Systemverse

Systemverse
Bab 12. Melampaui aliran waktu



Dunia itu seakan tidak menginginkan kehadiran mereka.


Di dunia nyata, Yulia yang ditegur langsung oleh atasannya menyanggah semua tuduhan Nadia kecuali bagian memarahi pegawai yang terlambat.


Terlepas dari siapa yang benar dan siapa yang salah, Yuda ingin Yulia memperbaiki hubungannya dengan Nadia. Raiga dalam raga Yuda pun kembali memperingatkannya untuk berhati-hati dalam bekerja.


Setelah itu Yulia mulai introspeksi diri, dia mengakui kebohongannya. Semua yang dikatakan Nadia benar. Yulia mengancam akan memecat pegawai yang terlambat hanya sebagai gertakan.


Diketahui Yulia pernah membayar seseorang untuk bekerja di restoran lalu memecatnya setelah 3 bulan. Semua itu hanya skenario yang dibuat untuk meyakinkan yang lain. Sementara uang denda yang dia kumpulkan disimpan di dalam brankas lalu dikembalikan ke pemiliknya saat gajihan, tanpa sepengetahuan pegawai lain.


Di tubuh Raiga terdapat alat Lie Detection. Ternyata Nadia lah yang salah paham.


"Dia masih polos seperti dulu, Nadia."


Yuda menepuk dahinya.


Beberapa menit yang lalu tim ekspedisi Systemverse menemukan wilayah yang penuh dengan objek objek dan struktur bergaya Surealis.


Di tempat itulah Otto dan Manusia terdampar sebelumnya.


"Rika, cepat telepon Vanessa, suruh dia kesini! Arqan, Rachel, dan Nein juga, panggil mereka semua!"


Rika menelepon mereka satu per satu.


Vanessa yang tinggal di seberang rumah langsung menyeberang.


- pov avatar Yuda -


Buku imajinasi melompat dari tangannya. Lompatan itu disebabkan oleh serangan Kallen yang membentur atap dunia imajinasi.


"Dia tidak akan bisa keluar dari sana. Tidak pernah ada yang bisa. Sambil menunggu dia sadar lebih baik ia dikurung."


Yuda menutup buku itu lalu memasukkannya ke virtual pocket.


"Dimana yang lainnya?" (Yuda)


"Aku tidak tahu. Mereka ditelan oleh jam bermulut. Yang itu jamnya!"


Jam bermulut itu tengah mandi di sungai yang airnya berada di atas, anti gravitasi.


"Tetap disana, biar aku yang menebasnya."


Saat akan ditebas jam itu melarikan diri dengan cara yang tidak wajar. Dia membawa sungai terbalik itu.


Yuda menandingkan air sungai itu dengan air dari Tank Fish.


Ketika berhasil menjebak si monster Yuda memikirkan cara membelah perutnya tanpa memotong tubuhnya.


Maksudnya bagaimana?


Perut monster itu sangat kecil hanya seluas satu meter. Kemungkinan Rafaela dan Sabela ditelan dalam posisi berdiri.


Jika sembarangan menebas, tebasannya pasti akan kena Rafaela.


Otto yang kesal menyebut mereka dan Kallen beban tidak berguna.


Sistem Rafaela gunanya untuk memasak. Sistem Kallen meningkatkan kekuatan dengan bayaran kesendirian. Dan sistem Sabela memungkinkannya untuk terhubung dengan 9 dunia di pohon YGGDRASIL.


"Seharusnya aku menanyakan lebih banyak tentang Sistem Sabela.. "


Sistem Pemandu menurunkan teror kepada para penyusup yang tidak lain adalah Yuda dan kawan kawannya.


Jiwa Kikil terlempar ke ujung Systemverse.


Kallen dirasuki oleh entitas Sistem yang lebih kuat dari Lone Wolf.


Sabela dan Rafaela terjebak dalam buah mimpi buruk. Mereka berada di atas struktur berbentuk pohon yang dilindungi oleh versi jahat diri mereka.


Sistem Pemandu menampakkan dirinya.


Malaikat hitam langsung keluar dari punggung Otto, mencoba menebas Sistem Pemandu.


< Sistem Pemandu >


< Aku sudah salah menilai kalian >


< Mulai saat ini Systemverse akan memburu para penyusup hingga ke alam semesta mereka >


Sistem Pemandu berubah nama menjadi "The Destroyer". Dia dapat memanggil dua bola petir raksasa yang mampu mengakupuntur daratan hingga tenggelam ke dasar air.


Untungnya Yuda selalu berhasil menyelamatkan diri, dan Otto serta Kallen masih selamat di dalam bukunya.


