Siren Or Human

Siren Or Human
Episode 8 Proyek kerja



Setelah El mengetahui bahwa dalam pemotretan ini ia akan berpasangan dengan Sherly. El langsung menghembuskan nafas berat sambil mengusap keningnya sekilas. El benar-benar tidak tau lagi harus melakukan apa. Dari awal, ia sudah merasa tidak enak dengan pemotretan ini. Awalnya, karena temanya duyung. Lalu, ditambah lagi karena pasangan El untuk pemotretan itu adalah Sherly. Orang yang selalu sok mengurusi kehidupan El.


"El, kau kenapa? apa kau tidak mau berpasangan denganku?" Tanya Sherly dan bergelut manja lagi ditangan El.


El hanya melihat Sherly sekilas. Ia memilih untuk pergi dan berjalan keruangannya. Ia harus bertanya langsung dengan Alex. Kenapa sebelumnya Alex tidak mengatakan kalau ia akan berpasangan dengan Sherly. Kalau sebelumnya El sudah tau. Ia pasti tidak akan mau mengambil proyek kerja ini.


"Ehhh, El. Jangan tinggalkan aku sendiri. Tunggu aku!" Kata Sherly berteriak. El sudah duluan meninggalkanya. Sherly pun hanya bisa berlari mengejar El.


El terus berjalan sampai ke ruangannya. Saat El masuk. Ia melihat Alex sudah duduk di salah satu sofa di ruangannya. El melihat Alex selfie-selfie tak jelas. El pun dibuat kesal saat ia melihat Alex. Karena Alex santai-santai saja duduk diruangannya. Sedangkan El harus menghadapi Sherly sendirian.


"Hei El. Apa urusanmu dengan Sherly sudah selesai? apa sudah selesai bermesraannya?" Tanya Alex menertawai El lagi.


"Kenapa kau tidak mengatakan kepadaku." Kata El kesal.


"Mengatakan apalagi, El?" Tanya Alex masih sibuk dengan hpnya. Dan tidak memperhatikan El saat mereka sedang berbicara. Melihat itu pun El dibuat tambah kesal dengan Alex. El pun mengambil hp Alex dan melemparnya keatas meja.


"El ada apa!? ada masalah apa lagi?" Tanya Alex heran. Karena El melempar hpnya. Hal itu membuat Alex langsung tersentak dan melihat El. Saat melihat wajah El, Alex benar-benar bisa merasakan bahwa El sedang marah.


"Kenapa kau tidak mengatakan bahwa aku akan melakukan pemotretan itu bersama, Sherly." Kata El kesal. Ia duduk di sofa yang sama dengan Alex. El benar-benar sudah sangat lelah dengan semua ini.


"Maafkan aku. Awalnya aku ingin mengatakannya kepadamu. Tapi, kau sibuk membahas tentang duyung itu. Aku juga jadi lupa, deh." Kata Alex. Ia benar-benar lupa mengatakan hal itu kepada El.


Sebenarnya, saat di apartemen El itu. Alex ingin mengatakan hal ini kepada El. Tapi, mereka malah lebih sibuk membahas tentang duyung. Dan sibuk berdebat tentang cara melewati penggemar El yang banyak itu. Alhasil, Alex pun lupa mengatakannya kepada El.


"Bagaimana bisa aku berpasangan dengannya. Lihatlah, dia benar-benar sangat lengket denganku. Seperti permen karet. Apalagi, kalau aku dipasangkan dengannya. Mungkin ia tidak akan melepaskanku. Aku benar-benar tidak menyukai itu." Kata El frustasi.


"Bukan dia yang mau. Direktur sendiri yang memilih dia untuk dipasangkan denganmu. Kau tau kan. Sherly itu memang model yang profesional. Sama sepertimu. Jika kalian dipasangkan pasti penjualan baju duyung yang akan kau pakai itu meningkat penjualannya. Keuntungannya juga akan dirasakan oleh agensi kita." Kata Alex menjelaskan.


"Tapi, seharusnya mereka minta persetujuan dariku dulu. Aku juga berhak memilih dengan siapa aku akan melakukan pemotretan itu." Kata El.


