The Legend Of Xu Mei

The Legend Of Xu Mei
chapter 94



Tingkatan kultivasi


Lower Realm


-foundation Building


-pengumpulan Qi


- penempaan tulang


-foundation stage


-tahap bumi


-tahap surgawi Mendalam


-Taixuan


-Nescent soul


-Soul formation


-Radiant stage


-great Ascension


-Void Transformation


-Soul fusion


-Original returning/kembali ke tempat asal.


Masing masing punya sembilan level,1-9.


Upper Realm;


Mereka yang berada di tahap ini adalah mereka yang sudah lepas dari hal duniawi,mereka yang mendapatkan pencerahan bahkan ada yang dapat membalikkan takdir.


-spirit king


-Sovereign


-Transcendent


-Saint Immortal


-saint monarch


-kehampaan


-Golden God


-supreme God


-immortal


Qin Sian menyadari suatu fakta, ketika dia berada di puncak kultivasi yang melewati batas kultivasi apakah dia bisa melawan langit dan memutar balikkan langit, memikirkan itu membuat wanita itu tertawa kecil sambil menatap langit malam


tujuh tahun, sebenarnya monster yang menakutkan adalah Qin Sian itu sendiri.


Di malam hari -


Qin Sian berjalan keluar Dengan mata yang sayu Sambil berjalan ke sebuah pondok kecil yang memiliki satu meja dan tujuh kursi,dia menikmati angin malam nya dan duduk sambil menyentuh air danau."Dingin."tiba tiba terkejut dan tertawa kecil."apa yang aku pikirkan?ini sudah malam tentu saja air Danau dingin."ujar nya menyelip kan rambut nya.


perlahan lahan Qin Sian membungkam mulut nya dan bersandar sambil memejamkan mata nya


tujuh tahun,itu waktu yang aku habiskan di hutan ini


waktu yang Setiap hari aku habiskan untuk mengenang pria di mimpi ku.


Ini sungguh konyol,jika aku tidak bisa menghilangkan obsesi ini, tidak..jika ini perasaan ini semakin besar mungkin aku tidak bisa berkultivasi di masa depan lagi.


Qin Sian pun tertawa kecil dan bergumam."ya,aku tidak peduli."gumam nya.


jika kau ada di sini,aku ingin mengatakan bahwa aku menyesal mendorong mu pergi jauh dari sisi ku.


aku-aku kenapa?


siapa aku? apakah aku beiyue yang berasal dari bumi?atau Xu Mei?atau bahkan seseorang yang pernah Dewi di alam Dewa? sebenarnya siapa aku?! apakah aku -masih Qin Sian?!


wanita itu sudah hampir mulai hilang akal,dia memejamkan mata nya dan bertanya tanya siapa sosok nya?dia pun menutup mata nya sampai matahari terbenam.


................


................


Qin sian tiba tiba terbangun karena sinar matahari mendarat ke wajah nya,dia pun bangkit dan meregangkan seluruh tubuh nya,saat dia ingin beranjak dari kursinya dia termangu melihat ke-enam Murid nya."g-guru."ujar mereka serempak.


Qin sian pun mengangkat alis nya dan berkata."kalian, apakah kalian sudah memasak?."ujar Qin Sian menunjuk mereka dengan tajam.


sontak mereka semua kaget dan segera pergi melakukan tugas nya, Seperti biasa Lim mei bertugas membuat kan teh untuk nya,tujuh tahun berlalu teh adalah kesukaan Qin Sian.


Samar samar Qin Sian bingung , bagaimana bisa dia menyukai teh? apakah karena di kehidupan sebelumnya dia menyukai teh.


Seperti nya benar,apa yang Sudah menjadi kebiasaan mu tidak mungkin hilang.


Qin sian pun melangkah pergi dan membersihkan seluruh tubuh nya dan menikmati pagi nya.


Tetapi ---itu hanya khayalan.


Pagi nya selalu berantakan.


"kenapa kau memasak soup nya terlalu panas?! Aku tidak bisa menuangkan soup nya?!."teriak Xian yi kepada ying.


Ying pun mengangkat alis nya dan berkata."soup itu lebih enak jika dinikmati panas panas."ujar nya sambil menuangkan soup nya.


pagi hari ini seperti biasa tidak ada kedamaian untuk Qin Sian,mereka semua menikmati sarapan nya di pondok atas danau.


"astaga,kalian merusak telinga ku setiap pagi."ujar Qin sian berjalan menuju mereka.