
Bamboo memukul Nein yang hendak menyalaminya.
Siapa sangka kekuatan beruang kecil itu sama dengan Nein. Hal ini tentu menjadi bukti bahwa Yuda tidak sembarangan membuat karakter.
"Kau lihat kan? Beruang kecil itu berani memukulku, berarti dia tidak terpengaruh aura intimidasi yang aku keluarkan." Terang Nein.
"Ya, aku melihatnya. Yudistira tidak pernah gagal membuat kita kagum."
Saat party TOV menghabisi para monster Yuda berdiam di rumahnya sambil nonton tv. Untuk sementara Nostradamus akan mengambil alih situasi di Systemverse ditangani oleh ahlinya.
•
•
•
•
Systemverse
The Destroyer terkejut kutukan yang dia timpakan kepada salah satu penyusup telah lenyap.
"Bagaimana bisa? Kutukan itu seharusnya menghubungkannya dengan dimensi parallel yang menjadi wadah berkumpulnya ketakutan manusia. Ditambah lagi ada Avitir disana, bagaimana dia bisa melepaskan diri semudah itu?"
Seandainya The Destroyer memiliki kepala maka itu pasti sudah meledak sekarang. Dia tidak dapat memahami alasannya.
Avitir yang sudah mati itu pun hidup kembali dengan 98 persen anggota badan telah hilang dari tempatnya.
[ Ini mengerikan, bagaimana bisa keadaanmu jadi seperti ini? ]
Hanya secuil anggota tubuh Avitir yang berhasil dihidupkan kembali. Makhluk kuat dan tidak terkalahkan selama ribuan tahun, salah satu makhluk yang menciptakan semesta luar biasa yang dikenal sebagai Systemverse, mati begitu saja di tangan seorang penyihir legendaris.
Avitir berkata kepada Destroyer. "Dulu saat membentuk tatanan alam semesta kita pernah membahas soal kemungkinan adanya makhluk yang lebih kuat dari kita. Kini salah satu makhluk itu menunjukkan dirinya."
Avitir menatap tubuhnya melalui pantulan bayangannya di mata Destroyer. Selain raganya, jiwa pun ikut rusak. Kerusakan itu ditandai dengan lenyapnya keberanian dalam diri Avitir.
Destroyer memanggil para penguasa Systemverse untuk mencari cara mengatasi para penyusup yang kian hari kian berani, sekaligus mencari cara untuk memutus hubungan mereka dengan entitas di belakang mereka.
[ Kemungkinan Sistem milik pria pengendali waktu itu adalah Sistem terkuat. ]
•
•
Sabela dan Kallen tidak sadar kalau mereka sedang bersama Nostradamus, orang yang ingin mereka temui karena suatu hal.
Nostradamus ingin melihat perkembangan Kallen dari dekat. Caranya dengan melihat tingkat kepadatan cakra Sistem Lone Wolf yang memancar dari tubuhnya.
Otto tidak mau keluar kamarnya sejak tadi pagi. Kejadian kemarin masih membuatnya trauma, trauma yang mendalam.
Nostradamus mencari keberadaan Dkavia. Lalu mereka bertemu di meja makan.
Sudah sejak lama mengikuti jejak Rafaela sebagai koki, tetapi kemampuan masakannya belum meningkat.
Selanjutnya Nostradamus menemui Kikil yang sedang bermain dengan beberapa anak kecil yang memiliki sistem.
"Bagaimana kabar monster monstermu, Kikil?"
Kikil sempat bingung memikirkan jawaban. Setelah beberapa saat dia menjawab. "Mereka hidup dengan nyaman sebagai budakku. Kau tidak masalah dengan itu kan?"
"....?"
"Kenapa aku harus mempermasalahkannya?"
Kikil menghela nafas panjang lalu menceritakan pertengkarannya dengan Kallen beberapa jam yang lalu.
"Dia menyebutku bocah tidak berguna dan mengolok olok kekuatanku. Katanya kekuatanku hanya setara prajurit kelas bawah dari dunianya."
Nostradamus mengajak Kikil menemui Kallen. Kikil pun setuju. Mereka berdua bertemu di bawah tangga.
"Kallen Krylshine, kita perlu bicara... "
Kallen mengakui telah mengejek Kikil, alasannya karena dia kesal Kikil tidak berkontribusi apa-apa untuk kelompok.
Padahal selama ini anggota kelompok inti selalu mengerjakan yang sesuai dengan keahlian mereka.
Rafaela dan Dkavia selalu memasak untuk mereka. Termasuk pergi ke luar untuk mencari bahan bahan baru yang menggoyang di lidah.
Sabela berperan sebagai penjaga. Dia adalah figur kakak perempuan yang pendiam.
Ketika ada bahaya dia menjadi garis pertahanan keempat setelah Yuda, Otto, dan Kallen. Hanya saja belakangan ini dia lebih sering menyendiri di kamarnya.
