The Birth Of The Angel

The Birth Of The Angel
Menunggu



Waktu terus berlalu, tapi seolah hanya Eros yang tidak berjalan bersama waktu. Dia tetap terpaku pada masa lalu. Bak raga yang hidup tapi jiwanya tertinggal jauh di masa lalu. Eros menjalani harinya dengan gila kerja dan cenderung mengabaikan dirinya. Sudah hampir dua tahun lamanya Aster menghilang entah kemana. Pencarian nya juga nihil tidak ada hasilnya. Banyak spekulasi Aster sudah tiada, tapi Eros tau Aster hanya tidak ada di planet Bumi. Tapi berada di dimensi lain yang tidak bisa Eros jangkau.


Meski hatinya sepi dan kosong, meski semua orang selalu mengatakan agar Eros melupakan Aster dan melanjutkan hidup.Taoi Eros tidak mau, ini adalah hukuman yang harus dia terima. Aster juga pasti tersiksa selama dua tahun lamanya melihat Eros bersanding dengan wanita lain. Meski harus terus seperti ini dia tidak keberatan, dia akan menunggu Aster sampai akhir hidupnya.


Hari ini Eros sengaja tidak lembur seperti biasanya, dia akan menghadiri pernikahan sahabat nya, Leon. Ya, masa lalu tidak bisa di ubah. Seperti menciptakan variabel baru pernikahan dua tahun lalu tetap terjadi. Yang membedakan adalah saat ini Ivory menikah dengan Leon bukan dirinya.


Eros turut senang untuk keduanya, pada akhirnya Leon menemukan gadis yang di cintai nya dan Ivory berhasil mengikhlaskan nya. Eros mengingat betul hari saat dia menikah dengan Ivory, dia bersyukur hanya dia yang mengingat nya. Hati Ivory pasti akan sangat hancur jika waktu tidak berputar mundur.


Meski rasa bersalah masih menghantui nya, karena menyentuh wanita lain selain Aster. Tapi hal yang sudah terjadi tidak bisa Eros ubah. Dia hanya berusaha untuk menerima dan memperbaiki kesalahannya.


Eros mengikuti acara pernikahan dari awal hingga akhir. Dia senang karena kedua sahabatnya pada akhirnya bahagia. Eros bisa melihat mereka berdua saling mencintai. Dan itu membuat dia sangat bersyukur. Meski hidup nya berantakan, tapi setidaknya orang di sekitarnya bisa merasakan kebahagiaan. Itu cukup untuknya.


Di sisi lain waktu terus berjalan di dimensi lain, hanya kehidupan Eros yang kembali ke masa lalu. Sedangkan Aster? Dia sudah mendaki gunung Olympus entah sudah berapa lama. Rasanya dia ingin mati detik itu juga tapi tidak bisa. Dia ingin menyerah tapi kakinya tidak mau berhenti. Gunung itu penuh ilusi seolah berjalan terus dan tidak memiliki puncak. Tidak merasa lapar tapi sangat kelelahan. Namun meski lelah kaki itu tidak bisa di hentikan.


Angin bertiup kencang, salju turun bahakn panas terik menerjang sudah di hadapin Aster. Meski terasa sakit dia tidak bisa mati. Apa ini adalah salah satu cara penebusan dosa? Setelah dia murni dan suci baru Tuhan akan mengabulkan permintaan nya? Sesekali Aster melihat kesekeliling hanya ada hamparan samudera langit dan pijakan gunung yang terlihat luas seperti bukan mendakit sebuah gunung.


Aster terus berjalan, sampai pada akhirnya kaki itu berhenti juga. Dia berhenti dan detik itu juga tubuhnya tumbang. Dia mulai memejamkan matanya. Semua terlihat kabur dan berbayang. Apa ini rasanya kematian?


Aster tersenyum tipis, mungkin ini jawaban atas semua permohonan nya. Mungkin setidaknya meski tidak bahagia sekarang Aster bisa menemukan kebahagiaan lain setelah kematian. Dia berharap pada akhirnya dia akan bahagia.


"Aku harap aku bahagia, dan bisa bersama Eros kembali," gumamnya lalu tak lama setelah itu Aster benar-benar memejamkan matanya.