
Pintu tertutup kembali setelah mereka semua masuk.
Yuda, Otto, Kallen, Kikil, Sabela, Rafaela, dan Dkavia sampai di start jalan pintas.
Tempat itu sangat gelap, dan kelihatan sempit. Seperti kamar tidur yang lampunya dimatikan saat malam atau gudang yang gelap.
Jalan pintas yang mereka temukan hanya sebuah garis asap yang transparan.
"Apa itu jalan pintas yang kamu maksud, Sistem?"
[ Saat menapaki jalan pintas berbentuk garis asap tersebut kalian akan langsung sampai ke puncak menara. ]
" ...!!!!"
[ Ini adalah akhir perjalanan kalian di Systemverse. ]
Yuda menyampaikan pesan itu dengan perasaan girang.
Tanpa pertanyaan mereka menapak jalan yang hanya terdiri dari seutas garis. Walaupun begitu jalannya cukup mudah dilalui.
[ Perlu waktu 10 jam untuk mencapai puncak ]
[ Selama disini, kalian tidak bisa menggunakan keajaiban sistem ]
"Lagi??"
Yuda menggaruk kepala dengan hebat.
Kembali ke suku Outlander yang baru saja mengucapkan salam perpisahan kepada kelompok Yuda.
Mereka didatangi oleh dewa keseimbangan yang murka gunungnya dibanjiri tinja dan air seni sapi.
[ Kalian akan membayar pengkhianatan ini!!! ]
Dewa keseimbangan memotong lengan mereka satu per satu. Tanpa ampun bahkan kepada anak-anak.
Dia sangat kejam!
[ Dewa keseimbangan! ]
[ Selamat malam The Destroyer, ada masalah apa? ]
[ Ada masalah apa kau bilang? ]
[ Kau dikalahkan oleh 2 orang. Dan sekarang melakukan hal tidak berguna!! ]
The Destroyer menumbuk lutut dewa itu dengan palu, sontak membuat dewa keseimbangan kesakitan.
Pukulan itu membuat sebelah kaki dewa keseimbangan menjadi lumpuh.
Setelah melampiaskan kemurkaannya pada suku Outlander, sekarang giliran dewa keseimbangan yang dimarahi The Destroyer.
[ Bawa semua dewa penjaga, cegat mereka sebelum mencapai puncak! ]
[ Jika kali ini kau gagal lagi, aku akan melemparmu ke Helheim! ]
Dewa keseimbangan mengumpulkan dewa lainnya.
Terbentuklah kelompok penyerang yang beranggota inti dewa keseimbangan, dewa cinta, dewa penipu, dan satu dewa lagi yang paling kuat sang dewa Kebangkitan.
Di istana dewa keseimbangan yang terletak di lantai 1005, para dewa ini berkumpul bersama ribuan pengikut mereka.
Para dewa mencegat kelompok Yuda ketika mereka hampir sampai di puncak.
Bersamaan dengan datangnya para dewa itu, Yuda dan yang lainnya terseret keluar dari dimensi pintas ke lantai 1005.
"Hooh.. ternyata dewa keseimbangan tidak mampu melawan kita dan kembali bersama kawan kawannya."
Otto mengejek dewa keseimbangan.
"Jangan gegabah, kamu membutuhkan bantuanku."
Kallen mengulurkan tangan padanya.
"Hahahaa... aku tidak keberatan."
Dewa keseimbangan berjalan dengan sempoyongan.
Setelah memasukkan Kallen ke dalam tubuh Rohan Blazeheart, Otto mengejek dewa keseimbangan dengan sebutan dewa lumpuh dan dewa yang berjalan di tanah yang sama dengan manusia, dan sebutan sebutan lainnya.
"Dewa keseimbangan tidak berjalan dengan seimbang, apa-apaan itu? haruskah aku membuat kursi roda raksasa untuk kamu duduki?"
[ DIAM KAU!!!! ]
Otto berkacak pinggang menghadapi serangan dewa.
Krak!
Kallen yang telah menyatu dengan Rohan Blazeheart berhasil menahan tombak dewa dengan tangannya.
[ Kenapa kau menjadi sangat kuat? Bukankah sistemmu itu lemah ketika berada di dekat orang yang kau kenal?! ]
Kallen menarik tombaknya lalu memukul wajah dewa itu dengan sekuat tenaganya.
Tebasan Kallen yang baru bagaikan langit senja yang jatuh.
Besar dan berwarna kuning keemasan.
Pedang yang diselimuti api itu membesar ketika cakra Kallen dialirkan ke mata pedangnya.
Lebih lanjut, tebasan itu menghancurkan daratan dan menghanguskan oksigen.
"Kallen! Kallen! aku tidak bisa... bernafas... "
"OTTO!"
Kallen memberikan nafas buatan dalam bentuk Rohan Blazeheart.
"Bukan dengan wujud itu... dengan wujud aslimu... " Pinta Otto.
Kallen pun keluar dari tubuh Rohan Blazeheart melalui mulutnya. Kallen sendiri tidak menyangka bisa keluar dari tubuh sang Black Angel.
Sudah lama tidak mencium pria, Kallen sedikit ragu saat memberi Otto nafas buatan.
"Aku harus melakukannya! Prajurit kerajaan dilatih menyimpan cadangan udara di paru paru. Hanya aku yang bisa menolongnya."
Otto mendapatkan ciuman Kallen.
Dia hanya berpura pura pingsan.
Kenyataannya Otto bisa mendapatkan oksigen sebanyak apapun dengan kekuatan sistemnya yang mampu mengubah ilusi menjadi realita.
