
Jika irene beberapa hari ini di landa masalah maka berbeda dengan nathan atau alex yang masih sibuk dengan partynya, beda pula dengan simon dan ben yang kembali keaktivitas mereka saat di italia yaitu bekerja di kantor dan rumah sakit walau tak dipungkir mereka rindu alex dan Irene terutama ben yang masih kesal dengan simon karena tidak mengatakan jika irene dan alex pergi selama 1 bulan itupun jika pekerjaan irene sudah selesai.
.
.
.
Pemuda berusaha 16 tahun itu terduduk di depan pintu kamarnya dengan air mata yang berjatuhan dia berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengeluarkan suaranya. Teriakan, bentakan dan suara pecahan terdengar dari luar kamarnya selalu begitu, hari hari pemuda itu dilalui dengan pertengkaran orang tuanya.
'selalu seperti ini! Kenapa.....kenapa selalu begini! Aku mau ikut kakak ! kakak kumohon.... kumohon jemput aku!' hati pemuda itu berteriak mencari perlindungan
Waktu terus berjalan, pertengkaran kedua orang tuanya tidak kunjung berhenti justru semakin menjadi membuat pemuda tersebut lari kedalam walk in closet miliknya agar suara pertengkaran orang tuanya itu tidak terdengar namun sayang suara pecahan dan teriakan masilah terdengar jelas. Pemuda itu semakin merapatkan tubuhnya pada sudut ruangan dengan tangan yang menutupi telinga dan mulutnya yang terus menggumamkan sesuatu secara terus menerus.
Dia tidak tau berapa lama ini terjadi hingga sebuah tangan memeluk tubuhnya, dia tau pemilik tangan ini yaitu kakaknya Brian. Ya pemuda tersebut adalah aciel adik dari Brian, nathan dan clarry yang telah beranjak remaja. aciel yang mengetahui jika kakaknya yang memeluknya segera membalas pelukan kakaknya dengan sangat erat sedangkan Brian berusaha menenangkan sang adik dengan bergumam lagu yang dapat menenangkan sang adik.
Brian pov
Beberapa tahun sudah berlalu, aku juga sudah beranjak dewasa. Di usiaku yang ke 23 tahun ini aku sudah menjadi produser musik terbaik di Italia namun bukan berarti kehidupan ku sudah bahagia, tidak kehidupan ku tidak akan pernah bahagia jika aku tidak mengetahui bagaimana keadaan kedua adikku yang lainnya.
Semua rahasia satu persatu terbuka semakin membuat keluargaku yang sudah hancur semakin hancur, apalagi adikku aciel yang menyalahkan dirinya sendiri setelah rahasia itu terbuka. Trauma dan depresi membuatku was was untuk meninggalkan adikku sendiri, aku takut.....aku takut akan kehilangan adikku lagi. Aku tidak ingin kehilangan lagi maka itu aku memilih menjadi produser dengan studio di mansion untuk menjaga adikku.
Namun hari ini berbeda aku terpaksa harus ke agensi untuk meeting dan meninggalkan adikku dengan bibi, aku juga berharap agar kedua orang tua itu tidak pulang hari ini. Namun harapanku tidak terjadi tepat setelah meeting selesai aku mendapatkan telepon dari bibi jika kedua orang tua itu kembali dan bertengkar membuat aciel berlari kekamarnya.
Benar saja setibanya aku di mansion aku melihat mereka berteriak dan melempar benda di sekitar mereka, ini memuakan aku sudah lelah dengan pertengkaran mereka dan meminta bodyguard untuk membawa mereka keluar dari mansion. Setelah memastikan mereka keluar aku segera berlari kearah kamar aciel dimana bibi yang berusaha memanggil aciel.
"bibi, kau bisa kembali biar aku yang menenangkannya" kataku yang dibalas anggukan sebelum bibi pergi
Aku memasuki kamar adikku menggunakan kunci cadangan, panik adalah hal utama saat tidak melihat keberadaan adikku hingga akhirnya aku menemukannya di lemarinya meringkuk ketakutan dan memanggil clarry. Dengan segera aku memeluknya dan menggumamkan lagu agar aciel tenang
"tak apa ciel....ada kakak disini... Kau tidak perlu takut lagi kakak akan melindungimu" kata Brian
"kak.....kak clarry dimana?" tanya aciel dengan nafas yang belum stabil
"kakak akan menemukan mereka okay....tapi aciel harus bersabar dan membantu kakak juga okay" ucap Brian yang dibalas anggukan oleh aciel
"ciel hanya perlu tetap sehat dan selalu bersama kakak agar saat ka nathan dan ka clarry datang ciel dalam keadaan sehat tidak sakit oke, janji sama kakak?" kata Brian dengan mengeluarkan jari kelingkingnya kearah aciel
"I..iya... Ci...ciel janji" jawab aciel dengan menyatukan jari kelingkingnya dan kekingking Brian
"sekarang kita pindah kamar kakak ya, kita istirahat. Disana kau tidak akan mendengar lagi jika mereka berteriak" kata Brian seraya membawa aciel berdiri dari posisinya
Kamar Brian memang kedap suara apalagi karena profesinya sebagai produser lagu membuatnya tidak dapat menerima banyak suara saat memikirkan ide untuk lagu, karena itu biasanya aciel akan bersama Brian di kamar milik Brian. aciel tertidur sesaat Brian merebahkan aciel di kasurnya kelelahan dan ketakutan adalah faktor besar yang membuat aciel langsung tertidur dikamar kakaknya yang sunyi dan tenang.
