Siren Or Human

Siren Or Human
Episode 31 Dia adalah Manusia!!



Setelah tubuh El terangkat dan tertutup cahaya putih itu, secara perlahan tubuh El pun kembali ketempat awlanya tadi, dan masih dalam keadaan tertidur tapi dengan nafas yang teratur.


Bella pun langsung membuka matnya yang tadi sempat ia tutup karena cahaya yang keluar dari bola itu terlalu menyilaukan matanya. Perlahan Bella melihat tubuh El yang terbaring tak jauh darinya. Seketika Bella langsung saat melihat tubuh El sudah berubah menjadi duyung sepertinya. El punya ekor bewarna emas, dan dengan badan yang benar-benar sangat sexy berbeda dengan duyung lainnya.


"Ya ampun! dia benar-benar berubah menjadi manusia. Bagaimana ini, haaaaaa, apa yang harus aku lakukan. Bagaimana bisa nantinya dia hidup di dunia duyung ini. " Kata Bella dengan wjaah yang cemas dan ketakutan. Bella pun mengambil bola kristal tadi, ia masih berharap masih bisa meminta satu permintaan lagi.


"Ku mohon ubah dia kembali menjadi manusia dan kembalikan dia ke dunianya, aku mohon." Kata Bella ia sangat berharap semoga El bisa kembali dijadikan manusia. Tapi, sayang bola itu tidak mengeluarkan cahaya lagi dan tidak bergerak lagi. Bola itu benar-benar hanya bisa mengabulkan satu permintaan.


"Habislah aku, karena kesalahanku manusia ini berubah menjadi seekor duyung. Aku benar-benar melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku. Bagaimana ini, apa aku harus membawanya ke tempatku? aku juga tidak tega meninggalkannya disini, ia pasti akan terkejut melihat perubahan badannya." Kata Bella tampak berpikir keras.


"Tapi, aku juga harus merahasiakan ini dari Dewi Auristela, ia pasti akan benar-benar murka saat mengetahui kalau aku menyelamatkan manusia. Aku tidak bisa mengatakan hal ini, aku akan diam-diam menyembunyikan manusia ini." Kata Bella.


Ia pun mendekat kearah El dan mengangkat tangan El, ia ingin membawa El ke tempatnya karena ini salah satu jalan yang bisa Bella lakukan.


"Ya ampun, dia sangat berat. Tangannya sangat berotot dan badannya juga begitu kekar,tegap, ya sedikit sexy. Hmmm, tapi kalau dilihat-lihat wajahnya benar-benar sangat tampan, ia sangat mirip dengan pangeran." Kata Bella sambil tersenyum-senyum melihat wajah El.


"Dia juga baik, kenapa waktu itu ia menolongku ya? apa dia tidak tau kalau aku itu adalah duyung. Tapi, yasudahlah yang penting dia manusia spesial yang pernah aku kenal dari dunia manusia diatas sana." kata Bella sambil tersenyum. Ia pun mengangkat tangan El dan mengalungkannya di leher Bella. Ia membawa El ke rumahnya.


Perjalanan Bella terasa begitu lama karena ia tidak bisa berenang terlalu cepat karena harus membawa badan El yang begitu berat. Bahkan, sesekali Bella berhenti dan mengumpulkan energinya kembali untuk membawa El ke tempatnya. Bella terus berjuang sampai pada akhirnya ia pun sampai dirumahnya dan langsung masuk bersama El.


"Hahhhhh, akhirnya aku sampai. Ya ampun, dia benar-benar sangat berat. Aku tidak akan pernah mau membawanya seperti itu lagi." Kaya Bella. Ia pun langsung menidurkan El diatas kasur jamurnya. Setelah itu Bella pun langsung terduduk di kursi yang terbuat dari cangkang kerang.


Melihat kedatangan Bella membuat Zanna langsung berlari dan menghampiri Bella dengan wajah cemas dan khawatir.


