Systemverse

Systemverse
Bab 22. Kikil menghilang



Setelah membawa timnya naik ke lantai ketiga Yuda mematikan kacamata virtualnya lalu pergi beristirahat. Esok paginya dia menceritakan apa yang terjadi pada Frederica.


"Otto dan yang lainnya bertarung dengan baik. Selain itu, tampaknya Systemverse adalah tempat bagi pengguna Sistem yang gagal. Entah mati atau gagal di kehidupannya."


Frederica bertanya. "Kalau begitu apa Kallen dan yang lainnya juga sama?"


Yuda menjawab. "Tidak, mereka berbeda. Fenomena Lost Brainware membawa pengguna sistem yang gagal ke Systemverse untuk diuji, sedangkan pengguna sistem yang sukses dibawa ke alam semesta lain, itulah kesimpulan yang aku dapatkan sejauh ini."


Yuda mencomot donat di depannya. Frederica membuat donat itu tidak cemilan Yuda dan yang lainnya, tentu saja jika membawa makanan ke alam semesta memungkinkan sayangnya tidak. Akhirnya Yuda harus menghabiskan 2 lusin donat itu sampai membuat perut dan kepalanya sakit. Yuda pun jatuh sakit karena terlalu banyak makan gula.


Sistem melaporkan keadaan kelompok Yuda di Systemverse. Setelah naik ke lantai 3 mereka diharuskan membuat atau bergabung dengan komunitas. Dikatakan penjaga lantai kali ini mustahil bisa dikalahkan dengan kekuatan satu orang saja, mau sekuat apapun orang itu.


Yuda jadi penasaran. Dia tidak ingin mengambil alih terlalu cepat karena saat mode autopilot kendali avatar itu diambil alih oleh Nostradamus.


Agen Nostradamus berencana membuat komunitas sendiri karena menurutnya pengguna Sistem Kebaikan berada di luar jangkauan Systemverse.


Nostradamus berpura pura menjadi Yuda lalu mengajak Otto, Sabela, Kallen, Rafaela, Kikil, dan Dkavia membentuk komunitas sendiri. Target awal mereka adalah 100 anggota, tidak ada yang protes dengan keputusan Nostradamus. Mereka cenderung setia kepada Yuda sejak memasuki Systemverse.


"Mari kita cari orang-orang yang ingin bergabung dengan kita."


"Apa yang harus kita janjikan pada mereka? Tidak mungkin mengambil hati orang jika tidak ada hal bagus yang ditawarkan." Terang Kikil.


Nostradamus berpikir sejenak. "Katakan pada mereka, ketua kelompok akan mengabulkan satu keinginan anggota yang baru bergabung."


Mata Kikil terbelalak mendengar tawaran yang begitu menggiurkan. Yuda melanjutkan. "Masing-masing cari 15 orang. Jika berhasil mengumpulkan 15 orang aku akan menghadiahkan masing-masing 3 tiket emas."


Mereka pun segera mengumpulkan orang, kecuali Dkavia yang harus tinggal bersama Nostradamus.


Nostradamus memberi Dkavia Mini Sistem untuk menjaga dirinya. Fitur dalam mini sistem tersebut antara lain quest, reward, dan toko sistem.


"Gunakanlah sistem ini dengan baik, dia akan menjadi rekan yang membantumu menemukan kehidupan baru. Dan sebaiknya kau melupakan sistem Nightmare itu."


Dkavia bertanya pada Nostradamus yang dia sangka Yuda.


"Apa kau yakin Sistemmu tidak akan mengkhianatimu?"


Nostradamus mewakili suara hati Sistem Kebaikan menjawab. "Sistemku tidak pernah mengkhianatiku, justru dia selalu melindungi aku dari segala bentuk bahaya." Ucapnya sambil tersenyum.


Mini Sistem menyuruh Dkavia menuntaskan daily quest untuk mendapat peningkatan yang tidak terlalu berarti.


Rafaela menyemangati Dkavia. Berkata dengan optimis bahwa segalanya dapat dilakukan dengan kegigihan dan dukungan yang tepat.


Nostradamus terkejut Rafaela berhasil membawa 15 orang. Tapi bagaimana dengan kemampuan mereka?


Rafaela memberi nilai B hingga A untuk kemampuan bertempur mereka. Rafaela menilai dirinya bernilai D dengan kekuatan tiket emas.


7 dari 15 orang yang dia bawa memiliki sistem yang menganut kekuatan dari 7 dewa mitologi laut yang disebut 7 Trisula. Mereka mengabdikan diri pada Yuda karena makanan yang dibuat Rafaela sangat enak, mereka juga berharap Yuda dapat membawa mereka kembali ke dunia mereka.


