
Nostradamus merobek kain aneh yang mengikat tangan Kikil. Kain itu jelas bukan kain biasa, keberadaannya diselimuti hawa aneh yang kemungkinan besar adalah energi sistem lain.
"Ayo kita pergi, Kikil." ajak Nostradamus.
"Apa kau akan membiarkan mereka begitu saja? Mereka sudah menyakiti bawahanmu!"
Kikil ingin menghukum para penculik itu. Nostradamus pun memberikannya panggung dengan mengumpulkan orang-orang itu di tengah ruangan, kemudian mengikat mereka dengan rantai yang dapat menahan kekuatan Sistem.
Nostradamus berkata pada Kikil. "Aku sudah melakukan semua yang kau minta. Sekarang apa yang akan kau lakukan kepada mereka?"
Kikil mengambil wadah berisi api. "Sudah jelas, aku akan membakar mereka!"
Nostradamus berkata lagi. "Oke, tapi jangan sampai ada yang mati dan kau harus memperbaiki tubuh mereka seperti sedia kala. Kau mengerti?!"
Kikil tersenyum cerah pada Nostradamus.
Dengan senang hati Kikil membakar mereka sambil terus memperbarui sel sel mati di tubuh mereka.
Penyiksaan yang dilakukan Kikil membuat para penculik trauma hingga menjadi bisu.
Nostradamus menunggunya di luar. Sistem Kebaikan memarahinya karena mengizinkan Kikil melakukan sesuatu yang melampaui batas ke tubuh orang lain.
Nostradamus tidak memperdulikan nasihat Sistem. Menurutnya hukuman pantas diberikan pada pelaku kejahatan.
Sudah sepatutnya korban yang memutuskan hukuman, selayaknya pelaku memutuskan melakukan kejahatan pada tubuh korban.
Nostradamus tersenyum mendengarkan jeritan para pelaku kejahatan itu.
Tak lama kemudian, Kikil keluar sumur dengan senyum cerah.
Kikil berterima kasih pada Nostradamus yang dia sangka adalah Yuda. "Aku tidak mengira kau memiliki sifat tegas dan sedikit psiko. Sebelum kita pulang maukah kau menemaniku ke satu tempat?"
Nostradamus yang penasaran lalu mengikuti Kikil.
Kikil menjelaskan saat diculik dia melewati banyak tempat, salah satunya tempat yang dipenuhi monster. Selain itu ada seorang penculik wanita yang tidak terlihat di tempat tadi.
Tempat yang mereka tuju adalah sebuah peternakan monster milik salah satu juri ujian lantai kedua, bernama Sasquatch. Seekor Gorilla bertangan 4 bermata 9. Dia mengembangbiakkan monster kecil yang akan menjadi lawan bagi para pendaki.
Nostradamus mendapatkan informasi itu dengan memeras isi kepala Sasquatch menggunakan sihir.
"Ternyata sihir bisa juga dilakukan di alam semesta ini. Kalau seperti ini kita tidak perlu mencapai puncak untuk mengetahui segala hal tentang alam semesta ini." Gumam Nostradamus kepada Kikil.
Kikil yang tidak tahu apa itu sihir menganggap bahwa sihir lah yang menjadi dasar kekuatan sistem Yuda.
< Tolong jangan banyak bicara, bisa bahaya kalau dia sampai mengetahui landasan kekuatanmu >
< Berbeda dengan yang lainnya, sihir ada dimana mana bahkan di Systemverse, dan dapat dipelajari oleh siapa saja >
< Karena alasan itulah sihirmu tidak mengalami adaptasi seperti Miracle ku dan Yudistira >
"Iya, ya, sekarang biarkan aku bersenang senang."
"Kikil, apa yang akan kau lakukan?"
"Aku ingin mengubah para monster itu menjadi monster peliharaan yang bentuknya sesuai keinginanku."
"Tapi apa kau tahu tempat apa ini? Kalau tidak akan aku jelaskan."
Nostradamus menjelaskan status tempat itu sebagai peternakan yang akan mengembangbiakkan mimpi buruk para pendaki.
Beberapa spesies yang terlihat disana antara lain Manticore, Hydra, Garuda, dan beberapa spesies raksasa seperti Golem, Sasquatch, Yeti.
"Dia mengembangbiakkan spesiesnya sendiri, dasar kejam!" Hardik Nostradamus.
"Ayo kita kesana. Aku akan mengambil sebanyak mungkin monster, kau cukup jaga belakangku. Ini adalah permintaan pertamaku."
Nostradamus merasa heran pada Kikil. Janji 3 permintaan hanya diberikan jika Kikil berhasil membawa 15 orang, tapi sekarang bukan saatnya untuk berdebat.
Nostradamus menyanggupinya.
Dkavia memergoki mereka yang ingin mencuri monster ternak.
Dkavia berkata dengan suara yang terdengar lelah. "Untuk apa kalian memata matai peternakan, jangan bilang kalian mau mencuri?"
Melihat Dkavia si kontraktor mini sistem ada disini, Nostradamus yang masih memiliki wewenang sebagai agen pengawas pun memberinya Custom Quest.
"Apa ini? Sistemku tiba-tiba jadi aneh?"
< Anda mendapat Custom quest pertama >
< Kurangi jumlah monster muda di peternakan Sasquatch >
< Reward >
• Poin peningkatan +12
• Keju +25 kg
• Pusaka Sistem (?)
Karena penasaran dengan pusaka, Dkavia pun menerima quest itu meskipun dia bisa menolak kalau mau.
