Systemverse

Systemverse
Bab 9. Ketakutan terbesar Kallen Krylshine



Yuda dan Sabela ditinggalkan di planet hijau penuh rumput berduri dengan mengenakan pakaian astronot canggih yang dapat menghilang.


Selain transparan baju itu juga tidak membebani pemakainya, keberadaannya benar-benar seperti tidak ada.


Gravitasi disana cukup ringan. Setiap Sabela melangkah dia akan melambung setinggi 3 meter. Ini hal yang baru untuk Sabela, dia refleks berpegangan pada Yuda karena takut melayang sampai keluar atmosfer.


"Tenang saja Sabela, kau tidak perlu memegang tanganku sekuat itu... "


Karena avatar itu dan Yuda saling terhubung, ia pun bisa merasakan sentuhan pada tubuh avatarnya.


Rachel datang membawa barang pesanan Frederica. Nein juga ada disana. Barang yang dimaksud adalah drone yang dapat mendeteksi keberadaan makhluk halus.


Frederica menggunakan drone itu untuk menjaga sekitaran rumahnya dan ibu mertuanya.


Kembali ke Systemverse.


Tak jauh dari tempat mereka mendarat terlihat sebuah pohon berbentuk spiral yang di tengah batangnya ada gua.


Yuda yang tidak ingin memasukinya didorong oleh Sabela yang merasa lebih aman di dalam ruangan.


Di tempat itu untuk pertama kalinya mereka bertemu 'Pemandu'.


Sebuah Sistem sederhana yang akan memandu jalan mereka. Setiap kemunculannya ditandai dengan munculnya struktur aneh yang berkaitan dengan tempat tersebut.


<Selamat datang di [Alter Life]>


<Kami akan mewujudkan harapan yang gagal diwujudkan dengan kekuatan anda sendiri>


<Silahkan tunggu 10 detik>


10 detik kemudian seorang anak laki-laki terealisasikan dari kepingan cahaya emas.


Usianya sekitar 6 tahun. Dia mengenakan baju sekolah dasar negeri Sakura.


Sejak dulu Yuda penasaran cara pengunjung alam semesta lain memahami bahasanya. Ternyata anak sd dari Systemverse ini juga menggunakan bahasa yang sama dengan Yuda.


Yuda bertanya. "Adik, dimana kau belajar bahasa Indonesia?"


Anak laki-laki itu menjawab. [Itu tidak penting sekarang.]


Sabela bertanya. "Siapa kau? Apa kau manusia?"


Anak laki-laki itu menjawab dengan senyuman. [Aku bukan manusia. Aku adalah Sistem pemandu turunan, wujudku ini berdasarkan bentuk yang paling kalian sukai.]


Sistem pemandu turunan disingkat SPT mengantar Yuda dan Sabela keluar gua.


Sabela memberi Yuda sebuah barang yang akan berguna jika mereka berdua tersesat.


Meskipun sedikit memalukan Yuda tetap memakai kalung kerang itu.


Kemudian mereka melanjutkan perjalanan sambil dipandu Sepit (Nama panggilan SPT yang disetujui Yuda dan Sabela)


Di tempat lain Otto dan Kallen juga berhasil menemukan tempat bersemayam Sistem Pemandu.


Struktur berbentuk wajah tiki, di dalam mulutnya terdapat Sistem dan wujud SPT nya sangat cantik. Otto harus menahan diri setiap Sistem itu menatapnya.


Kallen meminta Otto fokus. Entah mimpi apa mereka semalam, Sistem mengantar mereka ke tempat yang penuh dengan mayat hidup berbentuk tengkorak.


Kallen bersembunyi di belakang Otto. Siapa sangka Kallen memiliki ketakutan terhadap mayat hidup tipe skeleton.


Kallen meremas bahu Otto, kekuatan remasannya yang besar membuat Otto syok sampai kehilangan kesadaran.


"Konyol!! Kenapa kau malah pingsan!?!?"


Kallen menggotong Otto lalu menebas para skeleton.


Meskipun tebasannya membinasakan setengah pasukan skeleton Kallen tetap berlari ketakutan.


"Ha... ha.. ha.. "


Kallen berhasil bersembunyi di wajah tiki. Dia memeriksa bahu Otto, bahunya membiru sepenuhnya.


Kallen tidak sadar ketakutannya memberinya kekuatan yang besar. Otto belum sadarkan diri setelah 10 menit.


Satu jam kemudian Otto sadar tapi dia belum mau sadar, jadi Otto menyuruh Sistem Pendongeng menyetrumnya agar dia pingsan kembali.


Kallen kembali membawa kayu bakar. Dia membuat angin tebasannya berputar seperti topan lalu meletakkan ranting pohon di tengahnya.


Dengan cara itu dia berhasil menyalakan api.


Kallen menghias gua tiki itu dengan ranting, daun, dan bunga yang dia temukan.


Hingga saat Otto bangun dia merasa bangun di surga dengan sesosok bidadari tidur di sampingnya.


"Dia mengubah gua kotor ini menjadi kamar tidur peri!? Sangat berbakat." ucap Otto dalam hati.


"Tapi kalau dibandingkan Vanessa masih lebih seksi, akhh..! Apa yang ku pikirkan..?" hatinya berkata lagi.


Otto seakan mendapat inspirasi desain kamarnya di masa depan.


Saat akan bangun Kallen mengigau menariknya kembali lalu memeluknya seperti guling. Otto memutuskan menunggu Kallen bangun.


