
Setelah malam itu, ketika Qin Sian bertemu dengan yang Lin ,raut wajah yang Lin menjadi canggung namun Qin Sian menatap yang Lin dengan tenang.
bahkan saat waktu nya tidur,mereka menjadi canggung tidak ada pembicaraan.
"huhuhu... putri ku..!besok akan pergi..!"ujar ayah Qin Sian memeluk putri nya.
Qin Sian menatap ayah nya dengan datar dan mendorong wajah nya."tolong lepaskan."
"tidak mau...!besok putriku pergi dengan suami nya..!"kaisar memeluk Qin Sian dengan erat.
Qin Sian melirik ayah dari yang Lin dan berkata."kau tidak malu dengan teman mu?."
..!!!
"ekhem..ekhem."
Qin Sian tertawa kecil melihat tingkah ayah nya,kedua keluarga itu berbincang bincang,mereka menceritakan keluarga yang Lin.
kadang kala nya Qin Sian melirik meng Qitian,dan satu teman nya lagi yang tidak banyak bicara."menantu ku,kau bisa memanggilku ayah."ujar ayah yang Lin.
Sedikit terkejut,Qin Sian menatap ayah yang Lin dan berkata."baik."
Suasana menjadi hening seketika,yang Lin yang melihat Qin Sian dan dia berkata."Qin Sian..aku ingin masuk ke jalan kedewaan. karena itu,kita akan berjalan bersama sama."ujar yang Lin yang tiba tiba mengucapkan nya.
Qin Sian yang melihat nya tertegun, tidak hanya dia ,semua nya yang ada di sana benar benar terkejut."i-itu sangat romantis."ujar ayah Qin Sian yang melirik anak nya dengan canggung.
Suasana tiba tiba menjadi hening,raut wajah mereka menjadi sedikit berkeringat,Qin Sian menghela nafas nya dengan pendek dan berkata."jika kau ingin berjalan di jalan untuk menjadi dewa,maka kau bisa pergi . Tetapi,aku tidak bisa. jika itu terjadi kau tidak perlu melihat ku."ujar Qin Sian menurunkan pandangan nya kemudian menatap mata yang Lin
"n-nak.."
yang Lin menggepalkan tangan nya dan berkata."Kenapa?."tanya nya dengan suara pelan.
Qin Sian menatap sayu dan tersenyum pahit,dia berdiri dan berbalik badan."ada beberapa hal yang memang tidak bisa aku lepaskan,jika di perintah untuk melepaskan obsesi itu..lebih baik aku tidak perlu menjadi dewa."ujar qin Sian pergi meninggalkan mereka semua.
Obsesi?
Obsesi karena apa? apakah karena pria itu? memang nya seperti apa dia?
yang Lin menatap sayu punggung Qin Sian,dan pergi berlawanan arah."teman ku, apakah ada sesuatu yang tidak kau ceritakan kepada ku..?."
"itu--."
pada akhir nya kaisar menceritakan bahwa Qin Sian sebenarnya memiliki seseorang yang dia sukai, tidak hanya kepada teman lama nya tetapi juga kepada kedua teman yang Lin.
dimulai bahwa Qin Sian meminta seseorang mencari seorang pria hingga dia pergi selama tujuh tahun untuk mencari pria itu namun tidak bisa ditemukan.
reaksi mereka sangat terkejut,di dunia yang kejam ini dimana mereka yang kuat berkuasa bahwa Qin Sian menyukai seseorang, itu adalah sia sia.
di sisi lain meng Qitian Justru menguat kan keyakinan nya bahwa orang yang berada di hutan kemarin benar benar Qin Sian.
..........
Obsesi bukan hal yang baik namun seorang dewa saja bisa terobsesi dengan cinta.
di malam hari nya,Qin Sian berbaring di ranjang nya bersama yang Lin,namun Qin Sian masih memejamkan mata nya, dia bangkit dari ranjang nya dan memakai jubah nya.
berjalan dengan pelan ,saat dia membuka pintu dan pergi,di balik pintu yang Lin membuka mata nya dan melihat Qin Sian pergi.
Ditengah malam,Qin Sian pergi ke taman ,dia melepas kan jubah nya dan mengayunkan pedang nya.
Wanita yang tidak bisa melepas kan beban hati nya ,yang dia lakukan hanya mengayun kan pedang nya.
dia mengayunkan pedang nya sambil mengernyitkan alisnya."menyebalkan."