
Saat Qin sian berjalan pergi,tiba tiba pria itu meminta Qin sian berhenti."siapa nama anda?."tanya nya menatap punggung qin Sian.
Qin Sian tidak menatap balik nya dan berkata dengan dingin nya."aku tidak suka memberi tahukan nama ku kepada seorang yang lemah,jika kau ingin tahu nama ku..jadi kuat dan kalahkan aku, karena aku tidak suka orang lemah apalagi bodoh."ucap qin Sian pergi begitu saja.
saat dia pergi semua orang memberikan jalan nya.
di sisi lain seseorang memperhatikan Nya."wanita yang menarik.".
.
dia menghela nafas nya dan pergi ke tempat lain,dia tidak tahu dia ingin pergi kemana namun dia ingin pergi kesebuah Tempat yang tenang,yaitu Hutan.
tapi ada gangguan, seseorang mengikuti nya.
"hei bocah, kenapa kau mengikuti ku..!"ucap Qin Sian berhenti dan menoleh.
"kau anak yang tadi!! kenapa kau mengikuti ku..!!"
"n-nona...saya ingin mengikuti anda."
"apa?."
anak itu berlutut di tanah dan berkata."saya ingin mengikuti anda tidak masalah jika anda menjadi kan saya pelayan,saya tidak ingin hidup seperti ini..!! kumohon nona pendekar,tolong bawa saya di Setiap perjalanan saya..!"ucap nya dengan berlutut dengan sungguh sungguh.
Qin Sian menatap itu,dia memikirkan nya dan berkata."ck.siapa nama mu?."balas nya.
"Yuo luo..."ucap anak laki laki itu menatap wajah Qin Sian.
Qin sian menghela nafas nya dan memegang pinggang nya dan mengulurkan tangannya."tidak perlu menjadi pelayan.. apakah kau ingin jadi murid ku.?"ucap nya.
"maaf?."
"Kau tidak mau,jadi murid ku.?"balas Qin Sian mengangkat alis Nya.
"t-tidak!saya merasa terhormat,saya akan berlatih dengan sungguh-sungguh!!."ucap anak itu.
Qin Sian termangu dan berpikir."aneh.. kenapa aku merasakan seseorang Pernah mengatakan itu."
"hm..apakah kau ingin tangan ku seperti ini..!!kau ingin membuat tangan master mu ini sakit..!"bentak Qin sian.
."m-maaf."
Qin Sian menggapai tangan anak itu,dia melanjutkan perjalanan nya dengan menggandeng tangan Yuo luo.
Qin Sian pergi ke hutan,dia membentuk wilayah nya sendiri di hutan itu,hari pertama mereka tidur di hutan, dihari selanjutnya mereka membangun rumah pelatihan yang sangat sederhana.
hari demi hari mereka berlatih, sebelum itu Qin Sian membelikan pakaian untuk nya,saat matahari terbit,Qin Sian melatih nya, tanpa alasan Qin Sian memilih dia menjadi murid.
Qin sejak lahir memiliki mata yang hebat,dia dapat mengenali yang mana yang berharga dan tidak.bagi nya anak itu adalah harta Karun.
Qin Sian melatih nya Teknik pedang milik nya dari yang terendah, perlahan-lahan hingga sampai ke puncak.
"master...anda tidak memberi tahukan nama anda."ucap yuo luo yang sedang bersimpuh.
Qin Sian menatap langit Nya dan menyeringai."aku tidak akan memberitahu kan nama ku, kecuali kau mengalahkan ku."balas nya.
sontak yuo luo terkejut."bagaimana bisa aku mengalahkan guru.!!"
"kalau begitu, tidak ada nama nya nama."ucap Qin Sian.
dia melirik wajah anak yang berumur sepuluh tahun itu, kemudian dia melatih pedang nya, Melatih pedang sampai membentuk tubuh pedang."aku..masih di tahap surgawi Tingkat sembilan,ini tidak cukup untuk melindungiku."
Qin Sian mengarah kan pedang Nya ke udara, membentuk posisi yang kokoh dan kuat, menusuk nusuk ke arah depan, melatih tubuh nya dengan bersamaan menyerap aura.
"ini tidak cukup..!!aku masih tidak bisa mengalahkan wanita di ruang hampa itu..!!"ucap nya dengan tubuh kelelahan.
"master? master..!!"ucap yuo luo menghampiri Qin Sian dengan ekspresi khawatir.
"ada apa?."
"master..mata master berubah, master seperti dirasuki sesuatu,Saya melihat tampilan master seperti berubah."ucap yuo luo.
dengan suara yang pelan."berubah?".
"b-benar.. saya melihat seperti seseorang berambut merah."ucap yuo luo.
"rambut merah!!."
saat itu yuo luo langsung gemetaran, melihat itu Qin Sian merasa bersalah namun anak itu justru mengganggap hal lain."maafkan saya master.. sebenarnya saya sejak kecil dapa melihat hal yang tidak dapat dilihat oleh orang lain.. m-maaf saya master."
mendengar itu,Qin Sian tertegun dan tiba tiba tertawa."hahaha.. ternyata aku memiliki murid luar biasa hebat."Ucap Qin Sian.
"m-master???".