"Tidak ada lagi yang cocok selain dirimu El. Pemotretan dengan tema duyung ini lebih cocok jika kau yang jadi pangeran duyungnya. Kau tau kan fisikmu itu sangat mendukung." Kata Alex. El pun hanya bisa menghembuskan nafas beratnya.


Tak lama setelah itu, Sherly dan direktur agensi mereka pun datang keruangan El. Mereka jalan berdampingan dengan satu orang sekretaris direktur yang memegang beberapa dokumen. El dan Alex pun langsung berdiri menyambut direktur mereka. El terlihat sopan sambil menyapa direkturnya. Dan direktur El itu bernama buk Yosi.


"Hai, El. Bagaimana kabarmu?" Tanya direktur Yosi sambil tersenyum kearah El dan Alex juga.


Saat direktur Yosi dan sekretarisnya duduk. Luna pun langsung menghampiri El dan duduk disampingnya. El pun hanya bisa membiarkan Sherly duduk disampingnya. Saat ini ada atasan mereka. El tidak ingin ia terlihat memalukan di depan direkturnya sendiri.


"Apa kau sudah mendapatkan informasi dari manajermu terkait pemotretan ini kan?" Tanya Direktur Yosi.


"Sudah. Alex sudah menyampaikan semuanya kepadaku." Kata El sambil tersenyum.


"Kau juga sudah tau kan. Kalau Sherly yang akan menjadi pasanganmu dalam pemotretan ini." Kata Direktur Yosi kembali.


"Iya, saya juga sudah tau." Kata El. Padahal dalam hatinya El sangat kesal dan sangat tidak setuju jika ia harus berpasangan dengan Sherly.


"Ini surat kontrakmu. Kau harus menandatanganinya dulu. Ini sebagai bukti kalau kau sudah setuju dengan proyek ini. Kita juga sudah bekerjasama dengan perusahaan di Perancis. Mereka yang akan memfasilitasi dan mensponsori pakaian duyungnya. Ini benar-benar di khususkan untukmu dan Sherly." Kata Direktur Yosi.


El pun melihat kontrak kerja itu. Awalnya, El masih terdiam sambil melihat setiap tulisan yang ada dikertas itu. El masih ragu dengan kontrak ini. Tapi, proyek ini sudah sangat besar. Proyek ini sudah melakukan kerjasama dengan perusahaan Perancis. El tidak ingin mengecewakan direktur dan agensinya. Sebagai seorang model El harus bersikap profesional. El juga tidak ingin hanya karena masalah kecil. Ia harus membatalkan projek itu.


El pun mengambil sebuah pena diatas meja itu dan langsung menandatangi kertas itu. El sudah menjatuhkan tanda tangannya di keets itu. Hal itu sudah menandai kalau El sudah setuju dengan proyek ini. El memberikan kertas itu kepada direkturnya.


"Aku sangat berharap dengan mu El. Aku yakin tema duyung ini bisa meningkatkan nama agensi kita ke seluruh manca negara. Agensi kita akan mendapatkan keuntungan yang besar. Aku yakin itu. Jarang-jarang agensi lain mengambil pemotretan dengan tema ini." Kata direktur Yosi sambil tersenyum kearah El.


"Baiklah, aku kan bekerja keras untuk proyek ini. Aku juga mohon bantuan darimu." Kata El sambil menundukan kepalanya. Tanda ia sangat menghormati direkturnya.


"Oiya, Sherly. Kau juga harus bekerjasama dengan El. Kalian kan akan berpasangan dalam pemotretan ini." Kata direktur Yosi.


"Tentu saja!" Kata Sherly dengan sangat semangat. Ia malah sangat senang jika harus berpasangan dengan El.


"Oiya, kita akan berangkat besok pagi. Kau persiapkan dirimu, ya El." Kata Direktur Yosi.


El langsung tekejut. Berangkat? maksudnya? Bukannya mereka akan melakukan pemotretan ini disini. Biasanya, El melakukan pemotretan di salah satu ruangan disini.


"Maksud anda? bukannya kita akan melakukan pemotretannya disini." Kata El heran.


"Bukan, kita akan melakukan pemotretan di luar langsung. Lebih tepatnya di sebuah laut yang sangat cantik. Kita benar-benar harus totalitas melakukan pemotretan ini." Kata direktur Yosi.


"Apa!!" Kata El terkejut dalam hatinya.