The Magical Of Love

The Magical Of Love
Prolog



Di sebuah ruangan bernuansa pink dan bergambar hello kitty menampakkan seorang gadis bertubuh mungil sedang tidur dengan begitu pulasnya,Cahaya matahari yang menerobos masuk pun bahkan tidak mengusik tidurnya,Posisi gadis itu kini sudah tidak beraturan,kepalanya hampir jatuh menyentuh lantai,mulutnya menganga lebar,kedua tangannya di rentangkan dan kedua kaki nya terbuka,Sampai akhirnya alarm yang biasa membangun kannya mulai terdengar,dan mulai mengusik tidur nya.


"Wawa!Wawa!Cepet bangun!Ini udah jam Setengah Tujuh!" Teriak seorang wanita parubaya dari luar sambil menggedor gedor pintu


"Iya mamsky iya!Bentar lagi ya!"Jawabnya dengan mata yang masih terpejam


"Bangun!Atau mamsky potong uang jajan kamu!" ancam wanita parubaya itu yang tak lain adalah Tiffani Azzahra,Ibu dari Adzwa Aulia Tiffani.


Secepat kilat ia bangun saat mendengar kata UANG JAJAN AKAN DI POTONG


"Iya iya mamsky ini Wawa udah bangun"ucapnya sambil membuka pintu


Adzwa Aulia Tiffani,Gadis cantik berusia 17 tahun,Sifatnya yang lugu,Cerewet,Dan juga Barbar menambah kesan kelucuan gadis itu,Gadis blasteran Australia - Indonesia itu merupakan Primadona di kelasnya,hampir seluruh kaum Adam di sekolahnya mengagumi kecantikkannya.


Dia merupakan Putri dari Richardo Alexand dan Tiffani Azzahra,Ia di besarkan oleh ibunya seorang yang berprofesi sebagai dokter spesialis jantung dan bekerja di rumah sakit miliknya.


Ia juga memiliki 3 orang sahabat yang setia menemaninya,Mereka adalah


Jessi,Tasya,Dan Alya


Sekilas tentang mereka


Jessi biasa di panggil jejes,Ia merupakan gadis yang cantik,namun paras nya yang terlihat jutek membuat siapa saja yang ingin mendekatinya menjadi takut,ia sahabat yang paling lola otaknya.


Tasya biasa di panggil Caca,Gadis cantik berkulit putih dengan tubuh yang tidak terlalu tinggi,merupakan gadis yang sangat kalem diantara mereka ber 4, dan terakhir


Alya biasa dipanggil Yaya,Ia merupakan gadis tomboy,Memiliki hobi bermain basket,tapi jangan dikira dia jutek,walaupun dia tomboy dia itu humoris sekali.


"Mamsky!Mamsky!Iketin rambut Wawa Cepet!" Titah Wawa


"Wawa,Kamu tuh udah gede masih aja!" Ujar Fanni heran dengan kelakuan Wawa Putrinya


"Udah mamsky cepet!Ini Wawa nya lagi sarapankan!ntar Wawa telat dong!" Celotehnya dengan mulut yang penuh roti


"Makannya kalo tidur jangan kaya kebo!" ujar Fanni "Nah udah beres" Lanjutnya


"Makasih Mamsky,Wawa berangkat dulu ya!Dah mamsky!Wawa sayang mamsky ujarnya sambil mencium pipi Fanni dan pergi sambil melambaikan tangan


"Hati-Hati" ucap Fanni mengingatkan


#Di sekolah


"Hallo gengs!Jumpa lagi dengan Wawa sicantik yang super duper Kyut ini" Sapa Wawa membuat ke tiga sahabatnya menutup telinganya


"Eh Curut!Congor lu tu ga bisa di kecilin apa Volume nya?mau pecah ni gendang telinga gue!" pekik Caca


"Tau tuh si Alien Sagitarius!" cibir jejes


"Ih!ini tuh udah bawaan orok tauu! enak aja lo bilang gue curut,lagian mana ada curut yang imut sama cantiknya membahana badai kaya gue" ucap nya alay


"Membahana Badai lu kira Syahrini apa" cibir yaya


"Eh kalian tu ya pada laknat bangetsi!Ada gue aja selalu di cibirin,di ledekin, giliran kaga ada nangis nangis darah lu pada" ujarnya penuh percaya diri


"Ih kaga dah kaga ogah gue,kalo nangis darah,kan ngeri tuu hiiy" ucap Jejes


"Iya ih ogah,Noh temen lo aja kali Noh si caca" tunjuk Yaya


"Temen lo tu,gue mah kaga punya temen modelan toa musholla kaya dia" timpal caca sambil tertawa


