
"hm?."
"ada apa, nyonya?."
Seorang wanita muda , menatap seorang wanita yang sedang bermain dengan sitar nya dan berhenti secara tiba tiba."entah lah? apakah ada seseorang yang memuji ku secara diam diam?."balas nya dengan tawa kecil.
Wanita muda itu terkejut dan tersenyum kecil."tentu saja,saya yakin itu."balas nya memberikan secangkir teh kepada wanita yang duduk di rumput hijau yang berhadapan dengan danau.
dia menerima secangkir teh itu,saat dia ingin meminum nya sebuah teriakan amarah dan kesal tertuju kepada nya."Qin Sian..!! apakah dia sungguh putra mu?! Dia selalu menganggu ku..!."teriak nya.
Seorang pria dengan paras yang sangat tampan, dengan sepasang mata yang indah serta tatapan kesal yang dia tujukan kepada anak kecil yang sedang marah kepada nya."Huang yu..apa yang dia lakukan?sampai membuat mu sangat marah?."balas nya.
Wanita muda itu yang tidak lain Adalah Qin Sian, menatap Huang yu dan berkata."apa yang sudah dia lakukan?ini ke-delapan ratus kalinya kau mengatakan itu.!! ARGHHHH..!! Kenapa anak ini sangat nakal..!.."
Seorang anak kecil berumur tujuh tahun, dengan mata yang indah serta wajah yang manis, membuat anak itu terlihat sangat imut."huh-itu benar aku tidak suka dengan Dia, kenapa dia selalu berada di sisi ibu?."balas Chen dengan kesal.
Huang yu yang mendengar nya pun juga kesal, hidung nya seperti mengeluarkan api,nafas nya panas dan bibir nya berkedut karena kesal."dia? apakah kau tahu bocah berapa umur ku?!."balas Huang yu menunjuk Chen.
Qin Sian yang memperhatikan nya menarik sudut bibir nya, wanita yang mengantar kan teh untuk nya memerhatikan ekspresi Qin Sian."Chen,sejak kecil huang yu yang merawat mu jika kau sedang jatuh sakit, bagaimana bisa..kau tidak berbicara sopan kepada nya?."
raut wajah Chen tidak terima dengan jawaban ibu nya,dia berbalik badan dan menatap ibu nya dengan tajam."kebetulan ibu, berbicara tidak sopan adalah keahlian ku?!huh..!."ujar nya dan pergi.
Qin Sian menatap punggung anak nya dan menatap sitar nya dan mulai memetik."sudah lah,Huang yu..dia hanya anak kecil."balas Qin Sian mulai bermain sitar
Mendengar perkataan dari qin Sian, Hung Yu yang sedang kesal dan marah itu ,duduk di samping Qin Sian dan berkata."aku tahu dia hanya anak kecil,tapi aku hanya sedang bertanya apakah dia sungguh putra mu?aku Tahu..maksud ku..dalam hal bakat,Anak itu mewariskan Seluruh bakat mu, mungkin juga bakat ayah nya namun sifat nya sungguh berbeda dengan mu..sejak kecil kau sangat dingin kepada orang di sekitar mu,kau tidak ingin berbicara.. kepada siapapun..ah,anak itu juga tidak peduli dengan hal di sekitar nya namun dia tidak seperti mu , dia itu nakal. aku jamin..bocah itu anak yang paling nakal..! Di seluruh alam semesta ini!!."ujar Huang yu mengepal kan tangan nya seperti memastikan nya dengan erat.