Brian memandang aciel yang tertidur dengan sedih, ini dimulai selama beberapa tahun yang lalu tepatnya 4 tahun yang lalu dimana seluruh keluarga davidson mengetahui dalang di balik penusukan pada aciel waktu kecil.
Mrs. davidson atau wanita yang menjadi ibunya lah dalang dibalik itu semua dimana wanita itu beranggapan bahwa anak perempuan tidak perlu dalam keluarga konglomerat bangsawan apalagi hanya keluarga davidson yang memiliki keturunan anak perempuan dan itu membuatnya berpikir jika clarry akan menjadi sumber kehancuran nama davidson karena akan mengikuti suami setelah menikah dan berpikir jika keluarga sang suami akan ikut mendapatkan gelar bangsawan, maka itu wanita itu meminta mantan kekasihnya untuk melenyapkan clarry saat ada perkumpulan keluarga besar davidson dengan iming iming mereka akan kembali berhubungan.
Namun sayang, aciel lah yang terkena namun mantan kekasih Mrs. davidson tetap mendesak Mrs. davidson menjadi pacarnya kembali. Akhirnya dengan paksaan pria itu Mrs. davidson menjadi kekasihnya bila dia tidak ingin pria itu mengungkapkan kebenarannya pada keluarga davidson, 12 tahun lebih mereka berhubungan pria itu berusaha untuk mengajak Mrs. davidson menikah agar memiliki keluarga kecilnya sendiri namun Mrs. davidson terus menerus menolak hingga akhirnya Mrs. davidson memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan mengatakan pada Mr. davidson jika ada yang mengikutinya.
Mr. davidson yang awalnya tidak tau apa apa jelas murka dan menyuruh bodyguard untuk membawa mantan kekasih Mrs. davidson yang dipercaya sebagai penguntit istrinya ke mansion, setibanya di mansion pria itu murka saat melihat Mrs. davidson yang mengatakan keseluruhan orang di mansion jika dia adalah penguntit karena itu lah dia membeberkan semua fakta dan disaat bersamaan keluarga besar davidson berkunjung hingga mendengar perkataan pria tersebut.
Pria tersebut bahkan juga mengatakan jika dia memiliki semua bukti jika mereka ingin bukti dan tentu saja keluarga besar davidson meminta bukti membuat Mrs. davidson ketakutan, Mrs. davidson berusaha menganti topik pembicaraan namun keluarga davidson memutar pembicaraan kembali menjadi topik awal. Perdebatan antara pria itu dan Mrs. davidson diliat oleh seluruh orang hingga tanpa sadar Mrs. davidson mengakuinya Jika itu perbuatannya, sesaat kediaman davidson terjadi keheninggan hingga suara tawa dari pria itu memutuskan keheninggan tersebut.
Pria itu memberikan semua bukti yang ada dan meminta salah satu bodyguard disana membawanya ke kantor polisi pria itu akan menebus kesalahannya dengan menyerahkan dirinya sendiri atas pencobaan pembunuhan dan melukai anggota keluarga davidson, sedangkan anggota keluarga davidson yang lain pergi meninggalkan kediaman keluarga inti davidson dengan rasa bersalah apalagi mereka dulu ada disana namun tidak melakukan apapun. Keluarga davidson tentu terkejut terutama aciel sedari kecil aciel sangat di manja oleh Mrs. davidson itu membuatnya merasa jika alasan lain clarry ingin disingkirkan adalah karenanya.
Mr. davidson memutuskan untuk menceraikan Mrs. davidson seluruh dokumen telah siap bahkan keluarga besar davidson tidak menganggap Mrs. davidson sebagai keluarga mereka lagi setelah semua fakta dan bukti terbongkar namun Mrs. davidson tidak mau bercerai maka itu setiap Mr. davidson pulang maka Mrs. davidson yang sudah tinggal bersama kedua orang tuanya kembali akan datang ke mansion davidson untuk menemui mr. davidson yang sayangnya selalu berakhir pertengkaran.