawalnya, "Kau memang pandai, tidak sia sia aku mengajarimu selama ini." Ucap pangeran ketujuh
Sang pengawal bayangan merasa tersanjung dengan pujian dari tuannya dan segera pergi dari sana
Pangeran ketujuh yang tersadar dari lamunannya kembali ke kampnya dan mengemasi barang barangnya
Setelah beberapa menit selesai berkemas, pangeran ketujuh ke kamp prajurit dan jenderal jenderal untuk menyuruh mereka mengemasi barang barang mereka
Setelah setengah jam berlalu semua prajurit, jenderal jenderal, serta pangeran ketujuh dan ye yan sudah selesai mengemas dan siap pulang ke negara mereka
Ada sedikit kata kata yang saya tidak tahu jadi saya tidak tulis jadi maaf kalo ada kesalahan dan hal hal lainnya
Berita mengenai kemenangan pangeran ketujuh dan yang terutama ye yan sampai di istana dengan cepat dan menyebar ke kalangan rakyat
Masyarakat mendapatkan informasi mengenai kemenangan tersebut merasa senang dan takjub dengan kehebatan ye yan yang berhasil memenangkan perang
Pasukan pangeran ketujuh yang pulang dengan kemenangan di sambut dengan meriah oleh rakyat dan dipuji terus menerus oleh rakyat
Sedangkan ye yan yang baru saja memasuki ibukota langsung dikerumuni banyak rakyat dan memuji ye yan yang telah memenangkan perang
"Nona ye yan! Anda sungguh luar biasa!" Teriak seorang anak kecil dari jauh yang memuji ye yan
Ye yan tersentuh dengan ucapan dari anak kecil itu dan mendekati anak kecil itu
Sesampainya ye yan di depan anak kecil itu, ye yan turun dari kudanya dan mengelus Kepala anak kecil itu dengan lembut
"Terima kasih atas pujiannya." Ucap ye yan sambil tersenyum manis pada anak kecil tersebut
Wajah anak kecil itu merona malu melihat senyuman ye yan dan lari meninggalkan ye yan di sana
Ye yan bingung kenapa anak kecil itu kabur darinya, "Apa ada yang salah denganku? Atau aku kelihatan menakutkan baginya?". Ye yan sungguh tak habis pikir dengan anak kecil itu
"Nona ye yan, anda sungguh hebat bisa memenangkan peperangan itu, anda telah menyelamatkan semua nyawa kami, terima kasih." Ucap seorang nenek yang mendekati ye yan
Ye yan menatap nenek itu dengan seksama dan menampilkan senyuman hangat
Seketika saja semua orang ikut mengucapkan terima kasih pada ye yan yang menyelamatkan hidup mereka
Ye yan merasa tersanjung dan malu dengan orang orang yang berterima kasih padanya, ye yan sungguh terharu dengan sikap semua orang terhadapnya
"Kalian jangan bersikap begitu padaku, sudah seharusnya aku melindungi negaraku dan juga kalian." Ucap ye yan yang merasa tidak enak dengan ucapan terima kasih dari para rakyat
Di sisi lain, pangeran ketujuh yang sudah ingin memasuki istana melihat kebelakang dan menyadari bahwa ye yan masih belum sampai segera memutar balik kudanya dan mencari ye yan
"Pangeran ketujuh, anda mau kemana?" Teriak prajurit yang bertugas menjaga gerbang istana
Pangeran ketujuh mengabaikan teriakan dari penjaga tersebut dan memacu kudanya dengan cepat dan mencari ye yan
Sedangkan orang yang sedang pangeran ketujuh cari saat ini sedang asik makan makan di sebuah restoran kecil tanpa memikirkan pangeran ketujuh
Brak!!
Ye yan menaikkan satu kakinya di atas meja dan satunya lagi di atas kursi. "Ayo bersulang demi kemenaganku." Ucap ye yan pada semua orang yang ada dalam restoran tersebut
"Ya! Bersulang!" Ucap penjaga restoran yang ikut minum dengan yang lainnya
Ye yan bersama penghuni restoran merayakan kemenangan ye yan dengan meriah
"Nona ye yan, anda sungguh hebat, anda patut di contoh." Ucap salah satu penghuni restoran
Pangeran ketujuh yang mendengar nama ye yan di panggil di sebuah restoran mampir dan melihat ke dalam restoran dan melihat ye yan yang sedang minum minum
"Ternyata kau disini asik asik minum." Gumam pangeran ketujuh yang terus menatap yebyan dari luar restoran
Pangeran ketujuh masuk dan menuju ke ye yan lalu menarik ye yan ye yan keluar dari restoran
Ye yan yang kaget karena pangeran ketujuh tiba tiba datang dan menariknya keluar dari restoran marah dan menipis tangan pangeran ketujuh
"Hei! Pangeran ketujuh yang mulia, ada apa anda menarik saya keluar, saya masih mau minum…beri aku arak." Ucap ye yan yang kini sudah mabuk berat total
Pangeran ketujuh mencium bau arak yang sangat pekat dari tubuh ye yan dan memarahi ye yan
"Ye yan! Sudah berapa banyak arak yang kau minum?" Tanya pangeran ketujuh dengan marah karena ye yan yang minum kebanyakan arak hingga mabuk
"Oh, tidak banyak... Hanya... 1,2,3,...Ehm... Kira kira 5 kendi arak... " Ucap ye yang yang linglung akibat mabuk berat
Pangeran ketujuh kaget, bagaimana bisa seorang perempuan meminum arak sebanyak 5 kendi, ini sungguh gila dan tidak masuk akal
Tak lama kemudian ye yan tertidur dan terjatuh tapi untungnya pangeran ketujuh ada disana dan tepat waktu Dan menopan tubuh ye yan agar tidak jatuh
See you