"Bella!! akhirnya kau kembali! ya ampunnn, kenapa kau lama sekali. Apa kau baik-baik saja? kenapa kau baru pulang pagi ini? aku benar-benar sangat mencemaskanmu." Kata Zanna terlihat sedih didepan Bella.


"Kau terlalu berlebihan Zanna, aku hanya pergi sebentar saja kau sudah secemas itu. Bagaimana kalau aku pergi selamanya dari sini. Apa yang akan kau lakukan." Kata Bella sambil tertawa dan tersenyum kearah Zanna.


"Kau tidak boleh berkata seperti itu, aku benar-benar tidak bisa hidup kalau kau sampai pergi dari sini." Kata Zanna masih dengan wajah sedihnya.


"Kenapa? ada sesuatu yang salah?" Tanya Zanna, ia heran karena Bella tiba-tiba terdiam dengan wajah yang aneh.


"Zanna, ada satu rahasia yang harus aku katakan kepadamu. Tapi, aku ingin kau berjanji untuk tidak mengatakan ke siapapun tentang hal ini, termasuk Zico. Pokoknya ke siapapun, hanya kita berdua yang boleh tau mengenai hal ini. Aku mohon, hanya kau satu-satunya orang yang bisa aku percaya." Kata Bella dengan tatapan yang sangat serius.


"Rahasia apa? kenapa kau begitu serius? sebenernya rahasia seperti apa itu sehingga aku tidak boleh mengatakan ke siapapun mengenai hal ini. Bahkan ke Zico pun aku yidka boleh mengatakannya." Kata Zanna terlihat heran.


"Kau harus berjanji dulu kepadaku, baru setelah itu aku akan katakan rahasia apa itu." Kata Bella sambil mengulurkan jadi kelingkingnya sebagai tanda kalau Zanna sudah janji kepadanya.


"Baiklah, aku berjanji, aku tidak akan mengatakan ke siapapun mengenai rahasiamu ini." Kata Zanna sambil jari kelingkingnya di jari Bella. Itu sebagai tanda kalau mereka sudah saling berjanji.


"Ayo, ikut aku kekamarku. Ada sesuatu yang harus aku tunjukan kepadamu." Kata Bella sambil membawakan Zanna ke kamarnya.


Zanna pun hanya mengikuti Bella, ia tidak tau rahasia apa yang akan dikatakan Bella tentang rahasianya. Tapi, Zanna benar-benar sangat penasaran karena Bella begitu tampak serius saat mengatakan tentang rahasinya ini.


Saat sudah sampai di kamar Bella, pada sat itulah Zanna melihat ada seorang duyung lain yang tidur dikasur Bella, yang tak lain itu adalah El. Ia masih terlelap dalam pingsannya dan belum sadar sama sekali. Zanna pun tampak heran melihat El ia langsung menatap Bella.


"Siapa dia? kenapa duyung laki-laki itu ada dikamrmu Nabila? apa kau menculiknya?" Kata Zanna dengan wajah yang sangat heran.


"Jadi, sebenarnya rahasia yang akan kukatakan kepadamu berkaitan dengan duyung itu. Ini benar-benar akan sangat mengejutkanmu, tapi ku mohon agar kau bersikap biasa saja saat aku mengetahui siapa sebenarnya duyung itu." Kata Bella terlihat yakin.


"Sepertinya aku tidak yakin, kenapa kau begitu serius Bella. Sebenernya siapa duyung itu? apa dia duyung dari kerjaan lain? atau apa dia duyung yang terlantar? atau apa dia bukan duyung?" Tanya Zanna dengan berbagai macam pertanyaan.


"Jadi, sebenarnya dia adalah manusia." Kata Bella sambil menatap Zanna.


"Apaa!!!! manusia? bagaimana bisa? dia benar-benar terlihat seperti duyung. Bella, aku benar-benar tidak bisa percaya dengan semua ini. Kau harus menjelaskannya kepadaku, apa yang sebenarnya terjadi? dan kenapa dia manusia. Lalu, kenapa dia punya ekor? Lalu, kenapa dia bisa bertahan dibawah laut seperti ini." Kata Zanna dengan wajah yang tak percaya.