Dan Kallen lupa akan hal itu karena terlalu panik.
Otto bangkit dengan memegang pundak Kallen. Keduanya lalu saling menatap.
Otto menyukai wajah Kallen yang merah merona.
"Apa? Kenapa kamu menatapku seperti orang yang jatuh cinta?"
"Ti-ti-ti-tidak... "
"Kalau kamu menyukaiku tinggal bilang saja, aku siap menggandengmu ke kursi pelaminan. Tapi kamu akan menjadi istri kedua tentunya."
"Diam kau! Aku tidak mau jadi perusak rumah tangga orang."
Kallen memalingkan wajahnya.
Jelas sekali mereka saling menyukai. Sayangnya cinta mereka terhalang dimensi.
Otto serius dengan ucapannya sebelumnya. Dia ingin menjadikan Kallen istri keduanya walaupun hal itu pasti akan ditentang oleh Vanessa si istri pertama.
"Kallen Kyrlshine, aku serius dengan ucapanku. Maukah kamu menjadi istri keduaku?"
"Uhh... berhenti melantur, mana mungkin ksatria terhormat sepertiku menjadi istri kedua!"
"Tidak masalah kalau suamimu sangat perhatian padamu kan?"
"Dengar Otto, walaupun aku menyukaimu, aku benar-benar tidak bisa jadi yang kedua."
"Sayang sekali,"
Keduanya saling memalingkan muka.
Dewa keseimbangan bangkit kembali saat mereka ngobrol.
"Hei dewa! apa kau hanya bisa menerima serangan? Kau tidak bisa terbang?"
[ Tugas dewa keseimbangan hanya menghukum orang yang melanggar peraturan. Aku memang tidak memiliki kemampuan terbang dan semacamnya. ]
"Menyedihkan sekali... benar bukan Kallen?"
Kallen mengangguk.
Dewa keseimbangan mencapai level kemurkaan yang tidak pernah dia raih sebelumnya.
Dia berusaha membunuh Kallen yang paling lemah tetapi usahanya selalu digagalkan oleh para Black Angel.
[ MUSTAHIL!! SISTEM APA YANG MERASUKIMU HINGGA JADI SEKUAT INI?? ]
Sel kebodohan berukuran masif jatuh di kepala dewa keseimbangan.
"Kamu sudah terkena sel kebodohanku. Itu artinya berita hoax ku pasti bekerja padamu."
Otto Night sang pengguna Sistem pendongeng menulis berita hoax secepat kilat.
Tidak hanya satu, 3 kebohongan sekaligus menghinggapi dewa keseimbangan.
Berita hoax pertama membuatnya berperilaku seperti hewan.
Berita hoax kedua membuat menggila.
Berita hoax ketiga membuatnya ingin bertarung dengan sesama dewa lainnya.
"Lihat dia menggila, hahahahahahaa... lucu sekali... "
"Otto Night... "
Kallen mencium pipi Otto.
Langkah tidak terduga itu membuat Otto kaget sekaligus syok.
Bagaimana tidak, bibir Kallen terasa sangat halus dan lembut.
Kallen menahan bibir selama 6 detik.
"Ka-kallen apa maksudnya...?"
"Anu... terima kasih sudah membantuku. Berkatmu aku mencapai level dunia unik. Kalau di duniaku kemampuan itu disebut Cakra Castle, salah satu kemampuan paling hebat."
Kallen tahu rasa sukanya pada Otto akan bertepuk sebelah tangan. Walaupun suka menggoda Otto sangat setia pada pasangannya.
"Maaf aku membuatmu merasa tidak nyaman dengan pernyataan cintaku. Seharusnya aku tidak menyenggol martabatmu, Kallen."
"Aku memaafkanmu, kita jadi teman saja ya. "
Otto tersenyum mendengar permintaan Kallen.
"Walaupun berbeda semesta kita tetap berteman. Mulai saat ini kita adalah duo, Kallot (Kallen Otto)."
"Nama yang bagus."
Dewa keseimbangan meringkuk di tanah.
Perlahan kesadarannya mengalahkan pengaruh hoax sistem pendongeng.
"Mau melawan? Tidak akan bisa sayang."
Otto menambahkan 3 kebohongan lagi. Depresi, keinginan bunuh diri, dan krisis identitas. Otto membuat dewa pendongeng mengalami krisis mental berat.
Di mata Otto, dewa keseimbangan tidak ada bedanya dengan para kroco yang pernah dia temui di dunianya.
"Aku tidak peduli kau apa, aku akan menghancurkanmu sampai ke tulang tulangmu!"
Dengan kekuatannya Otto mencuci otak dewa keseimbangan, menjadikannya bawahan yang setia selayaknya para Black Angel.
Nama dewa keseimbangan pun diganti jadi [ Garren ].
[ Mantan dewa keseimbangan Garren bergabung dengan skuad Black Angel ]
[ Level kekuatannya diperkirakan satu tingkat di atas para Black Angel ]
Diluar dugaan dewa keseimbangan ternyata lebih kuat dari para Black Angel. Pengukuran itu didapatkan jika para Black Angel bertarung habis habisan dengan dewa keseimbangan.
Garren menundukkan kepala pada Otto.
Mereka bertiga lalu bertolak ke tempat dewa lainnya.
.................................................................................
Jangan jenuh dulu, saya akan menunjukkan imajinasi liar yang pastinya bukan Mimpi Basah Author di seri ini.
Seperti biasa, like, komentar, dan favoritkan novel ini jika kalian menyukai cerita yang unik dan Bukan Mimpi Basah Author!😁
.................................................................................