Otto dan Kallen bertugas di lapangan. Entah mendatangi kelompok lain untuk pengantar pesan, menyusup, bahkan bertarung jika situasi mengharuskan mereka bertarung.
Sedangkan Kikil, dia hanya bersenang senang di rumah tanpa membantu Rafaela maupun Dkavia.
Kikil yang malu berusaha membela diri namun Kallen menyanggah semua pembelaan dirinya.
Nostradamus menasehati Kikil. Mulai sekarang Kikil harus membantu Rafaela di dapur.
Duduk permasalahannya adalah Kikil yang bersikukuh tidak mau bekerja mengingat statusnya yang dulu sebagai putri.
Dua ekor gagak muncul di telapak tangan Kikil, secara tiba-tiba Kikil menantang Kallen bertarung.
Nostradamus pun memindahkan mereka ke tempat dimana semua orang mungkin bisa melihat mereka. Setelah itu dia melucuti pakaian Kikil dan Kallen sampai tiada sehelai kain pun yang menutupi tubuh mereka.
Kikil berteriak karena malu.
"Apa yang kau lakukan Yudistira?!" Teriak Kallen yang merasa sangat malu hingga membungkus dirinya dengan belasan pedang.
"Ini pelajaran untuk kalian berdua! Biar kalian tahu bahwa berkelahi dengan teman itu lebih memalukan dibanding telanjang di depan banyak orang."
Kikil hampir menangis, reaksinya tersebut di luar dugaan Nostradamus.
"Kalian akan terus seperti ini sampai besok pagi jika tidak segera berbaikan. Terutama kau Kikil! Jangan sombong dan bantulah yang lain."
Tiba-tiba Otto datang dengan sekotak telur itik.
Otto membawa mereka bertiga kembali ke. rumah dengan sihir.
Nostradamus mulai tidak mengerti apa yang tengah terjadi.
"Apa yang sebenarnya kau lakukan Otto?"
Otto menyelimuti tubuh Kikil dan Kallen dengan spray kasur lalu secepat kilat memecahkan telur di kepala Nostradamus.
"Surprise!"
Nostradamus tidak tahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Yudistira.
Pertengkaran Kallen dengan Kikil tadi merupakan bagian dari skenario yang disusun dengan apik.
Rafaela dan Dkavia, dua sejoli itu bertugas membuat kue setinggi 2 meter.
Untuk mengangkut kue itu mereka memerlukan kereta dorong dan tenaga bersama.
"Kalian... "
Mereka sudah menyiapkan semuanya, juga hadiah dan meja yang muat untuk 7 orang.
"Sebenarnya aku tidak peduli dengan ulang tahunmu," ucap Kallen dengan ketus.
"Tapi karena Yudistira pemimpin kami, maka kami harus melakukannya." Sambung Kikil yang paling bersemangat.
Ketujuh orang itu duduk di meja bundar untuk merayakan ulang tahun Yudistira.
Nostradamus menawarkan bertukar tempat namun Yudistira menolak dengan alasan masih memiliki kesibukan di dunia nyata.
"Rekam saja momen itu agen Nostradamus. Setidaknya kita punya kenangan berbentuk video setelah memulangkan mereka."
Nostradamus setuju dengan gagasan itu.
Sebenarnya Nostradamus memiliki tujuan sendiri.
Dia tidak berniat mendaki 1010 lantai menara. Menurutnya skill No Clip adalah jalan pintas terbaik.
"Kallen, ikutlah denganku setelah ini."
Kallen mengangguk.
Setelah merayakan ulang tahun Nostradamus tidak bisa melupakan rasa kue buatan Rafaela.
Tanpa rasa malu Nostradamus memajang potongan kue itu di kamarnya.
Kallen yang datang berkunjung pun sampai heran melihatnya.
"Sepertinya kamarmu penuh dengan kue dan kado?"
"Begitulah, kejutan kalian benar-benar berhasil. Ada hal penting yang harus aku beritahukan padamu."
Nostradamus menyerahkan sebuah gulungan, tanpa ragu Kallen membukanya. Isinya adalah langkah langkah mempelajari skill No Clip versi dunia Kallen.
Jika Nostradamus melakukan No Clip menggunakan mana yang menjadi dasar ilmu sihir. Sifat mana itu tenang sehingga mudah di bentuk.
Sedangkan No Clip dunia versi Kallen memerlukan cakra mentah yang dipusatkan ke satu serangan vertikal.
Gambar gambar yang terlukiskan di gulungan itu sudah cukup memberitahu Kallen keseluruhan isinya.
Kallen menatap pria di depannya. Kallen pun jadi orang pertama yang tahu bahwa Nostradamus adalah Yudistira mode autopilot.
.................................................................................
Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.
Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁
.................................................................................