
Bersamaan dengan itu, Kallen mendapat hadiah naik lantainya. Semua anggota party mendapat hadiah yang menarik, beberapa uang koin yang jika ditukar bisa untuk membangun kehidupan baru yang serba berkecukupan.
Bukan sembarang koin, koin itu sepenuhnya mengandung berlian seberat 500 gram dan membawanya sangat mudah.
Otto penasaran dengan Kallen. Bagaimana perasaannya setelah menggunakan kekuatan Sistem Pendongeng? Otto bertanya seperti itu padanya.
"Kekuatanmu sangat hebat, rasanya aku bisa melakukan apa saja dengannya. Tapi tetap kekuatan milikku sendiri yang terbaik."
Kallen berusaha menyangkal kehebatan Sistem Otto. Nyatanya, kemampuan pria itu unggul dari segala aspek dibanding Sistem Lone Wolf.
Kallen menunjukkan hadiah khusus penyelesaian lantai pertama yang hanya diberikan padanya.
Otto mengambil benda kecil itu dari tangan kecil Kallen. Hadiahnya adalah sebuah buah catur 'benteng'. Buah catur itu memiliki efek ketika dipegang, fungsinya mirip seperti item atau relic dalam video game.
< Benteng < Meningkatkan kecepatan lompatan dan elakan sebesar 50% >
< Selamat! Anda mendapatkan Julukan < Master of Golem > dari membunuh penjaga lantai pertama >
< Efek julukan < Apabila berhadapan dengan musuh yang memiliki bobot 20 kali lipat berat anda, semua rasa sakit yang anda terima akan berkurang sebesar 60%, sementara damage anda naik 40% >
Kallen menunjukkan julukan itu ke teman dinamikanya, Otto. Otto pun merasa iri, dia ingin mengalahkan penjaga lantai kedua secepat mungkin.
Karena banyak peningkatan yang dia dapatkan, Kallen pun disuruh berjaga di depan.
Rafaela tampak aneh sejak tadi. Dunia itu sangat mirip dengan dunia asalnya, tetapi latar waktunya berbeda.
Lantai kedua menunjukkan pemandangan kota yang terbakar. Rafaela dan teman-temannya berdiri di jarak 500 meter dari kota itu.
Yuda menawarkan bantuan ke Rafaela, bersedia memadamkan api kebakaran jika memang diperlukan.
Yuda mengeluarkan Fish Tank, Otto bersiap menurunkan hujan dengan kekuatan kebohongannya. Keduanya bahu membahu memadamkan api yang membakar seluruh kota.
Setelah si jago merah lenyap sepenuhnya dari badan kota, Sabela membangun rumah di puncak pohon besar untuk beristirahat dan mendengar cerita Rafaela.
Rafaela menceritakan latar belakang terbakarnya kota itu. Mulai dari namanya yang diambil dari nama ayah Rafaela, hingga kompetisi masak yang diadakan setiap 5 tahun sekali.
Pada saat kompetisi masak berlangsung, salah satu peserta dengan sengaja membakar potongan kain mewah yang seharusnya menjadi hadiah utama bagi pemenang kompetisi.
Kebakaran bermula dari situ, anehnya tidak ada yang menyadari api yang membesar di belakang podium. Penanganan yang lambat membuat sang jago merah berkibar begitu kuat, meluluh lantakkan semua yang dilihatnya. Dalam peristiwa itu, ratusan orang meninggal, termasuk ayah Rafaela yang menonton Rafaela bertanding dari kursi penonton.
Kejadian itu membuat Rafaela trauma. Dia pernah bertekad mencari pelakunya, namun hasilnya nihil.
Rafaela malah berhadapan dengan organisasi misterius yang menindak tanduki perbuatan pelaku.
Otto bertanya, "Dimana kau menemukan organisasi itu? Aku ikut geram mendengarnya!"
Rafaela menggeleng. "Tidak mungkin kau bisa mengalahkannya, mereka adalah organisasi pemerintah yang muak dengan keberadaan master chef."
Untuk menghapus rasa bersalah dan trauma yang kembali dikenangnya, Rafaela berinisiatif memasak untuk mereka semua. Agar mereka tahu selezat apa masakan pengguna sistem koki.
Yuda membeli bahan-bahan yang diperlukan dari toko Sistem. Kesamaan bahan makanan dari dunia mereka memudahkan proses memasak.
Rafaela menyajikan hidangan daging ayam yang disiram madu dengan sepenuh hati.
Semua menyantap hidangan itu dengan lahap, kecuali Kallen. Kallen tidak kuat memakannya, bahkan hanya satu suapan. Dia lebih memilih menyantap buah-buahan yang tumbuh di dalam pohon Sabela.
Rafaela bertanya dengan gugup, "Bagaimana rasanya?"
Yuda menjawab, "Bagiku ini sangat lezat, rasanya mirip ayam karamel. Bagaimana denganmu, bro?"
Otto memberikan komentarnya terhadap ayam madu Rafaela. Dia berlagak layaknya juri master chef. "Kau memasak dengan cara yang unik, memanggang dengan berputar dan melumuri madu dengan pelan. Melihat proses memasaknya membuatku sangat lapar."
