Siren Or Human

Siren Or Human
Episode 1 Perkenalan EL



Bunyi alarm terdengar berdering disebuah kamar yang tampak sangat mewah dan megah. Saking nyaringnya seorang pria pun terbangun dari tidur lelapnya. Pria itupun mengeluarkan satu tangannya dari dalam selimut dan mematikan alarm yang sangat berisik.


Pria itu langsung terbangun dan keluar dari dalam selimutnya. Setelah bangun, pria itu duduk di tepian kasurnya sambil sesekali menguap. Lalu, pria itu berdiri dan meregangkan tangannya keatas. Terlihatlah tubuh sexy pria itu. Karena pria tadi hanya menggunakan celana pendek dan tidak memakai baju sama sekali.


Alhasil, saat ia meregangkan tangannya keatas. Terlihat lah tubuh kekarnya dengan perut yang six pack. Tangan yang berotot dan dada yang bidang. Benar-benar fisik yang sangat sempurna. Kulitnya yang sedikit kecoklatan menambah keseksian pria itu. Rambut yang bewarna hitam. Dan tatapan mata yang sangat tajam. Pria itu benar-benar sangat menawan dan ganteng.


Dan pria itu adalah Elvano Altezza Julian. Biasa dipanggil El. El adalah orang asli Indonesia. Tapi, El lahir dan besar di Jerman. Saat umurnya 5 tahun El pindah lagi ke Indonesia. El juga lahir dari keluarga yang sangat kaya raya. Ayahnya adalah seorang pengusaha sukses. dan ibunya adalah seorang dokter. El juga mempunyai satu kakak perempuan bernama Clarissa.


Clarissa juga berprofesi sebagai seorang model terkenal. Ia lebih sibuk dan bekerja di luar negeri. Begitupun ayah dan ibu Rafa. Karena tuntutan pekerjaan mereka sering pergi keluar negeri dan jarang berkumpul bersama.


Profesi El adalah seorang model terkenal. Baik model untuk beberapa majalah, iklan dan model fashion. Karena ketampanan dan kegagahan El. Banyak cewek-cewek yang tergila-gila dengan El. Dan kebanyakan dari penggemar El adalah cewek-cewek. Baik dari yang berumur muda. Bahkan, sampai yang berumur tua pun ada. Mereka selalu mendukung El dikala senang dan sedih.


Tapi, kadang dukungan mereka selalu berlebihan. Mereka selalu mengikuti kemana pun El pergi. Hal itu kadang membuat El risih dan tidak nyaman.


El tinggal di sebuah apartemennya. Ia tidak tinggal dirumah bersama orang tuanya. Karena jarak rumah El ke kantor kerjanya sangat jauh. Perjalanan El ke kantor kerjanya menghabiskan waktu yang sangat lama. Karena itulah, El lebih memilih membeli sebuah apartemen mewah yang dekat dengan tempat kerjanya. Ia hanya tinggal sendiri di apartemen itu.


El berjalan kearah jendela kamarnya yang memiliki ukuran sangat besar. El berdiri tepat didepan jendela itu dan membukanya lebar. Angin pagi yang sejuk dan sepoi-sepoi pun masuk kedalam kamar El. El memejamkan matanya dan menghirup dalam-dalam udara pagi itu.


"Wuh, sangat menyegarkan." Kata El. Ia masih tetap memejamkan matanya sambil menghirup udara pagi yang masih bersih dan belum tercemar polusi udara itu.


Dengan gaya seperti itu. Keseksian seorang El terlihat lagi. Dengan mata yang terpejam, wajah El masih terlihat sangat tampan. Hidungnya mancung dengan bibir yang tipis. Dan pipinya yang sedikit tirus dengan dagu yang berbelah. El benar-benar sangat tampan.


Setelah merasa cukup menghirup udara segar. El pun beranjak dari tempatnya berdiri tadi dan berjalan mengambil handuk kimono nya yang berwarna putih. El membuka pintu kamarnya dan berjalan kearah dapur.


