
Otto dan Kallen naik ke atas arena. Kallen membela diri, Otto berusaha membenarkan kebohongannya.
Pertengkaran mereka menjadi tontonan yang menarik bagi sebagian besar orang.
"Lihat mereka bertengkar, hahahaa... "
"Wanita cantik itu cukup galak. Dia tipemu, Benstern!"
"Jangan biarkan ****** itu merebut giliranmu!"
"Perka*s saja wanita itu, hhahahahaa...!!"
Kallen marah lalu berusaha menyerang orang-orang yang melakukan pelecehan verbal padanya.
Akhirnya Kallen mengalah. Dia menghampiri Yuda dengan penuh amarah.
Pertandingan Otto dimulai.
Dia melawan seorang pengguna sistem olahraga.
Kekuatan yang dimiliki sang binaragawan adalah mengubah arena pertarungan menjadi lapangan olahraga pribadinya, di dalam lapangan pribadinya si binaragawan bisa melakukan segala bentuk serangan fisik.
Sedangkan kekuatan Otto ialah mengubah kebohongan menjadi kenyataan.
Otto membuat kebohongan yang membuat mata si binaragawan tidak bisa dibuka. Headlne berita hoax itu 'Korban Jigsaw'.
< Berita hoax hari ini >
Korban Jigsaw,
Diduga tertangkap oleh jigsaw, seorang pria dijahit mata dan mulutnya.
Setelah membutakan lawannya Otto menghabisinya dengan membabi buta. Secara teknis kekuatannya jauh lebih superior sehingga tidak sulit bagi Otto untuk mengalahkannya.
Ronde ketujuh berakhir dengan brutal.
Otto meminta maaf pada Kallen. Dia menggunakan berita hoax untuk mempercepat arus waktu yang dialami Kallen.
Otto meningkatkan kecepatan arus waktunya sampai 10 kali lipat.
Sehingga saat Kallen sadar dia sudah sampai di gilirannya.
"Terima kasih Otto Night,"
Kallen segera naik ke panggung.
Entah kenapa setiap Kallen beraksi selalu muncul lawan yang sangat kuat. Kallen berhadapan dengan pengguna sistem kultivasi yang sangat kuat.
Serangan pertama si kultivator pun sangat mengerikan, dia menjatuhkan meteor raksasa ke arena, memaksa Kallen turun dari arena.
Serangan itu memporak porandakkan arena, memecah kehebohan, dan menjatuhkan mental para petarung.
Turun ke arena tidak membuatmu didiskualifikasi, Kallen menebas dengan pedang yang dia dapatkan dari Yuda.
Replika pedang pencipta sistem memang tidak pernah gagal membuat keajaiban.
Nostradamus berkata. [Pedang itu, meskipun hanya replika memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya serang dan daya hancur pemakaianya. Aku tidak pernah melihat ada kemampuan lain yang dimiliki pedang itu.]
Kallen melawan dengan pedang itu. Si kultivator memiliki kecepatan dan jangkauan yang berbahaya.
Sembari menyerang Kallen kultivator pria itu memperkenalkan dirinya.
"Salam, aku Zhehang Xiejin,"
"Aku tidak peduli kau siapa, Zx, Zx!"
Kallen melancarkan tebasan yang tidak pernah mengenai Zhehang.
Zhehang mempermainkan Kallen dengan jurus berbasis elemen air yang memungkinkannya membuat salinan tidak terbatas dirinya.
Kallen menebas semua salinan itu.
Pertarungan keduanya mencapai level yang berbeda saat Zhehang menjatuhkan hujan meteor sebesar gunung.
Kallen menghancurkan salah satu meteor itu kemudian berlindung di atas awan. Kallen bisa melewati awan karena dia bisa melapisi tubuhnya dengan cakra angin sehingga memungkinkannya untuk terbang.
Otto mengagumi kekuatan Kallen. Kalau mereka berdua bertarung kemungkinan Otto akan kalah dalam pertarungan fisik tapi menang dalam penggunaan Hax.
Karena sudah terlanjur curang sejak pertandingan Rafaela, Yuda pun berniat akan membantu Kallen.
"Aku tidak yakin hoax ku akan bekerja padanya. Terakhir kali dia bisa menahan efek kekuatanku."
"Coba saja dulu, tidak mungkin kau yang dulu sama dengan yang sekarang? pengguna sistem itu terus bertambah kuat setiap harinya."
Otto tidak yakin bisa memperkuat Kallen, tapi dia lebih tidak yakin bisa menang berdebat dengan Yuda.
Otto pun mengabulkan permintaannya. Segera Sistem Otto memperkuat tubuh Kallen.
Kallen tertawa saat Miracle milik Otto merasuki tubuhnya. Miracle Otto membuat tubuh Kallen jadi jauh lebih ringan.