Di tempat lain lagi, Kikira dan Rafaela jatuh ke kubangan lumpur.


"Euuw... Bajuku kotor.... " Keluh Kikila di pinggir rawa sambil membuang lumpur di dalam sepatunya.


Rafaela mengeluarkan spatula. Dengan kekuatan Sistem dia mengambil sampel lumpur rawa itu untuk digunakan sebagai bahan masakan nanti.


Rafaela menjawab. "Aku ini rakyat jelata. Orang sepertiku bisa memakan apa saja, tidak tau kalau orang kaya sepertimu."


Rafaela menunjukkan skill memasaknya yang diajari oleh Sistem. Lumpur itu menjadi bumbu menyedap dalam hidangan Salad spesial.


"Silahkan~ hidangan ramah lingkungan ini seharga 8 koin emas di duniaku."


Rafaela bergaya layakny chef papan atas. Kikila mencicipi masakannya, rasanya membuatnya terkejut serta mengakui Sistem Koki.


Rafaela dan Kikila sama sekali tidak peduli dengan misi. Mereka bisa hidup di mana saja dengan Sistem Koki milik Rafaela.


Kallen terbangun di pelukan Otto. Dengan lembut dia menyingkirkan tangan Otto kemudian menadah air yang jatuh dari atap gua.


Air itu kemudian membangunkan Otto dari tidur nyenyaknya.


"Bangun! Aku bosan nih!"


Otto mengelap wajahnya di baju antariksa Kallen.


Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan. Alter Ego Kallen tidak takut pada undead tipe skeleton. Justru dia senang bertemu dengan skeleton.


<Selamat datang di level pembuka Menara Terbalik>


<Kallen Krylshine dan Otto Night>


<Kalian memiliki kualifikasi raja dan ratu Systemverse, terlepas dari apa pun tujuan kalian>


"Jangan banyak bicara Sistem! Katakan dimana SPT kami!"


SPT Kallen tertangkap oleh para skeleton. Kallen tidak tau kalau SPT adalah makhluk yang harus dilindungi. Kemarin dia terkena tebasan Kallen yang membuatnya terlempar sangat jauh.


"Jadi ini salahmu?"


Kallen kembali ke kepribadian aslinya.


"I-iya itu salahku,"


Otto mengubah hukum gravitasi di tempat itu menjadi terbalik. Sayangnya kekuatan itu hanya bertahan selama 20 detik, jumlah makhluk yang terpengaruh memperpendek aktivasi kekuatan hoax itu.


Kallen memotong ruang dengan mudahnya. Ruang waktu yang terpotong terisi dengan angin, menarik Foolis (nama pemberian Kallen) dengan kecepatan tinggi.


Malaikat hitam menangkap Creopatra (nama pemberian Otto) yang terlempar dalam kecepatan tinggi.


"Syukurlah Creopatra,"


Creopatra yang merasa terjahati oleh Kallen langsung menghambur ke Otto.


Pasukan skeleton yang selamat dari pengisian ruang diselimuti perasaan dendam yang sangat besar.


Dendam itu berubah menjadi kekuatan, mengevolusi eksistensi mereka.


Undead tipe skeleton itu pun berubah menjadi Large Skeleton.


Kallen memberitahu Otto kalau kepribadian aslinya tidak akan bisa menghancurkan para skeleton itu.


Kallen masih bisa menggunakan kekuatan supernya meskipun itu sudah melemah karena lawannya tipe Undead.


"Killer World, Cross Claymore!"


Tebasan zig zag membelah daratan, meninggalkan celah selebar 8 meter dan panjang 200 meter.


Otto heran apa yang membuat Kallen tidak percaya diri padahal kekuatannya sangat besar.


Alasannya berhubungan dengan trauma masa lalu dan ketakutan yang dialami Kallen.


***Flashback Kallen Krylshine***


Dulu Kallen memiliki dua anak laki-laki bernama Jahad dan Slay.


Kedua anak itu sangat baik dan berbakat dalam kultivasi. Sayangnya mereka memiliki orang tua yang buruk.


Suami Kallen menelantarkan mereka, sedangkan ibunya tidak memiliki kekuatan yang cukup meskipun cintanya sangat besar.


Dunia itu kejam. Kallen harus merelakan kepergian kedua anaknya karena penyakit misterius yang membuat wajah mereka putih seperti mayat.


Nasib buruk tak berhenti sampai disitu, Kallen dikutuk oleh kedua anaknya agar terus bersama mereka. Akibatnya Kallen ke alam sebelum alam baka.


Kejadian itulah yang mengilhami Sistem Lone Wolf memilih Kallen. Dia adalah satu-satunya manusia bernyawa di alam itu, tanpa satu pun teman maupun orang yang peduli padanya. Roh anak-anaknya menjadi jahat dan meninggalkannya.


Kallen terus bertanya apa kesalahannya sehingga mereka tega mengutuknya. Jawaban dari pertanyaan itu masih belum ditemukan hingga hari ini.


"Aku... Anak-anakku... "


Sistem Lone Wolf mengambil alih tubuh Kallen. Dengan sangat cepat dia menghabisi para Undead yang membuat daratan membusuk.


Walaupun sempat mendominasi nyatanya kesedihan manusia lebih besar dari kekuatan sang Sistem. Kallen kembali terduduk sambil menangis rasa bersalahnya.


Otto pun maju menggantikannya, dia meminta Kallen menceritakan kisahnya.


.................................................................................


Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.


Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁


.................................................................................