The Great Sorcerer

The Great Sorcerer
Pencarian Murid #4



“Hooo… kau hebat juga dapat menghindari seranganku.” Ucap Lucas yang sedang nangkring di langit-langit atap.


*Tap Tap Tap*


Heist berjalan menuruni podium, dan perlahan tubuhnya kembali membesar dan bulu hitam kasar tumbuh disekujur tubuhnya. “Sepertinya kita kedatangan tamu yang sangat menarik.” Ucap Heist yang sudah setengah berubah menjadi serigala.


Begitu juga dengan cara Heist berjalan, dia sedikit membungkukan tubuhnya dan mulai berjalan merangkak layaknya serigala.


“Hup.” Lucaspun turun dari atas langit-langit, dan menjulurkan seluruh jarinya yang mengeluarkan lingkaran sihir biru. “Magic of Water – Sharp Thread.” Dan munculah tetasan air di ujung jarinya, kemudian tetasan air itu memanjang keseluruh dan sudut ruangan.


Membuat ruang gerak Theron menjadi sangat terbatas.


“Seriusan nih.” Ucap Theron.


“GRRRRR.”


Heist mulai menggeram, air liurnya mulai menetes dari sela-sela taring, matanya juga menatap tajam ke Theron.


*Set*


Menyadari dirinya sudah tidak bisa lari dan harus menghadapi Heist dan Lucas, Theron memasang kuda-kuda siap bertarungnya. Dengan mengepalkan kedua tangan dan menaruhnya didepan dada, kemudian membuka kakinya selebar bahu, Theron sudah siap untuk melawan Heist dan Lucas.


“Sniiif…Huuu…” Theron menghela nafas panjang untuk menenangkan pikirannya agar dapat berkonsentrasi secara menyeluruh.


“GRRROOAA.”


Heist mulai melancarkan serangannya, dia melompat kearah Theron dengan sangat cepat.


*Cring*


Kuku cakar Heist memanjang dan siap memotong daging Theron.


*Bak*


Namun serangan Heist dapat ditahan oleh Theron dengan sangat mudah, tangan kanan Heist tertahan oleh lengan Theron membuat area tubuh bagian kiri Heist terbuka sangat lebar.


*Tap*


Melihat celah yang terbuka lebar, Theron kemudian melangkahkan kaki kirinya dan masuk ke sisi kiri tubuh Heist.


*BAK*


Sebuah serangan dari sikut Theron mendarat keras dibagian pelipis bagian kiri Heist.


Pandangan Heist seketika menjadi kabur, kepalanya terasa berputar-putar.


*BAK BAK*


Kemudian disusul dengan serangan yang mengarah ke perut dan dada Heist dari lutut Theron.


Semua serangan yang dilancarkan Theron sangat cepat, bahkan pergerakan mata Heist hampir tidak dapat menangkapnya sekalipun.


Melihat Theron yang sedang fokus ke Heist, Lucas memanfaatkan situasi ini dan mulai melancarkan serangannya. Lucas kini tidak hanya menyebarkan benang Sharp Thread miliknya, tetapi kini dia memfokuskan serangan kearah Theron.


*Sreeet*


Sebuah kilatan cahaya tipis kembali menerjang kearah Theron yang sedang bertarung dengan Heist.


Theron sedikit tersentak saat melihat serangan tiba-tiba Lucas yang sudah didepan matanya.


*BRAK*


Theron langsung menendang keras dada Heist sekaligus memberikan dorongan untuk tubuhnya agar dapat melompat menghindari serangan Lucas.


Heist sendiri mendapat tendangan T yang menghantam keras dadanya, dibuat terpental dan terseret di lantai cukup jauh.


Namun, lompatan Theron terlalu jauh sehingga jaring milik Lucas yang sudah dipasang terlebih dahulu.


Walau Theron hanya sedikit mengenainya, tetapi benang itu dapat membuat luka gores yang cukup dalam.


Begitu juga dengan Heist yang mendapat luka goresan akibat benang milik Lucas, dan juga terdapat benang-benang milik Lucas yang tersangkut pada tubuh Heist.


“Hey, bisakah kau tidak mengotori ruangan ku?” Ucap Heist.


“Oh, maaf tuan, nanti akan aku bereskan saat urusan ini telah selesai.”


“Tetapi sepertinya, urusan ini akan sedikit rumit.”


Heist kemudian menarik benang-benang Lucas yang tersangkut pada tubuhnya. “Pantas saja dia menjadi kepala akademi khusus.” Lanjut Heist.


Tubuh Heist tiba-tiba mengeluarkan asap, asap itu mengebul keluar di sekujur luka pada tubuhnya.


Theron terkejut dengan pemulihan luka Heist yang pulih begitu cepat, ditambah dia tidak melihat lingkaran sihir seperti kemampuan penyembuh pada umumnya.


