The Legend Of Xu Mei

The Legend Of Xu Mei
chapter 117



Qin Sian menatap langit dan bangkit."ck ck,jika aku orang biasa mungkin aku akan mati."balas nya.


Kemudian dia meregangkan seluruh tubuh nya dan melihat situasi yang terjadi."apa?aku sekarang ada dimana?."ujar nya.


semua pusat perhatian tertuju kepada nya,dia menatap orang orang yang memandang nya dengan tajam dan berbalik pergi."sialan,dimana pintu keluar."


Aku malas untuk membuang aura ku.


Ujar batin nya.


"apa apaan?siapa wanita itu?!.."


"b-bagaimana bisa dia muncul dari langit!?."


"apakah dia berasal dari domain lain?."


Bisikan tertuju kepada Qin Sian yang mencari jalan keluar,dan tatapan yang sangat menekan namun bagi Qin Sian itu hanya tatapan semut.


saat dia ingin melangkahkan pergi, seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam hati nya,dia berhenti dan melirik seekor harimau emas dengan sayap di belakang nya."oh,beast yang menarik."ujar batin nya.


Qin Sian menatap beast yang terluka itu ,dia berbaring di arena dengan luka yang sangat parah,namun Beast masih masih memancarkan tatapan yang ingin kehidupan.


Tak lama kemudian Qin Sian tertawa."kau ingin hidup?."ujar Qin Sian yang sedikit jauh dari beast itu.


sang beast tersentak dan menatap Qin Sian Dengan samar samar,luka yang sangat parah di mulutnya serta punggung yang tertancap sebuah pedang,sang beast terengah-engah seolah-olah akan mati."jika kau ingin hidup, berdiri lah. aku akan membantumu."ujar nya


"apa yang dia lakukan?aku tidak bisa mendengar nya?!."


seorang kakek tua menatap ke arah arena Dan berkata."dia, meminta beast itu untuk berdiri."seketika dia menghilang dan muncul di belakang Qin Sian.


Qin Sian menyadari itu namun kakek tua itu tidak menyerang Qin Sian.


sontak mereka yang ada di atas arena yang dimana beberapa bangsawan hebat serta para orang kuat di domain itu turun namun Qin sian tetap memperhatikan nya."apakah kau sungguh tidak ingin hidup?jika kau datang kepada ku, mungkin aku akan memberikan mu sedikit kesempatan dan mungkin bisa membunuh manusia yang melakukan hal kejam kepada mu."ujar Qin Sian sambil melirik seseorang yang membuat beast itu menderita.


ekspresi beast itu terkejut, pupil mata nya bergerak,mata Qin Sian bertemu dengan beast yang lemah tak berdaya itu namun samar samar dia tertawa.


Perlahan-lahan beast ku bangkit,dia mencoba berdiri, ketika ingin berdiri,kedua kaki nya tidak dapat menopang tubuh nya, semakin bergerak banyak darah yang mengalir.


dia menatap Qin sian dengan tajam,dia berusaha berjalan ke arah Qin Sian , meskipun ada pedang yang menancap di punggung nya, berjalan dengan kedua kaki nya.


semua penonton yang melihat nya terkejut dan juga merasa iba namun mereka lah yang membuat beast itu seperti itu,sang beast menatap Qin Sian.


tap


pada akhir nya beast tetap lah Beast dia masih menginginkan kehidupan, beast itu menatap Qin Sian dan berlutut dengan tubuh yang gemetaran. Mereka yang melihat terkejut, senyum tipis tersirat di ujung bibir nya."mungkin ini adalah hari keberuntungan mu karena bertemu dengan ku, sudah lama aku tidak melihat beast yang memiliki kekuatan seperti ini."ucap Qin Sian menyentuh kening beast itu


Perlahan-lahan aura biru seolah olah memasuki tubuh beast itu, tekanan yang hebat dan gemuruh langit datang lagi, selalu saja tidak ada yang bisa memikirkan apa yang ada di kepala nya."aku membuka kesadaran mu. Karena itu, jadilah beast yang kuat."balas Qin Sian menatap perubahan beast itu.


...Membuka kesadaran?!!...