
Tidak ada hari tanpa latihan,yuo luo sampai kelelahan merasakan pelatihan Qin Sian.
selagi yuo luo latihan,Qin Sian tidur siang di sebuah bangunan yang berhadapan dengan danau.
di sana ,dia memasang wajah yang tenang, tertidur lelap.
meskipun begitu,dia mendapatkan mimpi itu lagi
.
...
..
lagi lagi dia berada di ruang hampa itu,saat dia pertama kali dia berada di sini, dia merasa bingung dan ini kedua kalinya dirinya menghadapi hal yang sama.namun Qin Sian sudah tidak bingung ataupun panik lagi, melainkan dia berjalan di ruang hampa dengan biasanya
berjalan di ruang hampa yang gelap,dan seolah olah berjalan di tengah air.
lagi lagi Qin Sian berhenti,pupil mata Nya bergetar hebat, ekspresi nya masih tetap tenang,dia melihat wanita berambut merah itu, mengenakan jubah hitam dan melatih pedang nya.
Qin Sian melangkah maju dan memperhatikan setiap gerak gerik wanita itu, memperhatikan nya dari tahap ke tahap, meskipun dia merasakan bahwa Mata mereka saling bertemu.
Qin Sian menatap nya dan mengucapkan sebuah kata."Teknik apa ini? aku merasa ini sangat hebat."ucap Qin Sian
wanita itu mengabaikan nya , seolah-olah mengganggap Qin Sian tidak ada.
Qin Sian kesal dan bibir nya tersenyum kecil,tiba tiba dia teringat akan sesuatu."xu...mei...."
saat dia mengatakan itu, bayangan mereka saling berpantul di mata mereka, menyadari reaksi itu,Qin Sian tersenyum kecil."dasar sialan.akhirnya kau menoleh."ucap Qin Sian.
senyum misterius tersirat di wajah Qin Sian, kemudian dia berkata."siapa kau xu mei? kenapa aku bisa ada di sini?kau mengatakan aku adalah kau,kau adalah aku."ucap Qin Sian.
wanita berambut merah itu , tidak menjawab nya dan berlatih lagi."hei!!apa apaan!!siapa pria yang memeluk mu itu..!! kenapa aku merasakan sakit , Ketika dia menangis.!!"teriak Qin Sian.
Qin Sian pergi ke sisi lain,dan berteriak di depan xu mei."apakah kau menyukai nya..!!"ucap Qin Sian
dia berbalik untuk duduk, namun tiba tiba wanita itu membuka mulut nya."dia hanya pria yang menyedihkan.seorang pria yang bodoh.dia menyukai seseorang yang tidak tahu dirinya memiliki hati atau tidak."
Qin Sian berhenti.qin Sian mengerutkan keningnya dan berkata."apakah kau menyukai nya.?"
"kenapa aku menyukai orang bodoh,aku xu mei tidak akan menyukai hal hal yang tidak berarti."ucap wanita berambut merah itu
Qin Sian tertegun dan sedikit tertawa."hm.. kepribadian mu , sangat mirip dengan ku,aku jadi tidak ragu bahwa kita itu Sa-"saat Qin Sian mengatakan itu, wanita itu menghilang,hal itu membuat Qin Sian sangat marah."cih.apakah dia tidak bisa mengatakan bahwa dia akan pergi."ucap Qin Sian
"Qin Sian..jangan terlibat dengan masa lalu,aku.. adalah kau..dan kau adalah aku..bebas lah,Jadi lah yang terkuat."ucap wanita itu , bayangan nya menyentuh Qin Sian
Qin Sian yang menyadari itu dan berkata."kau ingin pergi kemana?."
sebuah kata yang membuat roh dari masa lalu itu tertawa kecil dia berkata."aku akan menghilang,aku hanya ingin melihat,diri ku sendiri seperti apa,aku hanya khawatir jika aku akan menjadi orang bodoh."ucap nya.
roh wanita itu perlahan-lahan menghilang,Qin Sian mencoba menggapai nya."nama!? apakah kau memiliki nama selain xu mei!atau apakah ka.. tidak, apakah kita memiliki saudara atau keluarga..!!."
"nama?hm..Baili Yin Xue..! kenapa kau tidak mencari sendiri sisanya."ucap nya menghilang begitu saja.
"Baili Yin Xue.?nama yang sangat panjang."
.
...
"master..!!anda sudah bangun..!?."
"kenapa kau berbicara bahwa aku tidur saja."
"bukan nya memang seperti itu?."
"dasar bocah nakal."