
Aster yang tadi pingsan mulai membuka matanya, dia mendengar suara yang menyuruh nya untuk bangun. Aster mencoba untuk bangun, dia terduduk dengan bersimpuh. Melihat ke sekeliling hamparan salju yang tidak ada apa-apa selain dirinya.
Suara yang asing menggema dari langit, suara itu berkata agar Aster menjalani hidup dengan baik. Karena setelah nya dia akan bahagia. Ucap suara itu, Aster tersenyum dia percaya Tuhan menjawab doanya.
Tak lama setelah suara itu menghilang muncul portal yang berbeda dari yang biasanya dia masuki. Portal itu hanya memiliki satu warna putih cerah. Sedangkan yang biasa dia masuki berwarna warni seperti Aurora.
Tanpa pikir panjang Aster bangkit dari duduknya tubuhnya sudah tidak lelah seperti sebelumnya dia terlihat lebih sehat dan semangat. Aster berjalan memasuki portal itu sambil menutup matanya. Aster merasakan sensasi yang berbeda, tidak ada sensasi melayang seperti yang dia rasakan saat memasuki portal sebelum nya. Karena penasaran Aster membuka matanya.
Dia menutup mulutnya, dia sangat terkejut sudah berada di bumi. Dia berjalan sambil melihat sekeliling, tempat yang berbeda namun tidak asing. Aster melewati sebuah butik baju. Dia melihat pantulan dirinya di kaca butik itu. Dia terkejut saat sudah mengenakan baju yang cantik dengan wajah yang fresh. Di tambah di lehernya tersematkan kalung yang saat itu dia buang.
Aster tersenyum, dia bahagia. Namun perlahan senyumnya menghilang. Dia kembali ke bumi? Untuk apa, tidak ada kebahagiaan di planet itu. Eros pergi, melupakan nya. Lalu apa artinya kehidupannya?
Aster terdiam, dia terlihat lesu. Lalu kembali mengingat kebahagiaan yang di janjikan. Dia ingat, suara itu berkata dia harus menjalani kehidupan nya dengan baik. Apa artinya dia harus tetap melangkah maju meski tanpa Eros?
Aster kembali optimis dia memasuki butik itu, bukan untuk membeli melainkan untuk menanyakan apakah ada lowongan pekerjaan? Staf toko itu berkata tidak ada lowongan pekerjaan untuk saat ini. Aster terlihat kecewa tapi bukan masalah ini baru permulaan, dia berpikir untuk kembali ke Apartemen nya. Bagaimana pun itu miliknya kan? Setidaknya bangunan itu tidak akan berganti kepemilikan kan? Aster juga ingat kepemilikan Apartemen itu sekitar 20 tahun jika habis baru di perpanjang. Aster harap begitu.
Aster menaiki taxi lalu meminta di antarkan ke alamat Apartemen nya. Dia bersyukur juga di bekali dompet di saku bajunya. Nominal nya cukup untuk hidup satu bulan di kota besar. Tapi jika dia harus menyewa tempat tinggal mungkin hanya cukup untuk hidup 1 Minggu di sini. Karena itu Aster berharap agar Apartemen nya masih menjadi miliknya.
Aster berjalan dengan terburu-buru setelah sampai, dia menaiki lift lalu menekan angka ke lantai Apartemen nya. Setelah terbuka dia menekan kode Apartemen nya. Aster tersenyum karena kodenya tidak berubah. Dengan semangat Aster memasuki rumah nya.
Dia sedikit heran karena rumah itu bersih, dia bergegas mengambil ponselnya. Dan bersyukur ponsel itu masih bisa hidup. Dia melihat tanggal di ponselnya. Sudah tanggal 27 Mei 2025. Itu artinya dia menghilang selama 3 tahun?
Jika dia ke bumi sekitar tahun 2020, lalu dia berpacaran dengan Eros satu tahun dan satu tahun kemudian Eros menikah dengan Ivory. Lalu Aster menghilang. Benar Aster menghilang selama 3 tahun. Aster melihat pesan yang cukup banyak di ponselnya. Terdapat nama orang yang selama ini dia rindukan. Orang itu terus menanyakan kabarnya dan berharap dia bahagia di manapun Aster berada.
"Eros?" ucapnya lirih.