Yuda panas dingin saat melihat hujan petir mengikis daratan itu sampai hilang dari permukaan laut.


Sebenarnya dia juga bisa melakukan itu dengan cincin bumi. Tapi apakah dengan mengalahkan The Destroyer teman temannya akan kembali?


The Detroyer menatap ke arahnya. Sinar lurus keluar dari telapak tangannya dan membelah lautan hanya dengan kecepatan terbangnya.


Yuda memasukkan laser itu ke buku imajinasinya untuk diteliti oleh Sistem.


Seorang agen baru pun ditugaskan untuk meneliti laser The Destroyer. Jika penelitian itu menemukan titik terang mereka mungkin akan menemukan cara menghancurkan The Destroyer dengan mudah.


Sistem Kebaikan menyuruh Yuda untuk bertahan sampai penelitian selesai.


Yuda pun mengeluarkan Otto. Otto dengan kekuatan Hax nya sangat cocok untuk melawan musuh berdaya hancur kuat.


The Destroyer bersiap menembakkan lasernya lagi.


Otto berdiri di atas bahu malaikat hitamnya sedangkan Yuda sedang membuat karakter fiksi yang sangat kuat.


The Destroyer menembakkan orb yang mengandung salah satu dari 4 elemen. Saat orb itu sampai di depan lawannya mereka akan meledak dengan elemen yang tidak diketahui.


Otto mencoba mengembalikan orb itu tapi malaikat hitamnya tak bisa melakukannya dan orb itu meledak di ujung tongkatnya.


"Gunakan Blind Magic Lyra!"


Malaikat hitam bertongkat bernama Lyra itu pun melafalkan mantera yang membuat The Destroyer kehilangan kemampuan mengidentifikasi warna.


Otto melanjutkan serangannya dengan sihir jam pasir yang mampu meledakkan jiwa lawannya saat pasir di bagian atas jam terisi.


The Destroyer mengejek Otto. "Kau konyol! Aku tidak memiliki!!"


The Destroyer melempar petir berbentuk Dwisula.


Walaupun Otto dan malaikat hitamnya berhasil menghindari Halberd nya mereka tidak cukup cepat untuk menghindari ledakannya.


Alhasil Otto dan malaikatnya jauh ke laut.


"Sistem! Berapa kali lagi aku bisa memanggil Horsemen?"


[ Sistem Pendongeng ]


[ Satu kali lagi. ]


Otto memanggil malaikat hitam kedua yang membawa pedang api. Cukup dengan dua Horsemen semangat temupurnya kembali naik.


Yuda sempat bingung harus menulis apa, lalu dia mendapat inspirasi dari film Prince of Persia the sands of time dan menggambar sebuah item yang dapat memutar balikkan waktu.


Gambarnya menjadi nyata, harapannya terpenuhi dengan si belati yang bekerja sesuai imajinasinya.


Belati itu melompat ke laut dan mengubah mereka menjadi sarana untuk melompati waktu ke masa lalu.


Yuda pun kembali ke waktu saat dia dan yang lainnya akan berpisah di pesawat antariksa.


Dengan cepat Yuda memegang tangan Kikil dan pengguna sistem perempuan lainnya, mereka lah yang tertimpa banyak masalah sejak menginjakkan kaki di Systemverse.


"A-apa yang kau lakukan tuan Yudistira?" tanya Kallen malu malu.


Tanpa rasa khawatir Yuda menceritakan semua yang telah dia lihat.


Kematian Kikil, amukan Kallen, Rafaela yang kena mental, semua tragedi itu terjadi dalam dua hari. Dan Yuda tidak punya kemampuan untuk mengatasi semuanya selain dengan Time Leap yang membawa ingatan serta kesadarannya kembali ke masa lalu.


Kallen dan yang lainnya saling menatap dalam diam. Mereka sepakat menjadikan Yuda ketua ekspedisi itu, mengesampingkan harga diri mereka.


Bukan hanya avatarnya yang Time Leap Yuda yang asli juga kembali ke dua hari yang lalu, sekarang dia harus mengulangi aktivitasnya.


< Sistem >


< Selamat! Anda telah berhasil melakukan Time Leap pertama anda >


Meskipun Yuda memulai kembali dari awal, The Destroyer masih mengingat misinya dan memulainya dari awal.


Dengan strategi berbeda The Destroyer memancing tim ekspedisi dengan memunculkan miliyaran manusia di permukaan planetnya. Namun sekarang Yuda sudah tidak bisa ditipu lagi.


.................................................................................


Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.


Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁


.................................................................................