
"Oho jadi pak tua ini yang memiliki kekuatan tadi."
saat masuk mata mereka saling bertemu, tatapan mematikan tertuju kepada mereka masing masing, di sepanjang jalan mereka saling beradu aura meskipun dengan tatapan datar.
"anu.. master..saya akan mengantarkan anda kediaman kami."ucap yin yang duduk di samping ayah nya.
Qin Sian menyilangkan kedua tangannya dan berkata."terserah."
"uhuk..dan saya sudah menceritakan semua nya kepada adik saya, mungkin dia akan menghampiri anda untuk meminta maaf, sebenarnya adik saya itu adalah orang yang baik."ujar yin menatap Qin Sian
tidak ada jawaban dari Qin sian sedikit pun, suasana pun jadi hening.
meskipun begitu ayah yin dan Qin Sian saling bertarung dengan aura mereka masing masing meskipun tidak disadari oleh orang orang.
.....
lima belas menit kemudian Qin Sian sudah sampai ke rumah mereka ,papan nama keluarga terpampang di pintu gerbang yang besar itu."hm..aku tidak menyangka dari pertemuan yang tidak sengaja bisa sampai sejauh ini.heh."seringai kecil dari Qin Sian
"selamat datang Marquis."
meskipun begitu hanya memanggil nama Marquis tetapi Qin Sian sangat dihormati.
saat Qin sian melangkah masuk,dia kaget bahwa ia melihat seseorang yang familiar."apa apaan!? kenapa pemimpin pelelangan itu ada di sini!?dan wanita dan pria di pelelangan itu!? sebenarnya apa yang terjadi?."ujar batin nya.
"master.. mungkin perkenalan saya terlambat,saya Marquis,dan ayah dari pria yang akan anda bimbing."
perkenalan yang sangat sombong.
menyebut gelar nya yang pertama, mungkin pak tua itu berpikir untuk menekan posisi Qin Sian.
Qin Sian menghela nafas nya."haaa..tuan Marquis, siapa yang tahu bukan bahwa mungkin saya tidak akan membimbing putra anda,lagian semua nya tergantung teh."
perkataan xu mei benar benar membuat pukulan telak,teh adalah hal simpel dan sederhana,jika dia tidak jadi dalam membimbing putra nya maka semuanya tergantung teh.
"hah.. seperti nya rumor bahwa anda sangat angkuh dan tidak Banyak bicara itu benar iya."balas pak tua itu sambil mengeluarkan aura nya.
"benar kah?hm.saya melakukan itu karena saya mampu."
pak tua itu melotot dan tertawa kecil dia memegang bahu milik Qin Sian dan menguji beberapa kuat nya dia.
"apa kah anda sudah selesai, mencari tahu seberapa kuat saya?."
"hm..baru kali ini saya menemukan bangsawan yang merepotkan."ucap Qin sian sambil mengangkat tangan pak tua itu .
!!!
"hahahaha.. ternyata seorang master muda tetapi kuat..!! baiklah, Kenapa anda tidak melihat teh yang kami pilih khusus untuk anda."
Qin sian langsung tertawa kecil ketika pak tua itu mengatakan itu.
dua jam
tiga jam sudah berlalu, tidak ada teh yang membuat nya tertarik,dari seratus daun teh tidak ada yang membuat nya tertarik.
"apa apaan ini!! dia membuang waktu!!"teriak pak tua itu.
"t-tenang lah pak tua."
"t-tenang ayah."
"hmmm..."
"eh?."
??
"menarik..dauh teh ini sangat bagus."ujar Qin Sian mencium daun teh nya dan menurunkan kembang penutup wajah nya.
"?"
"anu master..bukan nya itu adalah daun teh yang berharga murah?."ujar pemilik pelelangan.
"benarkah? bukan nya aku menyukai nya saja sudah penting."balas Qin Sian.
hening -
"baiklah!! apakah sudah dapat dimulai untuk melakukan bimbingan nya.pelayan siapkan ruangan!".
"hei pak tua!aku ingin melihat juga tahu!."
"paman..aku juga ingin melihat seperti apa hebat nya obat peluru tulang."ucap pria yang terakhir kali di pelelangan yang bertengkar dengan putri Li mei.
"benar.. meskipun aku dan Yin adalah seorang teman.jadi aku ingin melihat nya."ujar putri Li mei mengangguk-anggukkan kepalanya.
Qin Sian menghela nafas nya dan mengerti maksud dari kedua orang itu sebenarnya mereka ingin tahu seberapa kuat nya Qin Sian.
"tidak perlu. kita melakukan nya di sini.kebetulan tempat nya luas."
"!!!."
"kalian semua tolong lah menjauh."ujar Qin Sian.
"apa?"ucap mereka serempak.
"menjauhlah sedikit dasar SIALAN."