The Legend Of Xu Mei

The Legend Of Xu Mei
chapter 74



Qin Sian menatap muridnya yang licik itu dengan tatapan yang biasa saja namun terasa menekan, wanita itu berkata dengan dingin."um, yuo master mu ini tidak akan membimbingnya."ujar nya.


yuo tersentak dan menaikkan bahu nya."jika guru tidak mengajari tuan ini, bagaimana bisa guru akan merasakan teh yang enak lagi."ucap yuo tertawa kecil.


semua yang melihat dan mendengar nya sangat terkejut.


"aku bisa mencari teh yang lain.."


"bagaimana mungkin? master..kau sangat sibuk berlatih bagaimana master memiliki waktu untuk mencari teh lagi?."balas yuo.


sontak jawaban yang diberikan yuo membuat Qin Sian sama samar sangat kaget."cih.baiklah..aku harap teh yang diberikan pria yang berlutut cukup membuat ku menyukainya."balas Qin Sian.


!!!


"apa yang kau masih lakukan di Sana bocah?bukan nya kau ingin beristirahat?."ujar Qin Sian pergi tanpa menunggu muridnya.


untuk menepati janji itu,Qin Sian harus berada di kota itu untuk beberapa waktu dan untuk beberapa waktu itu juga Qin Sian tidak mengajari yuo.


mereka berdua menyewa sebuah tempat penginapan, mungkin bawahan pria itu yin dapat mengetahui keberadaan nya.


.


"putra ku,apa yang kau lakukan!? aku dengar kau berlutut Kepada seseorang!?."ujar seorang pria tua dengan rambut merah nya dan Mata abu abu nya.


."ayah..aku akan menceritakan nya kenapa mu."balas yin dengan situasi sedang memanggil seorang pedagang teh.


sepuluh menit kemudian -


"begitu,jadi kau berlutut karena ingin mendapatkan bimbingan dari master itu? seperti nya ini benar benar pil peluruh tulang."ucap sang ayah sambil mengamati pil itu di dalam kotak.


"tapi, situasi bahwa adik mu memukul murid nya , seperti nya itu-"


"tidak masalah ayah,lagian sebenarnya master itu cukup baik."ucap yin tersenyum kecil.


!!!!


beberapa hari kemudian -


di dalam ruangan Qin Sian melatih diri nya bersama murid nya.


"aneh..bukan nya aku seharusnya menerobos ke alam pemurnian."ucap batin Qin Sian sambil memegang dada nya.


"hm? anak ini...benar benar monster,dia Sudah berkembang dengan sangat cepat iya."ujar Qin Sian melihat murid nya di ranjang sedang melatih diri nya.


tok


tok


tok


Qin Sian berdiri dan memakai jubah Nya dan penutup setengah wajah nya."ada apa tuan pemilik?."ucap Qin Sian yang menutup pintu dengan hati hati.


"anu.. master.. seseorang dari keluarga Marquis menjemput anda."ucap pemilik penginapan itu .


Qin Sian langsung menoleh ke bawah dan menatap pintu luar, benar..pria itu membawa dua kotak, seperti nya Qin Sian sudah menebak Isi kotak itu.


namun,ada sesuatu yang menganggu nya,ada aura yang kuat terpancar di sekitar mereka."hm.sepertinya dari kereta kuda itu iya?."ucap batin nya.


senyum misterius dia lontarkan,Qin Sian memberikan beberapa uang kepada pemilik penginapan itu dan berbisik untuk melindungi murid nya dan jangan menganggu nya , kemudian ketika dia bangun dia akan ada diberitahu oleh pemilik penginapan.


"baik nona."


"ah!maksud saya.."


"tidak apa apa."


Qin Sian turun ke lantai bawah ,semua orang seperti nya ada yang sengaja menunggu untuk melihat situasi ini.


"um,tuan seperti nya anda tidak membual iya."ucap pelan Qin Sian.


yin tersentak dan berkata."bagaimana bisa saya membual dengan master seperti anda?."balas nya.


yin langsung ingin memberikan daun teh yang ada di kotak itu Namun Qin Sian menghentikan nya dan berkata sambil menatap yin."tuan,saya tidak akan membicarakan nya di sini, kenapa tidak naik kereta kuda saja?."ujar Qin Sian.


!!!


"b-baik-"


yin meminta Qin Sian masuk ke kereta kuda yang sama dengan ayah nya, aura dingin dan kuat terpancar ketika Qin Sian ingin menaiki tangga kereta kuda.


mungkin hanya Qin sian yang merasakan itu.


"haha.. seperti nya suasana hati seseorang sedang tidak baik iya?."ujar Qin Sian.


"maaf?saya tidak mengerti master."jawab yin.


Qin Sian melirik pria itu dan tersenyum kecil,saat dia mengatakan itu aura kuat itu hilang, ketika dia masuk ke kereta kuda Qin sian menyelimuti diri nya dengan menggunakan aura Qi nya.