Nostradamus dalam avatar Yuda pun menanyakan permintaan mereka, namun mereka menolak meminta apapun dan hanya ingin berbakti pada Yuda.


"Mencurigakan," Bisik Nostradamus ke Rafaela.


Rafaela memiliki aura positif dan skill memasak yang hebat yang membuatnya mudah disukai oleh orang lain.


****


Berikutnya Sabela datang dengan 30 pengikut. Kebanyakan orang yang dia bawa tidak memiliki kemampuan bertarung yang tinggi.


Sabela merekrut mereka karena dia yakin bisa mengatasi penjaga lantai ketiga hanya dengan kekuatan kelompok Yuda.


Mau tidak mau Nostradamus harus puas dengan 30 pecundang yang dibawa Sabela.


***


Otto datang bersama 15 wanita. Dia membawa 15 pengguna sistem yang semuanya adalah wanita, ditambah cantik dan seksi pula. Otto menebarkan pesona dan memberi mereka harapan. Tentu saja Yuda lah yang harus mengabulkan harapan mereka. Pengikut Otto sangat berisik, mereka menggerumbungi Otto seperti semut yang menginginkan gula.


***


Rupanya Zhehang yang dia bunuh merupakan pemimpin dari kelompok kultivator. Setelah Zhehang mati mereka pun berpindah kubu ke Kallen.


Kallen sempat diserang oleh 2 kultivator, pengikut setia Zhehang. Untungnya mereka tidak terlalu kuat sehingga Kallen dan pengguna sistem yang lain dapat mengalahkan mereka dengan mudah.


Para kultivator itu langsung berlutut ke Yuda. Mereka menggunakan sistem yang mirip, yaitu sistem pertumbuhan dan pengembangan inti spiritual.


40 orang ini berasal dari alam semesta yang sama. Fakta itu cukup mencengangkan mengingat kebanyakan Sistem hanya ada satu di setiap alam semesta.


Waktu berlalu, saat malam hari Nostradamus memutuskan menjadi Kikil.


< Kau harus menemukannya dengan cepat atau pengikut yang sudah kalian kumpulkan akan pergi >


< Sudah aku bilang jangan sembarangan membuat janji >


Sistem berharap bisa menepuk dahi seperti manusia.


Nostradamus mengaktifkan observer versi 2, menggunakan pusaka itu dia berhasil menemukan jejak kaki Kikil yang berselimut sel kanker.


Nostradamus menyentuh sel kanker itu lalu melakukan Retrokognisi untuk menemukan Kikil.


Ternyata Kikil diculik oleh seorang pengguna Sistem Tarantula. Dalam ingatan sel kanker Kikil berhasil mengalahkan pengguna Sistem tersebut namun dia pingsan setelahnya dan ditangkap oleh komplotan orang bertopeng pencuri.


Berbekal ingatan tersebut Nostradamus menemukan Kikil dan para bajingan yang menculiknya.


Kikil disekap di sebuah sumur besar nan dalam. Mereka yang menculik tidak terlihat seperti orang baik, mereka kelihatan seperti yakuza dengan setelan jas rapi.


"Siapa kalian? kenapa menculik temanku?"


Yang paling tidak sopan diantara mereka adalah pria yang tidak memakai baju. Dia adalah pemimpin dari orang-orang ini.


Pria itu menantang Nostradamus menebak nama Sistem-nya jika ingin Kikil dibebaskan.


"Kalau aku menjawab dengan benar, kau akan melepaskan temanku?" (Nostradamus)


"Tentu saja. Aku dengar kau sangat hebat dan bisa melakukan apa saja." (ketua yakuza)


Nostradamus pun menulis nama Sistemnya di tubuh si pria.


Nostradamus mengamuk lalu melukai tubuh si pria hingga membentuk tulisan.


[ Guilottine ] tertulis di dadanya.


Nostradamus menyihir semua orang yang ada di sana. Sihir itu membuat mereka tidak bisa bergerak sekaligus melenyapkan kekuatan mereka.


Nostradamus mendatangi pria sok jago itu lalu menghajarnya sementara mara Kikil dibutakan oleh sihirnya.


Nostradamus mengancam pria itu. "Cobalah culik temanku lagi, kau akan melihat belalai mu putus. Aku orang yang kejam."


Meskipun tidak bisa melihat Kikil bisa mendengar Nostradamus.


Nostradamus menghajar pria itu hingga sekarat kemudian membebaskan Kikil dari Guilottine yang hampir membunuhnya.


"Maaf kalau aku terlalu lama. Mereka belum melakukan apapun padamu kan?"


.................................................................................


Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.


Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁


.................................................................................