
"Orang dari mana kau beraninya mengaku mengaku sebagai ayahku? Kau itu jenderal xiao yang terhormat dan tidak memiliki putri sampah seperti diriku." Ucap ye yan di hadapan xiao ye yan
"Dan satu lagi, margaku adalah zhou bukan xiao jadi lain kali kalau jenderal xiao memanggil namaku gunakan marga zhou bukan xiao." Ucap ye yan yang kini tengah mabuk berat
"Xiao ye yan! Aku ini ayahmu." Bentak xiao leng yu pada ye yan yang tengah mabuk
"Ayah? Sejak kapan kau adalah ayahku? Apa ada ayah yang tega mentiksa anaknya sendiri demi reputasi? Apa ada ayah yang membiarkan anaknya makan makanan basi? Apa ada ayah yang tega melihat istri sahnya meninggal? Apa ada Ayah yang memaksa putrinya tinggal di desa terpencil sendiri?" Ucap ye tan kemudian meminum alkoholnya lagi
Brak!
"Apa ada ayah yang begitu hah! Katakan padaku! Apa ada ayah yang begitu semena mena terhadap putrinya dan lebih mementingkan anak selir diluar nikah daripada anak sahnya hah! Dan kau tega melihat ibuku meninggal! Apa kau tahu? Kau itu ayah yang kejam yang ingin memakan istri dan anak sahnya demi merawat selir dan anak diluar nikah." Bentak ye yan yang kini matanya bercucuran butiran butiran bening
"Kau ini ayah macam apa hah? Kau ingin tahu kenapa aku meninggalkan keluarga xiaomu itu? Itu karena aku muak terus diperlakukan seperti pelayan oleh selirmu dan juga anak kebanggaanmu itu." Ucap ye yan pada xiao leng yu
Xiao leng yu yang mendengar semua isi hati ye yan seketika terdiam ditempat dan tidak berbicara sepatah katapun
"Kau menganggapku tidak ada dalam Keluargamu dan kau tidak pernah perduli padaku sedikitpun, kau tidak pernah pergi melihatku saat aku sedang sakit dan sebaliknya hanya karena aku tidak sengaja memecahkan cas bunga kesayangan selirmu kau langsung mengasingkanku di desa terpencil itu." Ucap ye yan pada xiao leng yu yang kini tak bisa berkata kata apa lagi
Kaisar yang merasa kasihan dengan ye yan turun kebawah dan mendekati ye yan yang kini mabuk dan menangis
"Tenanglah nak jangan menangis lagi, ada paman kaisar disini." Ucap kaisar sambil memeluk ye yan dan mencoba menenangkan ye yan
Sedangkan long qiang zhuo yang sadar dengan suasana saat ini menyuruh seluruh tamu undangan untuk bubar dan pulang ke rumah masing masing
"Ayahanda berikan ye yan padaku, aku akan membawanya ke kamar tamu." Ucap long qiang zhuo pada Kaisar
Kaisar akhirnya menyerahkan ye yan pada long qiang zhuo dan long qiang zhuo menggendong ye yan menuju ke kamar tamu
Sedangkan zhou jing yong dan bai liu ji'a yang mendengar semua perkataan ye yan seketika murka dan mendekati xiao leng yu dan menamparnya
Xiao leng yu mendapatkan tamparan tersebut terus diam dan hanya bisa melihat tak berdaya
"Tak kusangka jenderal yang dihormati banyak orang ternyata memperlakukan putrinya seperti itu, aku sungguh kecewa padamu jenderal xiao." Ucap kaisar pada xiao leng yu
Dan tertinggal xiao leng yu dan selirnya yaitu wang rong serta putri selirnya yaitu xiao mei'er
Setelah suasana sunyi, xiao leng yu dan keluarganya kembali ke kediamannya tanpa mengeluarkan sepatah katapun
Sedangkan kini terlihat ye yan yang tertidur lelap di kamar tamu dan ditemani oleh long qiang zhuo didekatnya
"Ye yan... Sebenarnya sihir apa yang kau gunakan padaku? Kenapa ketika aku melihatmu menangis membuat hatiku sakit dan sedih?" Ucap long qiang zhuo di dekat ye yan
Sedangkan kaisar dan permaisuri yang mendengarnya terkekeh dan langsung masuk ke kamar tamu
"Itu karena kau menyukai ye yan dan tidak ingin melihat ye yan sedih." Ucap permaisuri pada long qiang zhuo
Long qiang zhuo yang terkejut dengan kedatangan permaisuri dan kaisar terkejut dan segera berbalik dan menyapa keduanya
Permaisuri dan kaisar terkekeh melihat long qiang zhuo yang tidak ingin mengakuinya
"Mana mungkin aku menyukainya ibunda, aku hanya kasihan melihat dia itu saja." Ucap long qiang zhuo pada permaisuri jin
permaisuri jin menggeleng gelengkan kepalanya melihat putranya yang begitu keras kepala
"Sudahlah, kita fokus merawat ye yan saja dulu." ucap kaisar long pada long qiang zhuo dan permaisuri jin
mereka akhirnya membuat keluarga ye yan bermalam di istana bersama ye yan yang belum sadar dari pingsan karena terlalu banyak meminum alkohol
Sedangkan di tempat lain terlihat xiao leng yu yang sendirian tinggal di ruang belajarnya sambil meminum arak
"Apa apaan yang anak sialan itu katakan? Aku rasa aku tidak pernah memperlakukannya dengan buruk tapi kenapa…Dia sangat membenciku?" Ucap xiao leng yu yang sedang mabuk
"Ying'er…Apa aku terlalu kejam pada anak kita hingga dia begitu membenciku? Apa aku harus meminta maaf padanya?" Ucap xiao leng yu pada dirinya sendiri
See you