
Nama:yuo
"bukan nya Kakak di undang oleh sekte Awan untuk melihat pertarungan antar para kultivator?."ujar yuo menatap Ying.
Ying menatap yuo kembali dan duduk di depan papan catur."tidak ada yang menyenangkan.karena itu aku kembali. Tapi,dimana Wiji?."
Yuo berdiri tegak dan duduk di berhadapan dengan Ying."dia berada di dapur untuk menyiapkan teh dan seperti biasa nya kakak Xian yi berada di istana."balas nya.
ying yang mendengar nya tersenyum kecil dan mengajak yuo bermain catur.
begitu lah siang hari mereka habiskan,Lin mei pun menyerah kan pil nya dan sebagai gantinya yin tidak di perbolehkan lagi meminjam Tungku nya.
Mereka menghabis kan siang hari dengan kue kering buatan pelayan mereka serta teh .
mereka tidak pernah bosan untuk meminum teh, bagaimana mungkin?tujuh tahun berlatih dengan Qin Sian setiap saat mereka minum teh, kebiasaan yang mereka ciptakan tujuh tahun tidak dapat di lepaskan.
Hanya saja ada satu yang kurang bahwa satu di antara mereka lagi,Xian yi tidak ada
di malam hari -
"Guru..?."
"anak nakal, hafalkan ayat tiga hukum kekaisaran."ujar seorang pria dengan paras yang tampan yang baru saja bangun dari lamunannya.
"hisshh.. guru.. kenapa guru sangat suka memukul ku dengan tongkat?".tanya seorang anak kecil yang sekitar berumur tujuh tahun.
"karena dulu gu-."saat pria itu ingin melanjutkan kalimatnya,anak itu memotong."karena guru ku selalu memukul kami dengan alat pemukul ~~."ujar anak itu serasa bosan mendengar nya.
"bocah ini."balas nya dengan bibir nya kesal.
"hmph!"
Pria itu menghela nafas nya dan kembali mengajari anak itu,dia adalah seorang guru kekaisaran..dia bertugas mengajari putera mahkota serta sebagai penasihat hukum negara.
Dia seorang pria yang membuat seluruh kekaisaran Tertarik dengan sosok nya.
pria itu tersenyum kecil,dan berkata."baik?dia Justru sebaliknya,dia sangat kejam,dan misterius namun dia orang yang sedikit lembut dan orang yang sangat kuat."balas nya dengan menatap pangeran itu.
sang pangeran tersentak
Guru sangat jarang tersenyum selama tujuh tahun ini tetapi,jika membahas master nya guru dia tersenyum cerah.
Siapa identitas yang mengajari guru?orang terkuat di kekaisaran serta orang orang di sisi nya? seperti Tuan yin?atau bahkan Tuan Wiji?
Siapa master nya guru?
"ekhem..ekhemm.. pangeran ini ingin bertemu dengan nya suatu hari."balas nya .
Xian yi tertawa kecil dan memukul kepala anak itu."bertemu?bocah seperti mu?."
"guru!!."
Setelah pembelajaran mereka selesai,Xian yin meminta pelayan untuk membawa pangeran ke kamar nya , setelah itu dia bertemu dengan sang kaisar dan melakukan beberapa perbincangan.
di Manor -
tap. Tap. Tap. Tap.
"apakah kaisar menahan mu?."tiba tiba muncul seorang pria yang tidak lain adalah ying
"sial..kau menakuti ku."ujar Xian yi yang seluruh ekspresi nya tertekan.
"hahaha, bagaimana bisa guru kekaisaran sangat mudah untuk di Takuti?."balas Ying tertawa
Xian yi kesal dan berkata."sudah lah,aku ingin beristirahat."balas nya.
Ying menatap punggung Xian yi,dia menggaruk kepalanya dan berkata."hei..mari kita berbicara sebentar saja."balas nya
Xian yi menghentikan langkah nya dan berkata."baik, mari kita juga bermain catur."balas nya.
"ide bagus."Ying memegang bahu Xian yi dan tertawa kecil