
Qin Sian memejamkan mata nya kemudian membuka nya,dia menekankan pedang nya ke lantai dan berkata."kalian semua,jika kalian ingin bertarung melawan ku, datangi aku."ujar nya dan mengeluarkan seluruh aura tubuh nya.
Deg!
"Tekanan ini lebih kuat..!!?"
Begitu lah mereka menganggap nya
Qin Sian melirik murid nya Karena merasa tertekan dengan tekanan kekuatan nya.
Qin Sian menyadari itu, melepaskan tekanan nya.
Mereka yang melihat pun kaget, betapa sayang nya Qin Sian dengan murid nya,sampai dia melakukan banyak hal untuk nya
Qin Sian menarik tangan Yuo dan berkata."yuo,mari kita kembali pulang, tempat ini membuat ku muak."ujar nya.
Yuo tidak ingin bergerak dan hanya menatap Qin sian, tindakan itu membuat Qin Sian Bingung."master..darah dari luka mu mengalir hingga ke tangan, setidaknya mari untuk menginap ke tempat lain."
Qin Sian terdiam beberapa saat dan menatap tajam yuo,hal itu membuat yuo kaget hingga tangan muridnya gemetaran."apakah karena aku terlalu memanjakan nya..?!hingga dia berani memerintahkan ku..?!!."ujar batin Qin Sian sampai sudut bibir nya mengkerut kesal.
Ayah Li mei yang menyadari perubahan suasana itu, langsung membuat alasan."ha..haha..begini saja bagaimana jika master menginap di kediaman keluarga kami."ujar nya
Marquis, putra nya, pemilik pelelangan,bahkan pangeran yang meminta mundur dari suksesi terkejut, terutama Marquis,dia kehilangan kesempatan untuk meminta Qin Sian terlebih dahulu untuk Tinggal di kediaman nya.
Qin sian menatap tajam pak tua itu,dan memiringkan kepalanya."kenapa aku harus datang kediaman mu."
Ayah Li mei langsung tersentak dan Marquis tertawa dalam hati nya dan maju ke depan sambil menawarkan tempat di kediaman nya."begini saja.. kenapa master tidak datang ke kediaman keluarga Marquis kami."
Qin Sian kesal dan melepaskan genggaman nya, kemudian darah menetes ke lantai yang berasal dari luka Qin Sian yang berada di punggung nya.semua orang ingin memberitahukan itu,tapi mereka tidak berani dan hanya berteriak dalam batin nya.
"Aku tidak mau. Anak perempuan mu pernah memiliki masalah dengan murid ku."ujar Qin Sian dengan kesal.
."master..."
Qin Sian menatap mereka semua,sontak mereka kaget ,Qin Sian menghela nafas nya dan menggenggam yuo
Qin Sian ingin ingin cepat cepat pergi,karena punggung nya terluka parah, sebenarnya dia ingin tumbang namun jika dia terjatuh maka semua orang memandang rendah Diri nya.
Dia membawa yuo , murid nya dan melewati mereka semua, penglihatan milik Qin Sian benar benar samar samar,dia sudah berpikir bahwa dia sudah mencapai batasan nya."master.. kenapa tidak menginap di Istana saja?."ujar pangeran.
Pangeran hanya tersenyum kecil dan berkata."karena ,kita tidak memiliki masalah.."ujar nya.
Qin sian terkejut dan menjawab dengan suara kecil."dimana?."
"Ya?maaf?."
Sontak Qin Sian tersentak dan berkata."apakah itu jauh dari sini?."tanya nya.
"Ah.. tidak.."
Qin Sian berbalik dan berjalan, pangeran pun tertegun dan menghela nafas nya."seperti nya aku gagal untuk dekat dengan dirinya."
"Apa yang kau lakukan? dimana istana nya."ujar Qin Sian dengan kesal.
Pangeran langsung syok dan pupil nya bergetar."baik, silakan,naik kereta kuda master."
."hm."
Qin Sian dan yuo menaiki kereta kuda yang sama dengan pangeran, kemudian pangeran memanfaatkan kesempatan ini, untuk mengejek mereka yang menawarkan kediaman mereka kepada Qin Sian.
Begitu lah ,Qin Sian dan muridnya tinggal sementara di istana.
Kaisar yang menyadari itu, tidak marah karena kala pertarungan itu,dia melihat Qin Sian bertarung.
Kaisar pun mengakui kekuatan dari Qin Sian karena itu kaisar berpikir lebih baik berteman dengan Qin sian dan menjalin hubungan pertemanan daripada membentuk permusuhan
.....
Keesokan hari nya,ada berita bahwa sekte Tang Hao hancur karena seorang pria gila, dengan kekuatan yang luar biasa. Memiliki mata merah darah , dengan rambut hitam panjang,aura yang mencekam dan kuat.
Rumor mengatakan dia membunuh semua anggota sekte hanya sekali tebas dan hanya menyisakan anak anak saja.
Karena hal itu terjadi,banyak perdebatan tentang orang dibelakang yang menghancurkan sekte Tang Hao.
Hal itu terdengar oleh orang orang yang mengenal Qin Sian.