
"segala sesuatu yang tidak ditakdirkan, tidak seorang pun bisa memaksa nya,segala sesuatu yang memang sudah di takdir kan tidak ada seseorang yang bisa menghalangi nya."
"semua nya akan kembali ke posisinya masing masing."
"Ying seperti nya puisi mu tak pernah mengecewakan."balas yin yang mendengar nya.
Ying memberhentikan langkah catur nya dan berkata." heh-puisi ini selalu guru suarakan ketika dia tidak bisa tidur dimalam hari, karena itu aku teringat tentang puisi ini."
Yin menatap Ying dengan tatapan datar dan alis nya yang naik."seperti nya kau Sangat suka memperhatikan guru."balas nya.
pupil mata nya membesar dan kemudian menghela nafas nya dengan pendek dan berkata."memang nya,siapa yang tidak tertarik untuk memperhatikan guru?tujuh tahun guru mengajari kita, tidak seorangpun dari kita bisa mengerti nya,yang kita tahu dia hanya menyukai teh saja,tak lebih dan tak kurang."balas Ying mengangkat papan catur nya dan meletakkan nya.
Yin pun menurun kan pandangannya dan membalas langkah nya."memang nya orang kuat seperti guru bisa kita mengerti?."
Ying tersenyum kecil dan tidak menjawab nya,mereka kembali fokus melakukan permainan Catur nya tak lama dari itu,di sela sela mereka bermain seorang pria datang kepada mereka tiba tiba."apakah..kalian itu tidak bosan berbicara tentang master kalian?."tanya pria itu.
Mereka berdua tersentak dan saling mengerut kan Kening nya."Astaga.. senang bertemu dengan anda kaisar dari kerajaan carent."ujar yin dengan mata yang sedikit kesal.
"hei.. tidak bisa kah kau menyembunyikan rasa tidak suka mu kepada ku.."balas pria itu.
"cih."
Ying tertawa kecil melihat reaksi mereka berdua, kemudian pria itu berkata."Kenapa kalian tidak pernah berhenti membahas guru kalian?."
Ying dan yin saling menatap, kemudian Ying ingin angkat berbicara,saat ying ingin berbicara seseorang menyela nya.
"master adalah orang yang hebat,dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan, tidak ada yang bisa berani melawan nya."balas seorang wanita yang sembunyi di tiang manor
"Master adalah alkemis terhebat."balas seorang pria muda di atas pohon osomonthus.
"Master, meskipun dia kejam tetapi dia memiliki kelembutan di hati nya."balas seorang pria muda yang tiba tiba muncul
kaisar itu terkejut karena mereka tiba tiba muncul tidak hanya mereka Ying dan yin pun tidak lepas dari hal itu,yin tersenyum kecil dan berkata."master adalah wanita tercantik yang pernah ada, jika siapapun melihat master tidak ada seorang pun yang tidak mengakui nya."
"master juga adalah orang yang tidak tertandingi."balas Ying.
kaisar memperhatikan mereka semua dengan pupil bergetar,karena mengetahui fakta betapa hormat nya mereka semua tentang Guru nya, meskipun dia tahu bahwa mereka akan menjawab nya dengan rasa hormat namun prediksi nya salah, tidak hanya rasa hormat namun juga merasakan perasaan kagum.
Ying yang memiliki ekspresi wajah yang dingin jika membahas guru nya menjadi sangat hangat.
Yin yang selalu tenang dalam segala hal dan blak blakan Justru tidak sabar membahas banyak hal tentang guru nya.
Lin mei yang terkenal karena seorang penempa terbaik di seluruh benua ,yang terkenal pemarah dan jujur bisa bisa nya seperti anak kecil membahas guru nya bersama teman teman nya
mereka semua.. seperti nya sangat menghormati seseorang yang di sebut Master itu."benarkah.. sekarang dimana Master mu?."balas nya.
Mereka semua tersentak,Wiji maju beberapa langkah dan berkata."tidak tahu,namun dimana pun guru berada dia pasti akan membuat semua orang Berlutut di hadapan nya."
Kaisar carent pun tertegun dan tertawa canggung."ha..haha aku jadi ingin melihat seperti apa dia."balas nya