"Overall sangat lezat, daging ayamnya lembut, manis madunya meresap hingga ke tulangnya."
Otto membentuk angka 100 dengan jarinya.
Kikil berkata, "Masakanmu sangat lezat. Biasanya aku tidak menyukai hidangan darat yang disajikan oleh pembantuku, tapi pengecualian untuk masakanmu."
"Maaf, nona Sabela. Sistem koki sangat pemalu. Dia hanya menampakkan diri lewat suara di kepala saya. Dialah mentorku dan orang yang menyediakan bahan-bahan pokok seperti garam, gula, dan lain sebagainya."
Sabela bisa melihat aliran anomali milik Sistem koki. Sistem itu membenamkan diri di dalam kepala Rafaela, alih-alih mengikuti usernya seperti sistem yang lain.
Setelah makan sampai kenyang, mereka mulai membahas kelajuan waktu di menara itu. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara waktu dalam menara dengan dunia Yuda, 24 jam per hari. Siang dan malamnya seimbang dan berjalan sama dengan wilayah Indonesia barat.
Menurut Yuda, tidak ada yang spesial dari konsep waktu di menara ini.
Saat itulah Sistem Pemandu muncul dalam bentuk chibi golem penjaga lantai pertama.
[ Selamat sore menjelang malam semuanya ]
[ Apa kalian sudah siap mengikuti ujian lantai kedua? ]
"Katakan saja apa ujiannya!" ucap Otto.
[ Sebelumnya terjadi kesalahan Sistem, akibatnya ujian lantai pertama menjadi sangat mudah, sekarang kalian akan menghadapi ujian Tower yang sesungguhnya ]
Pulau terbang muncul di langit. Di sanalah ujian kedua akan berlangsung. Ujian yang mengharuskan para pengguna Sistem menghunuskan pedang ke satu sama lain.
Dengan sistem pertarungan 1 vs 1. Para pengguna sistem akan mendapatkan peringkat sesuai kemampuan tempur mereka. Ujian itu akan dimulai dalam 2 hari.
Ujian ini menjadi pr bagi Rafaela yang tidak bisa bertarung.
Yuda menawarinya bantuan dengan tiket emas. Rafaela pun menerimanya. Dia menerima 5 lembar tiket emas yang sudah dimodifikasi agar bisa digunakan oleh user sistem lain.
Namun baik Yuda maupun Rafaela, tidak tahu bahwa ada efek samping dari penggunaan kartu emas itu.
Yuda menghitung sisa kartu emasnya. Dia tidak pernah lagi merasakan ketakutan sejak Sistem Kebaikan kembali. Selain itu dia tidak perlu banyak berlatih karena tiket emas dan tiket platinum bisa memperkuat dirinya tanpa batas.
Otto sedang berlatih bersama para pengawal pribadinya yang beranggotakan 4 Horsemen (malaikat hitam) yang sangat kuat. Otto melatih koordinasi mereka berempat agar mengerti sinyal tangan yang dia tunjukkan. Selain itu dia juga melatih makhluk summon nya yang lain.
Berbeda dengan kedua pria itu, Kallen yang dianggap ujung tombak tim berlatih keras dengan cara melawan monster monster tipe spirit yang muncul dari reruntuhan kota yang terbakar.
Kallen ingin mengembangkan teknik tebasan yang dapat memusnahkan para hantu dengan sekali serang. Juga memperkuat mentalnya apabila tiba-tiba muncul jenis monster yang dia takuti.
Kikil turut membantunya, anak perempuan itu tidak yakin bisa berlatih sendirian makanya dia mendatangi Kallen.
Kikil pun menunjukkan bahwa musuh yang dilawan Kallen bukanlah hantu melainkan makhluk mirip Vitreledonella richardi alias gurita kaca. Mereka bisa melayang seperti hantu karena tidak memiliki organ dalam.
Kikil mendekati makhluk it dengan gerakan cepat lalu menyentuhnya. Sentuhan Kikil menyebabkan si hantu berubah menjadi manusia serigala.
Namun ada yang aneh di bagian bawahnya, bagian 'itu' nya terlalu besar.
Kikil tertawa dan mengatakan ke Kallen kalau ukuran itu normal dimiliki pria pria di dunianya.
"Akibatnya para wanita harus menderita hampir setiap malam. Lalu saat tiba giliranku kawin dengan pria 'besar' Sistem sel muncul dan mengobati rasa takutku."
Kallen mendengarkan cerita Kikil dengan wajah terkejut. Kikil memintanya mengajarinya cara menggoda pria. Tapi Kallen tidak bisa melakukannya. Setelah itu Kikil pun minta bantuan Rafaela yang sedang berlatih dengan Yuda.
Yuda melatihnya menggunakan senjata busur sebelum Kikil datang meminta bantuannya.
Rafaela pun bersedia mengajari Kikil semua yang dia tau.
Saat hari H nya tiba. Tim Outsider berkumpul di bawah arena melayang.
.................................................................................
Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.
Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁
.................................................................................