
xu mei menatap Phoenix dan Qilin itu ,dan pergi begitu saja,namun sang Phoenix melihat Xu mei.
"apa di lakukan seorang manusia di hutan kesengsaraan!!"ucap Phoenix dengan suara yang keras.
sontak xu mei terkejut dan berpikir dalam batin nya"sialan..!! dia melihat ku!?"ujar xu mei Begitu saja.
"burung sialann..! kau tidak perlu menghawatirkan manusia lemah itu..! sekarang berikan benda pusaka itu!?"ucap Qilin dengan amukan yang penuh amarah.
"burung sialann? berani nya kau mengatakan Phoenix adalah Burung!? dasar sialann..!!!"ucap Phoenix secara tiba tiba berubah menjadi seorang manusia.
"aha~ bukan nya kau memang burung!"ucap Qilin berubah menjadi seorang wanita berambut merah pekat seperti api dan mata merah ny yang membara.
---
"A..apakah.. Qilin itu mengatakan aku lemah!?"ucap xu mei Dalam batin nya.
di atas langit membuat semua orang di bawah kota kerajaan tertekan dengan tatapan dingin kedua beast itu memandang kota dengan tatapan biasa saja seolah-olah itu sangat tidak penting untuk di lihat.
"kaisar...! kaisar....! ada berita darurat!"ucap seorang penasehat negara dengan tergesa gesa.
"apa yang terjadi hingga penasehat negara yang Tenang seperti mu tergesa gesah."ujar seorang pria tua berambut putih dan mata yang hijau yang tajam, seorang kaisar dari kerajaan kelas satu.
"i..itu seekor beast legenda bertarung dan menyebar kan seluruh tekanan nya di setiap sudut kota."ujar penasehat negara.
pria itu tua yang merupakan seorang sang kaisar itu berdiri dengan terkejut"apaa...!!?"
---
di sisi lain-
"tekanan ini..!? ini tekanan beast legenda!! disana..bukan nya arah shiyuan..!"ujar xiao Chen melihat ke arah hutan.
Xiao Chen pria itu berpikir dengan sangat keras dan mengejar keberadaan shiyuan.
---
"kenapa jadi seperti ini.!? kenapa harus melawan kedua beast ini!?"ucap xu mei menangkis serangan dari sang Phoenix.
"Manusia..!! berikan benda pusaka itu.!? "ucap Phoenix dengan penuh amarah.
xu mei menggertak kan gigi nya dan berteriak"dasar burung sialan.!? jika aku mau aku akan memberikan nya ..!? tapi cincin ini tidak mau melepaskan dirinya..!"ujar xu mei dengan kesal dan menyerang kekuatan spiritual kepada Phoenix.
Phoenix kesal lagi lagi dia di panggil burung oleh seorang manusia,namun Qilin tertawa terbahak-bahak mendengar nya"hahaha... sudah kukatakan dari pada di sebut sebagai Phoenix kau lebih cocok di pinggir Burung~~"ucap seorang wanita yang merupakan wujud asli Qilin
"brengsek..! mereka masih tertawa di saat seperti ini!? aku bahkan mengeluarkan banyak energi hanya untuk melayang..!?"ucap batin xu mei.
**ini terjadi beberapa menit yang lalu.....
----+++++++
"hei~berung dan anjing apa kalian pikir aku ingin menjadi bawahan kalian berdua**!?"ucap sebuah cincin yang merupakan benda pusaka
Qilin itu mengernyitkan kening nya dan bersmirk kecil"**kenapa harus menjadi bawahan kami berdua ,aku yang akan mengalahkan burung itu!?"ujar Qilin dengan mata yang bersinar.
"heh.. dasar Anjing yang terlalu percaya di**--"saat sang Phoenix ingin menyelesaikan perkataannya, benda pusaka itu melepaskan kan Diri nya dan menjatuhkan dirinya kepada xu mei.
"!!?!"reaksi terkejut dari Phoenix dan Qilin.
di bawah xu mei menatap dari jauh dan berkata"apa itu? kenapa seperti benda yang jatuh."xu mei menangkap cincin itu dan menggenggam nya.
"cincin apa ini?? Sangat jelek."ucap xu mei acuh .
cincin itu terkejut dan marah mendengar nya"bajingan..!! dasar manusia sialan Berani nya kau mengatakan aku jelek..!?kau tidak seharusnya kau terhormat bahwa aku memilih mu.!? ck.manusia ini juga tidak mengerti apa yang aku katakan...ini adalah bahasa dewa..!"ucap cincin itu.
"kenapa kau mengoceh cincin jelek."ucap xu mei