
xio Yi hanya terdiam dan menghela nafas panas nya kemudian mengikuti xu mei Tuan nya.
-hingga tiga hari berlalu.-
sungguh Padang pasir yang sangat panas, matahari seolah olah dekat dengan raga,dan angin nya sangat panas.
"hm?ini aneh..kota ini dingin jarak nya tidak jauh dengan Padang pasir."ucap xu mei berdiri di pintu gerbang kota.
"tuan!! sudah berapa kali saya katakan ,anda sesukanya mengubah penampilan anda lagi!!"teriak xio yi
"Groarrrrrrrrrrr"raungan xio yi yang sangat marah
"hentikan xio yi para penjaga kota ini akan mengganggap mu sebagai musuh."ucap xu mei mengatakan dengan tegas kepada xio yi.
xio Yi menghiraukan perkataan Xu mei Meskipun begitu mengentikan nya "cih."
suara langkah kaki yang serentak dan pintu gerbang yang berbunyi kasar dan penjaga yang membawa banyak sekali senjata menyerang nya.
"siapa anda!!"ucap seorang pria berambut perak dan mata keabuan.
xu mei menatap pria itu dibalik topeng nya dan menggunakan pakaian hitam yang misterius.
rambut merah,dan bulu mata lentik dan mata hitam seperti mutiara hitam lagi lagi xu mei mengubah penampilan nya.
"saya ingin mengunjungi kota ini,saya dengar kota ini sangat bagus ."ucap xu mei dengan senyum dan mata yang menutup sebelah seolah olah sedang menggoda.
pria itu mengerutkan alis nya dan berkata "kami tidak menerima orang asing ,anda bisa pergi."ucap pria itu mengangkat pedang nya.
"aku merasa seseorang pernah melakukan ini kepada ku?siapa ya?aha..pria lima tahun yang lalu..benar benar deja vu."ucap xu mei dalam benak nya dan hanya menyeringai di balik topeng nya.
saat dia ingin membuka mulut nya ,tiba tiba seseorang datang dengan tongkat nya dan mata emas yang tajam .
seorang pria yang merupakan pendiri dari kota ini.
"hentikan itu komandan.nona itu jauh jauh datang melewati Padang pasir pasti hanya untuk melihat kota Alphen benar kah nona?"ucap kakek tua itu yang menatap mata Xu mei dengan tatapan tajam dan senyum kecil yang mirip dengan Xu mei.
namun sontak saja semua orang terkejut mendengar pernyataan bahwa kakek tua itu memanggil orang misterius itu dengan sebutan nona yang secara arfiah xu mei Tidak menggunakan pakaian wanita.
xu mei menatap balik kakek tua itu dan cukup terkejut bahwa kakek tua itu mengetahui fakta bahwa Xu mei Seorang wanita terlepas dengan pakaian nya yang tertutup, sedang kan rambut milik nya diikat oleh sehelai pita dan merupakan umum seorang pria memiliki rambut yang panjang.
"tidak hanya itu Mata emas itu seolah-olah melihat ku dari ujung terdalam ku.ini menarik perhatian ku~."ucap batin xu mei bersmirk kecil.
"itu benar .. ternyata anda benar benar sangat baik."ucap xu mei tersenyum.
kakek tua itu membuka mata nya dengan lebar dan tersenyum kecil dan berkata"benar kah..maka silakan masuk saya akan menyambut Anda dan harimau putih anda."ucap kakek tua itu berbalik dan memberikan kode kepada semua orang untuk mundur.
namun pengawasan tetap diperketat.
saat kaki xu mei melangkah maju,dia terkejut karena terpesona melihat kota ini,kota yang indah meskipun tidak besar tapi juga Tidak kecil,kota ini juga termasuk wilayah dari Padang pasir namun di tengah tengah nya terdapat sebuah air yang jernih.
"kota yang damai."ucap batin nya seperti itu.