Dan terlihatlah apartemen El benar-benar sangat besar dan mewah. Sudah seperti rumah saja. Semua perabot dan furniture dalam apartemen itu pun terlihat klasik dan elegan. Benar-benar cocok dengan El. Dengan apartemen semewah itu. Sayangnya, El hanya tinggal sendiri dan tidak ada yang menemaninya.


El pun membuka sebuah kulkas dan mengambil satu botol air putih dingin didalamnya. El meminumnya sampai habis. Setelah itu, El pun membuka hpnya. Ia ingin mengecek apakah ada pesan masuk hari ini.


Manajer El bernama Alex. Selain berprofesi sebagai manajer El. Alex juga merupakan orang yang terdekat dengan El. Karena kesibukan dan jadwal El yang begitu padat. El tidak terlalu banyak memiliki teman. Dan hanya Alex yang selalu ada untuk El. Sifat Alex yang humoris dan ceria membuat hubungannya dengan El tidak hanya sebatas rekan kerja. Tapi, juga sebagai teman.


El meletakan kembali hpnya diatas meja. Dan berjalan kembali masuk kemarnya. Ia akan mandi dan bersiap-siap karena El tidak punya banyak waktu untuk bersantai-santai.


Setelah selesai mandi, El pun keluar dari kamar mandi. El masuk kedalam ruang ganti bajunya. Diluar dugaan, ruang ganti baju El terlihat lebih mewah dari kamarnya. Semua baju dan aksesoris El sangat mewah. Dengan merek yang terkenal. Baik itu baju, jam, sepatu,tas dan semua aksesoris lainnya berasal dari merek yang terkenal.


Hari ini El memilih pakain yang santai. Dengan memakai baju kemeja putih dipadu dengan celana bewarna dongker. El juga memilih jam tangan yang senada dengan warna celananya yaitu dongker. El merapikan rambutnya dan memakai sedikit parfum. Alhasil, penampilan El pun sangat maskulin dan benar-benar keren.


El pun keluar dari kamarnya dan bersiap untuk sarapan pagi. Untuk sarapan pagi El hanya memakan roti dan segelas susu. El begitu sangat memperhatikan tubuhnya. Karena itu, El sangat mengatur pola makannya.


Sambil sarapan, El pun menghidupkan tv dan memutar siaran berita. Sambil menggigit rotinya El melihat berita yang lagi hot saat ini.


Dan berita terhangat saat ini adalah ditemukannya penampakan putri duyung di sebuah laut. Dalam berita itu dijelaskan Seorang wisatawan yang sedang berlibur di laut tersebut sempat mengambil beberapa foto yang menampakan seekor duyung dengan ekor berwarna biru. Dan terlihat sangat nyata.


"Berita konyol apa ini. Tidak mungkin ada makhluk seperti itu didunia ini. Sangat mustahil." Kata El dengan wajah kesal.


El langsung mengubah siarannya ke berita lain. El pun dibuat kesal karena semua berita membahas penampakan putri duyung itu. El sangat tidak suka dengan berita yang tak masuk akal seperti itu.


"Apa semua orang sudah tidak waras. Kenapa hal mustahil seperti itu harus diberitakan? benar-benar tidak penting. Putri duyung itu hanya sebuah cerita dongeng. Tidak mungkin didunia seperti ini. Putri duyung itu ada." Kata El. Ia meletakan rotinya diatas piring dan tidak melanjutkan makannya lagi.


El pun mengambil hpnya karena ada pesan yang masuk. Ternyata dari Alex manajernya. El membaca pesan itu dan seketika El langsung tekejut. Dalam pesan itu Alex mengatakan bahwa tema pemotretan hari ini adalah duyung.


"Apa!!!" Kata El tidak percaya. Sambil melihat layar hpnya.