Kikil tidak terlalu menyukai Dkavia jadi dia mengabaikannya. Dkavia pun sama. Tidak terlalu menyukai Kikil, tapi karena Kikil adalah seniornya dia terpaksa bersikap baik padanya.
"Kapan kita akan beraksi, Yudistira?" Tanya Kikil.
"Tunggu sebentar lagi, ada yang ingin aku tanyakan pada Dkavia."
Wajah Kikil menjadi masam, perasaan terbebani tanpa sadar membuatnya menggigit bibirnya.
"Berapa banyak quest yang sudah kau ambil, nona Dkavia?"
"5 daily quest dan 2 side quest. Aku tidak menyangka semua quest nya bertema kebaikan, sejujurnya aku tidak nyaman tiba-tiba harus bersikap baik, hahahaa.."
Nostradamus memaklumi ketidaknyamanan yang dialami Dkavia. Sistem yang sebelumnya memaksanya menjadi pembunuh berantai.
"Kalau begitu berjuanglah, kau tidak akan diterima di kelompokku jika tidak berubah. Sistem itu akan memandumu menjadi lebih baik, jadi kuatkan dirimu dan bersabarlah."
Nostradamus menutup mulut Dkavia. Nostradamus bukan tipikal orang yang suka bicara saat menjalankan misi, jadi harap tenang.
Kikil sangat bernafsu melihat monster monster yang terikat disana, lain halnya dengan Nostradamus yang ingin membunuh mereka semua, atau Dkavia yang ingin mengurangi jumlah mereka.
"Aku akan mengatasi penjaga itu,"
Nostradamus mengukir lingkaran sihir koma mengelilingi Sasquatch.
Sasquatch pun mengalami serangan jantung lalu jatuh koma. Ke 7 jantungnya mengalami serangan mendadak.
Monster pertama yang Kikil pilih adalah Garuda. Kikil sangat tamak dengan memilih monster tingkat tinggi yang sudah dewasa.
Alasan dia memilih Garuda karena tulisan yang ada di samping kandangnya.
Daftar kemampuan Garuda:
Celestial Soar: Monster Garuda dapat terbang dengan kecepatan yang luar biasa, membuatnya mampu menjelajahi wilayah luas dalam waktu singkat.
Thunderous Strike: Monster Garuda memiliki kekuatan fisik yang luar biasa, memungkinkannya untuk menggempur musuh-musuhnya dengan cakar-cakarnya yang tajam atau serangan fisik. Serangannya makin berbahaya dengan 4 tangan tambahan di punggungnya.
Solar Flare Blast: Monster Garuda mampu melepaskan serangan energi yang berasal dari matahari, memungkinkannya untuk menghancurkan musuh dengan sinar energi yang mematikan.
Tempest Dominion: Garuda dapat mengendalikan cuaca, memicu badai petir, hujan es, atau angin kencang, yang dapat digunakan sebagai senjata atau untuk mengambil alih situasi.
Aegis Resilience: Monster Garuda memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap serangan musuh dan bisa melepaskan kilatan listrik yang melindunginya dari serangan fisik.
Mindlink Connection: Monster Garuda dapat berkomunikasi dengan makhluk lain melalui telepati, memungkinkannya untuk menjalankan peran diplomat atau penghubung antara berbagai kelompok makhluk.
Fearless Valor: Seperti mitos aslinya, monster Garuda adalah makhluk yang sangat berani dan tak kenal takut.
Oneiric Insight: Kemampuan melihat atau memasuki mimpi makhluk lain, sehingga dia bisa mendapatkan wawasan penting atau memberikan pesan melalui mimpi.
Dengan mata berbinar Kikil memilih monster itu. Nostradamus jadi orang pertama yang melihat kekuatan asli Kikil.
Kikil mengubah Garuda itu menjadi seekor naga yang punya kekuatan mengendalikan gelombang udara. Perubahan itu masih mempertahankan kekuatan aslinya dan statistik kekuatannya.
Tidak lupa Kikil menanamkan ingatan palsu ke kepala naga yang diberi nama Siegfried.
Setelah menjadikan Siegfried peliharaan, Kikil bertolak untuk menangkap hewan lainnya.
Dkavia bingung bagaimana harus menyelesaikan custom quest itu. Sistem menyuruhnya mengurangi jumlah mereka tapi selama Kikil ada disini tidak mungkin dia bisa membunuh monster monster itu.
Dkavia membagi kegelisahannya dengan Nostradamus yang menganggur.
"Kau bingung karena tidak membaca semua instruksi, tekan ini untuk melihat progres quest."
Progress quest nya sudah berjalan 50 persen walaupun dia tidak melakukan apa-apa.
"Mini sistem adalah individu yang sistem peningkatan yang praktis dan mudah digunakan. Dia tidak peduli dengan caramu menyelesaikan misi, selama tidak melanggar peraturan yang ditetapkan kau bisa saja memanfaatkan orang lain."
Dkavia memandang Kikil dari jarak aman. Secara tidak langsung gadis kecil itu membantunya menuntaskan misi.
Kikil menculik sepasang monster dari setiap spesies lalu memasukkan mereka ke dalam cincin penyimpanan.
Perbuatan mereka diketahui oleh Yuda yang memantau monitor selama mode autopilot.
The Destroyer si penjaga Systemverse pun murka kepada mereka bertiga.
Sedangkan di tempat lain, Otto yang sedang mencari dua temannya dihampiri oleh seorang wanita.
Wanita yang sama yang membantu pengguna sistem Guilottine menculik Kikil.
.................................................................................
Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.
Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁
.................................................................................