Kallen pun menyerang si kultivator dengan lebih, lebih, lebih, dan lebih cepat lagi.
Kultivator itu mulai terjangkau dan saat dia benar-benar telah menjangkaunya Kallen melancarkan tebasan yang secara mengejutkan mampu membelah seluruh pulau itu.
Tebasan yang baru saja Kallen lakukan merupakan perwujudan dari tebasan terkuatnya yang kini telah mencapai tier yang lebih tinggi.
Zhehang yang terkejut lantas mengarahkan ribuan pedang melayang ke Kallen.
Sekali lagi Kallen melakukan tebasan itu dan dalam sekejap pedang pedang yang mengarah padanya berubah menjadi abu.
Zhehang terkena tebasan itu. Perut kirinya sobek dan dia telah terluka parah.
"Menyerahlah, aku tidak mau membunuh seperti yang monyet itu lakukan." monyet adalah Otto. Kallen melanjutkan. "Kalau menyerah sekarang kau bisa menemui ketua kelompokku, dia akan mengobati lukamu dan kau bisa melanjutkan perjalanan ke puncak menara dengan sehat."
Zhehang tertawa mendengar bualan gadis di depannya. Dia menyahut. "Nasib buruk akan menghampiri mereka yang kalah. Itulah yang terjadi padaku di kehidupan sebelumnya."
"Kesialan datang bukan karena kau lemah, tapi karena kau kurang ramah pada sekitarmu. Aku pernah merasakan semua itu, di kehidupanku sebelum kembali dari alam kematian. Jika tidak ingin tertimpa nasib buruk, menjauhlah dari orang-orang."
Zhehang termenung mendengar nasihat Kallen.
Di mengangkat tangannya, menarik sebuah pedang dari cincin penyimpanannya, lalu beradu pedang dengan Kallen.
Tampak gumpalan jeli berwarna emas keluar dari tubuh Kallen. Gumpalan jeli tersebut kemudian berubah menjadi air lalu menguap menjadi butiran embun.
Itu adalah proses pematangan cakra yang dikuasai oleh semua pengguna skill di dunia Kallen.
Kallen dan Zhehang saling berhadapan, pedang mereka menempel. Zhehang berkata ke Kallen yang diliputi cahaya berwarna emas. "Kau sangat indah, apakah itu sesuatu seperti spirit?"
Kallen menggeleng lalu menendang Zhehang.
Zhehang semakin kagum pada Kallen, dia wanita yang sangat kuat.
Sistem Lone Wolf muncul di samping Kallen. Partner sehidup sematinya itu membantu Kallen dengan meng-amplifikasi input cakra yang akan Kallen keluarkan.
Jadi Kallen dibantu oleh 3 makhluk sekaligus. Sistem Lone Wolf, replika pedang pencipta sistem, dan berita hoax Otto. Sistem menggandakan input cakra yang dilepaskan Kallen, pedang menggandakan cakra yang dilanjutkan kepadanya, dan buff Otto mempercepat larinya.
Creakk!
Dengan satu tebasan Zhehang terbelah dua, space di belakang ikut terbelah, secara tidak sadar Kallen sudah mempraktekkan skill No Clip.
Zhehang jatuh ke atas arena yang nyaris runtuh, Kallen pun dinyatakan sebagai pemenangnya.
Kallen berjalan lesu kemudian menjatuhkan diri ke pelukan Otto.
"Ya ampun, kalau mau dipeluk bilang dulu~"
Kallen menyahut dengan nada gusar. "Aku tidak ada niatan menjatuhkan diri, tubuhku lah yang tidak sanggup lagi untuk berdiri, jadi jangan berpikir macam macam."
Tinggal Sabela dan Kikil yang belum maju. Otto mempercepat waktu mereka sama seperti Kallen.
Tibalah saatnya Sabela bertarung. Dia bertarung menggunakan akar dan daham pohon mirip seperti Ent di cerita fiksi barat.
Sabela juga mampu melakukan sebuah serangan mematikan berupa menimpa lawan dengan batang pohon raksasa atau mengubah lawan menjadi pohon.
Sedangkan untuk Kikil, dia melakukan hal tidak terduga dalam pertarungan. Gadis kecil itu berpura pura lemah untuk meninggikan ego musuh kemudian menghancurkannya sampai berkeping keping.
Sentuhan Kikil mengandung sel kanker yang sangat mematikan.
Setelah membunuh musuhnya Kikil akan menjilat jarinya untuk membunuh sel kanker dengan air liurnya. Jika hal itu tidak dilakukan Kikil akan terkena sel kankernya sendiri dan mati konyol.
.................................................................................
Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.
Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁
.................................................................................