Walau Theron sadar kalau lawannya kali ini bukan manusia, namun dia tidak menyangka akan serumit ini.


***


Lucas tiba-tiba menyeringai tipis. “Tuan tidak perlu khawatir, biar aku yang menyelesaikan ini dengan serangan andalan milik ku.” Ucap Lucas yang sudah siap menyerang dengan kuda-kudanya.


Lucas kini mengangkat jari telunjuknya, kemudain memfokuskan mana pada ujung jarinya itu. Sebuah lingkaran sihir muncul pada lantai tempat Lucas berpijak, kemudian munculah butiran-butiran air di sekeliling Lucas.


Butiran air itu terus bermunculan, yang kemudian, Lucas mengarahkan jari telunjuknya pada Theron “Magic of Water - Spreading Thread.”


*ZRASH ZRASH*


Butiran itu memanjang dengan cepat kearah Theron.


*BRAK BRAK BRAK*


Benang Lucas melesat kencang, beberapa dari benang itu mengarah ke tembok dan menabrak kencang, hingga membuat lubang pada setiap benang yang mengenai tembok gudang.


Theron sudah sedikit memahami teknik serangan milik Lucas. Kini dia mengaktifkan kemampuan “Seer of Magic” miliknya, dan berkat itu, Theron yang dapat melihat dengan jelas kemana arah benang sihir milik Lucas datang.


*Set Set Set*


Theron dengan lihai menghindari seluruh benang sihir Lucas tanpa mendapat luka sedikitpun, tidak seperti sebelumnya.


Tetapi butiran air milik Lucas terus datang, seakan tidak ada habisnya.


“Sial, ini tidak ada habisnya.” Keluh Theron.


“Dia benar-benar sudah gila.” Ucap Heist dalam hati sambil menonton pertarungan Lucas.


Saat seluruh butiran air Lucas sudah habis, nafas Theron sudah mulai terengah-engah dan membuat pandangannya sedikit kabur karena terlalu lama menggunakan kemampuan “Seer of Magic.” miliknya.


“Hah!” Lucas dibuat tercengang karena tidak ada satupun serangannya yang berhasil mengenai Theorn.


Justru, gudang milik Heist yang sudah setengah hancur akibat serangannya sendiri.


Dengan sedikit panik, Lucas melirik kearah Heist yang berada tepat dibelakangnya. “Hehehe, maaf bos.” Ucap Lucas dengan sedikit canggung.


“DASAR BODOH!!!” Teriak Heist.


*Grip*


Heist kemudian menarik kerah baju Lucas, dan mencekik Lucas dengan kesal. “KENAPA MALAH MENGHANCURKAN GUDANG KU!!!”


“Ma-Maaf tuan, aku tidak bermaksud begitu.” Balas Lucas dengan sangat ketakutan melihat bosnya yang marah.


Di sisi lain, Theron sedikit bingung dengan hubungan Hesit dan Lucas. “Sepertinya mereka tidak terlalu akrab.” Ucap Theron dalam hati.


Tiba-tiba perhatian Theron teralih kepada 9 anak yang masih terikat di podium, Theron merasa lega karena benang milik Lucas tidak ada yang mengenai anak-anak itu.


Dan juga rasa kahawatir yang mulai menyelimuti Theron jika pertarungan ini tidak cepat diselesaikan, kemungkinan anak-anak itu akan ikut terluka.


Ketika Heist dan Lucas masih berdebat, Theron jalan mengendap-endap ke anak-anak itu.


Dengan kemampuan mengendap-endapnya yang tidak menghasilkan suara, Theron berhasil berhasil mendekat beberapa langkah.


Theron terus tetap berjalan tanpa memikirkan Heist dan Lucas, karena keselamatan anak-anak itu adalah yang utama baginya. “Aku harus cepat sebelum mereka sadar.”


Tiba-tiba.


*Set*


Heist sudah tepat dibelakangnya. “Mau kemana?”


*BRAAAK*


Heist melancarkan serangan hingga membuat Theron terpental cukup jauh dan menabrak dinding gudang hingga dinding itu menjadi retak.


Theron merasa sedikit aneh dengan Heist yang tiba-tiba memiliki kekuatan yang mampu menghempaskan dirinya dalam satu pukulan. “Sial, bukankah tadi dia tidak sekuat ini.”


*Sreeet*


Dan benang-benang milik Lucas menjalar keseluruh tubuh Theron dan mengikatnya hingga membuat Theron tidak dapat bergerak.


*Tap Tap Tap*


Heist berjalan mendekati Theron, dan dilihat pada dada Heist terdapat sebuah lingkaran sihir merah menyala dengan simbol aneh berbentuk segitiga didalamnya.