
xu mei berjalan pergi dengan lembut dan halus,mata nya menatap setiap sudut kota indah itu dan tiba tiba langkah nya terhenti karena melihat sebuah patung berdiri megah.
"patung ini.."gumam nya.
saat dia bergumam,pria yang mengangkat pedang nya kepada xu mei berjalan dan melangkah dan berdiri di samping xu mei dan berkata "dia merupakan raja perang"ucap pria itu menatap patung itu.
xu mei melirik nya dan berkata "benarkah,kenapa kau mengatakan bahwa dia raja perang."tanya xu mei
"karena dia membantu kota kami , beberapa tahun lalu dia membantu kami untuk mengalahkan musuh musuh kami.sebagai penghormatan terhadap orang itu kami Membuat kan sebuah patung untuk nya."ucap pria itu .
xu mei hanya terdiam dan terkejut ketika dia melirik patung itu, seperti ada sebuah ukiran yang sangat aneh.
"benda yang berada di samping pinggang nya..benda itu.."ucap xu mei menajamkan mata nya.
"itu batu Giok."jawab kakek tua itu secara tiba tiba.
"batu Giok?"tanya xu mei , kemudian dia melanjutkan perkataannya dan berkata "seperti nya dia menyukai batu Giok itu sampai dia menggantung batu Giok itu "ucap xu mei menyelipkan tangannya di belakang .
pak tua itu melirik xu mei Dan berkata "anda benar,raja perang menyukai batu Giok itu bahkan menggagap nya lebih berharga dari apapun."ucap kakek tua itu dengan tersenyum.
xu mei melirik setiap sudut kota dan ekspresi terpesona orang orang terhadap patung itu, kemudian dia berbalik pergi dan berjalan meninggalkan mereka dan berkata dari jauh"hn,aku bisa melihat nya betapa raja perang itu menyukai batu Giok itu."ucap xu mei berjalan pergi dan di sertai oleh xio yi.
semuanya terkejut dengan Reaksi oleh Xu mei dan mereka tersenyum kecil dan perlahan-lahan sedikit mengubah pandangan nya terhadap xu mei.
saat Xu mei berjalan dia berpikir dalam batinnya "aneh..kenapa batu Giok itu tidak asing apakah hanya perasaan ku saja."ucap xu mei dalam batin nya.
"karena anda tamu,anda bisa tinggal sementara waktu di tempat kami."ucap kakek tua itu.
xu mei menatap kakek tua itu dan berkata "kau tidak takut bahwa aku orang jahat?"ucap xu mei dengan senyum kecil.
para pengawal menghentikan langkahnya dan suasana menjadi Hening Dan kakek tua itu berkata "itu mustahil,karena mata kakek Tua ini tidak pernah salah."ucap kakek tua itu
"baiklah, itu terserah anda."ucap xu mei.
saat dia ingin pergi ,tiba tiba seorang muncul dengan sinar berwarna biru di tengah tengah mereka dan xu mei langsung bergegas menghindari nya.
"xio yi kau baik baik saja."ucap xu mei dalam telepati nya.
xio yi hanya mengangguk kan kepalanya dan xu mei mengerutkan keningnya dan Bergumam"apa apaan ini!!?"ucap Gumam nya.
sebuah suara yang ceria dan lembut menghampiri kakek tua itu dan memeluk nya
wanita berambut pink dan mata berwarna pink seperti batu Ruby,kulit putih dan halus dan aura yang hangat memeluk kakek tua itu"kakek..! bagaimana kabar mu?"Ucap wanita dengan tiba tiba muncul itu.
kakek tua itu bercanda ria dan menceritakan tentang xu mei.
respon wanita itu sangat baik, kemudian kakek tua itu memperkenalkan xu mei dan menoleh melihat Xu mei,aneh..mata wanita itu bergetar hebat dan langkah kaki nya mundur perlahan bahkan kaki nya gemetar karena terkejut "r.. rambut merah.."ucap wanita itu terkejut melihat Xu mei