
Qin Sian mengangkat tangan nya dan menyentuh kening wanita itu yang mata nya masih tertutup."buka matamu,mulai sekarang ikuti aku dan di mana pun aku berada kau akan ikut,mulai sekarang nama mu adalah yun'er ,tabib ku."ujar Qin Sian.
!!
"terimakasih, nyonya."ujar nya sambil membuka mata nya.
........
Mulai sekarang, wanita itu akan di kenal sebagai tabib seorang Qin Sian,dimasa yang akan datang dia akan menjadi satu satunya tabib di sisi Qin Sian, sekaligus orang akan mengikuti Qin Sian dan di masa depan yang akan datang dia mungkin akan menjadi tabib yang memiliki pengetahuan tentang berbagai obat ,karena telah mengikuti Qin Sian di setiap perjalanan nya.
........
tujuh tahun kemudian -
Di sebuah tempat,di kerajaan Yuan Zhang yang merupakan tempat di domain Utara yang berada di alam spritual,lebih tepat nya di sebuah turnamen yang didatangi oleh orang orang yang memiliki kekuatan tak tertandingi serta reputasi hebat.
"bagaimana mungkin..aku tidak bisa mengalahkan mu..!!."teriak seorang pria tua yang terkejut , tatapan mata nya yang kosong serta setengah berlutut seolah-olah akan segera tumbang.
."bagaimana mungkin aku akan kalah?aku adalah murid orang itu,Dimana wajah master ku akan di letakan jika Murid nya kalah?."balas seseorang dengan nada yang pelan
"apa?."
Seorang pria dengan mata nya yang cokelat serta rambut cokelat kehitaman, dengan mata yang memancarkan ketenangan membuat mereka yang menatap Mata itu seolah olah terhanyut ke dalam mata nya.
Kemudian dia berbalik badan dan mengencangkan pedang nya dan berjalan pergi."k-kemana anda akan pergi.."
"teh."
"apa?."
pria itu tersenyum hangat samar samar,semua para penonton serta para bangsawan dari seluruh benua tertegun melihat ekspresi nya."minum teh,ini waktu ku minum teh."
..!!!
"teh?.."
"kenapa dia membahas teh?."
"hei..! kau tidak tahu? dia adalah Ying yang selalu suka minum teh! Ah..! Tidak hanya dia.! lima orang rekan nya juga sangat suka minum teh."
"lima?."
"benar..lima orang rekan nya adalah orang yang sangat terkenal di alam spritual ini,nama mereka terkenal di seluruh domain,bahan yang termuda dari mereka saja sudah ada di tahap serveign..!."
"apa?!!."
.........
di sisi Utara di dekat istana dari Salah satu kerajaan domain,berdiri sebuah Manor yang megah, meksipun terlihat sepi dari luar, sebenarnya manor itu sangat ramai,karena di tempati oleh enam orang , hanya ada dua pelayan dan kebanyakan pekerjaan mereka lakukan sendiri.
"Lin mei..!!!."
seorang pria bibir nya berkedut dan kesal karena seorang wanita,ia mengejar wanita itu di halaman manor, melompati meja ,bahakan mereka mengejar di kolam ikan,mereka berdua berjalan di atas air seperti biasa."kau bajingan... kembalikan pil emas ku..!!."teriak pria itu.
wanita itu tersenyum kecil dan berbalik sambil mengejek."kau sudah memakai tungku pil ku,tentu saja kau harus memberi kan ku pil ini."
"a-apa?! Itu tidak sesuai perjanjian..!!."
"aku tidak peduli ~~."
mereka saling mengejar hingga di seluruh koridor,pria itu seperti di bawah telapak kaki nya seolah-olah ada api yang membara karena mengejar mereka.
"minggir,ying!!."
Swuhhhhhhshhhhhhhh
"a-apaan itu?."ujar yin terkejut melihat kecepatan itu
"seperti biasa,kak Lin mei dan kak yin bertengkar."ujar seorang pria muda di bawah pohon osomonthus
"haishhh...dari empat belas tahun yang lalu pun mereka tidak pernah akur,bukan begitu yuo?."balas Ying.
pria muda itu tersenyum kecil dan berkata."jika Guru melihat ini,ia pasti menarik telinga mereka."balas nya dengan tawa pelan.
"pftt.. tidak hanya menarik telinga mereka , mungkin Master akan memukul mereka dengan alat pemukul."
Hening//
Suasana di antara mereka menjadi hening karena tersentak mengingat bahwa master mereka selalu memukul mereka semua dengan alat pemukul.
itu adalah ketakutan alami dari mereka,semua.
"ugh..uhuk..aku tidak ingin mengingat nya lagi,kakak."balas yuo
"a-aku juga."ujar nya dengan mengusap lengan nya.
Pria yang di arena sangat dingin namun tenang itu langsung berubah seperti orang normal, tidak ada perasaan dingin ataupun kejam.