"Huhuhu,Uuh gue merasa teraniaya disini huhuhu" ujar Wawa penuh Drama


"Heh lo mau gue tampol pake sendal eger ya?" Sentak Jejes


"Yaelah! Jes,Jutek amat si Lo!"Cibir Wawa lalu pergi meninggalkan Mereka bertiga


" Woy Cucu mak lampir!Mau kemana lo!" Teriak Yaya


"Gue mau nyamperin para Fans tercinta gue dong!Bye!" jawabnya sambil berlalu melambaikan tangan


"Tau gue juga heran kok bisa ya gue punya sahabat ke dia" jawab yaya bingung


"Kalau ga gitu bukan Wawa namanya!" Timpal Caca datar


"Oh!Iya ya gue lupa" Ujar Jejes dan Yaya bersamaan sambil tertawa


"Udalah susul kuy,Tar dia buat onar lagi di kelas orang" Usul Caca


Mereka bertiga pun bergegas menyusul Wawa,dan setelah mendapati Wawa ternyata benar saja,Dia sedang berdebat dengan Fans berat nya Revan Tari,Yang cantik nya juga tak kalah dari Wawa 11 12 lah,Revan merupakan Cowok Cool Seantero sekolah,namun Revan hanya mengejar ngejar Wawa saja


"Heh lo tu gausah kegatelan deh,Evan tu sukanya sama gue!" Pekik Wawa sambil menggandeng tangan Revan Manja


"Lu tu yang ke gatelan!" Timpal Tari tak mau kalah


"Eh ja***y!" Desis Wawa geram


"Eh apa lo bilang?!" Bentak Tari dan langsung menjambak rambut Wawa,Wawa pun tak mau kalah,dia menarik keras rambut Tari,Dan sekarang disana tejadi jambak jambakkan,Semua siwa dan siswi nampak berkerumun melihat pergulatan mereka,Revan mencoba melerai mereka namun gagal.


"Eh tu pasti si Anak lampir tu" ucap Yaya ketika melihat orang berkerumun


"Iya tuh kayanya!Bener kan gue bilang dia pasti buat onar!" timpal Caca


"Udah yu samperin!" ujar Yaya dan,mereka bertiga langsung berlari ke arah kerumunan itu,sesampainya mereka di kerumunan itu,mereka langsung menghampiri Wawa dan melerai nya,namun sia sia saja.


Tak lama kemudian pak Bandi datang,dan menghentikan perkelahian antara Wawa Dan Tari


"Cukup!Cukup!Cukup!"Bentak pak Bandi,Sontak membuat Wawa dan tari langsung menghentikan aktifitasnya


"Apa yang kalian lihat?!Cepat semuanya bubar!"Tegas Pak Bandi "Kecuali kalian berdua!" lanjutnya sambil menunjuk ke arah Wawa dan Tari,Semua siswa siswi yang ada di sana membubarkan diri,Kini hanya tinggal pak Bandi,Tari,Dan Wawa.


"Kalian kenapa?Kalian tau kan ini sekolah?Mengapa di jadikan tempat perkelahian?!"Bentak pak Bandi,Mereka berdua diam saja tak menjawab


"Kalian pergi ke Ruangan Bu Wanda!"Tegas nya lagi


"Sekarang pak?" tanya Wawa serius


"Ya sekarang!"Ucap pak Bandi geram sambil menghentakkan kaki kirinya


Mereka berdua pun pergi berjalan menuju ruang Bu Wanda Guru Bp sekaligus Phsyco ,Sepanjang perjalanan mereka terus saja berdebat saling menyalahkan


" Gara-Gara lo si!" ucap Wawa menyalah kan Tari


"Ya gara gara lo lah!" bantah Tari


"Lo!"


"Lo!"


"Lo!"


Mereka terus saja berdebat sampai tidak menyadari kini mereka telah berada di depan pintu ruangan bu Wanda,Bu Wanda yang mendengar keributan di luar segera beranjak dan melihatnya


"Kalian sedang apa?!" tanya bu Wanda mengagetkan


"Ayo masuk!"Titah nya lantang


Mereka berdua pun masuk,selama di dalam ruangan mereka terus saja di beri ocehan oleh Bu Wanda,Dan mereka pun di hukum.


Ini novel kedua aku:)


Rencananya aku pengen ikut kompetisi,Tapi itu juga kalo ke kejar waktunya,soalnya kan penyerahan naskah nya bentar lagi:(


Dukunga ku terus yaa!Semoga kalian suka juga sama Novel ini:)


Makasih atas support nya:)


Happy reading!😍