
Pria itu bertarung dengan Qin Sian.
saat pria itu mencoba menyerang Qin Sian dan mengejar bahu nya, serangan itu diblokir oleh nya."pengecut."ucap Qin Sian menahan serangan itu.
mereka benar benar bertarung dengan sekuat tenaga.
berapa umur nya?
kenapa dia sekuat ini?
aku berada di tahap surgawi level sembilan dan itu adalah salah satu level tertinggi yang bisa di capai di benua ini.
setidaknya dia berada di satu tingkat lebih tinggi dari ku ,atau lebih rendah dari ku.
tapi kenapa dia bisa mengimbangi serangan ku.
kedua orang itu bertarung di atas langit dan menarik perhatian oleh orang orang kuat.
luka Qin Sian sangat parah meskipun begitu,dia tidak akan kalah dari pertarungan itu.
"dia kuat. dia tidak memiliki celah, teknik pedang nya bisa dikatakan sempurna,haa..rasa nya aku ingin memenggal kepala nya!."ujar batin Qin Sian
pria itu mempercepat serangan nya dan mereka mengeluarkan masing masing kekuatan terbaik nya
...
."luar biasa dia sangat kuat!!."teriak changyi.
beberapa menit yang lalu -
"putri!! Putri!!."
"ada apa?."mengernyitkan alisnya.
"s-seorang yang ada perintah kan untuk dilindungi,d-dia sedang di Serang!!."ucap seorang penjaga dengan pakaian hitam .
"Master di Serang!!."
Li mei langsung pergi dan berbalik menemui ayah nya."ayah! ayah!!."
"huh?a-ada apa?."tanya ayah nya yang penuh kepanikan.
Li mei memegang tangan ayah nya dan berkata."ayah! b-bisakah ayah menolong seseorang!?m-master itu sedang diserang!t-tolong kirim kan seorang warrior untuk master."ucap Li mei memohon kepada ayah nya.
"huh?! kenapa harus?! bukan nya kau bilang dia kuat!? Kenapa harus di tolong!."teriak Kaka nya sambil mencibir.
mendengar itu,Li mei dipenuhi kekesalan dia berhenti dan menatap kakak nya dengan tajam."kakak, sebaiknya kau diam."
"ayah , kumohon.."
"sigh.. baiklah."
setelah mendengar permintaan Putri nya, dia pergi ke tempat lokasi dari penyerangan Qin Sian, sesampai mereka di sana ,bukan Li mei,atau ayah nya yang terkejut melainkan Chang yi.
...
"lu-luar biasa!!."
siapa dia?
dia sangat kuat.
..
"bagaimana menurut mu ,beiyue? wanita itu kuat, jika dia bertarung dengan mu,siapa yang akan menang?."tanya seorang wanita dengan tampilan yang terbuka sambil menghisap rokok
seorang pria dengan tampang rupawan dengan mata nya yang bewarna biru laut,dia berdiri di salah satu gedung besar sambil melihat pertarungan mereka."apa yang kau maksud pemilik guild Assassin? dia lebih kuat dari ku,aku hanya seorang pria yang memilik ranah bumi level tujuh, bagaimana bisa mengalahkan seseorang yang bisa memojokkan seorang ranah surgawi?."balas pria itu.
"cih. kau si rubah licik."
pria itu adalah chao yi, seorang Taoist yang hanya tinggal di rumah sederhana di pinggiran sungai di negara dong'er dia terkenal karena cara bertarung nya sangat kuat dengan cara menggunakan suara sitar,bahkan mereka yang berada di tahapan surgawi level tujuh mati di bawah sitar nya.
"dari mana wanita itu?!."ucap batin chao yi
sekarang di pertarungan -
"kau lawan yang cukup tangguh ya."ucap pria itu
Qin Sian menjauh dan mengambil posisi, Sekarang di pertarungan ini adalah akhir yang menentukan pertarungan nya.
mereka saling mengambil posisi,dan memusatkan kekuatan mereka di pedang mereka masing masing.
mereka yang melihat nya pun tahu bahwa pertarungan itu akan segera berakhir."hei..kau tahu aku tipe manusia yang pendendam. jika aku menang di pertarungan ini maka aku datang ke sekte mu dan menghancurkan nya!!!."ucap qin Sian
pria itu terkejut dan amarah nya membeludak."berani nya kau!?!!!."
senyum kecil nya dari Qin Sian terlihat."aku tidak peduli. itu adalah konsekuensi karena menyerang ku.!"
tatapan diantara mereka semakin mendalam,aura mereka membuat semua orang yang dibawa tertusuk.
pria itu mengunakan teknik andalan dari sekte mereka yaitu teknik Haevenly Dao!
teknik ini adalah teknik terkuat di sekte nya.
mereka yang menggunakan teknik ini dapat membelah gunung dan membalikkan sungai!
seluruh pedang pria itu dipenuhi dengan aura yang gelap, tatapan pria itu berubah menjadi hitam seolah-olah kesadaran nya diambil alih.
di sisi lain Qin Sian memusatkan pedang nya sejajar dengan tubuh nya."punggung ku terluka,aku tidak dapat membuang waktu lagi."ucap batinnya.
"hei Qin Sian. kau tidak ingin meminjam kekuatan ku?."sebuah suara terdengar di kepalanya.
Qin Sian membuka mata nya dan berkata."tidak perlu. aku bisa mengatasi nya."
"sialan..kalau begitu apa gunanya aku menjadi Beast mu!?."