Siren Or Human

Siren Or Human
Episode 12 Rahasia



Saat cewek tadi mengatakan satu kalimat itu. Sontak El dan Alex pun langsung melihat ke si cewek tersebut. Apa yang ingin dikatakan cewek itu lagi. Apa masih ada yang dirahasiakannya dari El? apa begitu banyak yang disembunyikannya dari El? El terus berpikir dan heran kali ini apa yang ingin dikatakan si cewek itu lagi.


"Apa, apalagi yang ingin kau katakan?" Tanya El. Sebenernya El sudah begitu sakit hati dengan kehadiran cewek ini. Selain dia yang telah membuat keributan dengan El kemarin. Cewek ini yang juga telah menyebar luaskan informasi yang tidak benar tentang dirinya dan itu hanya demi uang


"Aku akan mengatakannya. Tapi, dengan satu syarat." Kata cewek itu lagi.


"Ya ampun. Kau banyak maunya ya. Kau hanya perlu mengatakannya. Kenapa harus pakai syarat pula." Kata El. Ia benar-benar kesal.


"Kalau begitu aku tidak bisa mengatakannya." Kata cewek itu. El dan Alex pun sudah dibuat penasaran dengan apa yang ingin dikatakan cewek itu. Tapi, cewek itu akan mengatakan dengan satu persyaratan.


El melihat ke Alex. Saat ini ia bingung dan butuh dukungan dari Alex. Mereka berdua pun saling berbisik satu sama lain.


"Bagaimana ini. Sebenarnya apa yang ingin dikatakan cewek itu. Kenapa harus pakai syarat pula." Kata El berbisik di telinga Alex.


"Sepertinya saat ini cewek itu ingin mengatakan sesuatu yang lebih besar daripada yang sebelumnya. Karena itu ia pakai syarat pula. Mungkin kali ini ada sebuah rahasia yang benar-benar tidak kau ketahui." Kata Alex. El pun tampak berpikir dan terdiam. Rahasia apa?


"Apa sesuatu yang ingin kau katakan saat ini ada hubungannya denganku?" Tanya El. El berpikir jika tidak tentang dia. El tidak akan bertanya lagi dan membiarkan cewek itu pergi saja.


"Ya, ini sangat berhubungan denganmu. Benar-benar tentang dirimu." Kata Cewek itu. Ia terlihat sangat yakin. El pun menatap mata cewek itu. Ia benar-benar berkata jujur. Tidak ada keraguan dalam mata cewek itu.


El dan Alex pun kembali berbisik. El masih ragu. El takut nanti cewek itu minta syarat yang tidak bisa ia penuhi. Berbanding terbalik dengan Alex. Ia terlihat yakin dengan cewek ini.


"Yasudah, katakan saja apa syarat yang diinginkan cewek itu. Aku rasa ini benar-benar tentang dirimu, El. Kau harus mengetahuinya. Aku yakin cewek seperti dia ini tidak akan minta syarat yang aneh-aneh." Kata Alex. Ia masih berbisik ditelinga El.


Karena Alex juga sudah yakin. El pun hanya menuruti perkataan Alex saja. Selama ini Alex selalu benar dan tidak salah dengan perkataannya.


"Baiklah, Kau ingin syarat apa?" Tanya El. Akhirnya, ia setuju untuk memenuhi syarat cewek itu. El juga begitu penasaran dengan apa yang ingin dikatakan cewek itu.


"Aku akan mengatakannya. Tapi, dengan satu syarat yaitu aku ingin bekerja untukmu, El. Aku akan meninggalkan pekerjaanku yang dulu. Dan bekerja hanya untukmu. Aku ingin menjadi tangan kanan kalian. Aku akan melakukan apapun yang kau minta. Aku akan mencari tau semua informasi yang ingin kau ketahui. Aku juga ingin melindungimu El. Selama ini aku sudah banyak melakukan kesalahan. Aku ingin menebusnya dengan bekerja untukmu." Kata Cewek itu dengan tatapan yang sangat yakin.


El dan Alex saling melihat cewek itu. El berpikir Sebenarnya syarat yang diajukan cewek ini tidak lah susah. El bisa mengabulkannya. El hanya penasaran kenapa cewek ini begitu ingin bekerja dengannya.


"Kenapa kau meminta itu? kenapa tidak minta pekerjaan lain saja? kenapa harus bekerja untukku?" Tanya El.


"Karena diluar sana banyak orang-orang jahat yang ingin menghancurkanmu. Mereka ingin melihat kau jatuh miskin dan tidak menjadi terkenal lagi. Aku sudah tau semuanya. Karena itu ini kesempatan untukku untuk bisa melindungimu. Walaupun aku cewek. Tapi, aku tidak takut dengan apapun." Kata cewek itu.


"Tidak akan. Ini murni dalam hatiku. Aku tidak akan melakukan itu. Jika, aku benar-benar bekerja untukmu. Aku tidak akan melakukan itu. Aku hanya akan fokus dengan apa yang sudah menjadi tugasku." Kata cewek itu. El melihat cewek itu benar-benar terlihat yakin.


"Baikah, apa yang ingin kau katakan?" Tanya El. Akhirnya El sudah yakin dengan cewek ini. Dan akan mempekerjakan cewek ini untuknya.


"Hari ini kau akan berangkat ke sebuah laut kan. Kau akan melakukan pemotretan kan? bersama Sherly juga." Kata cewek itu. Ia terlihat begitu tau semua apa yang akan dilakukan El.


"Benar, lalu?" Tanya El heran.


"Sebenarnya aku dan teman-teman yang lain disuruh seseorang untuk datang kesitu." Kata cewek itu.


"Untuk apa?" Tanya El heran. El hanya tau yang akan pergi kesitu hanya beberapa model dan stafnya saja. Tidak ada orang luar maupun pengemarnya yang lain.


"Sebenarnya, seseorang telah merencanakan sesuatu yang jahat kepadamu." Kata cewek itu.


"Maksudmu? rencana apa?" Tanya El. Ia begitu heran maksud dari perkataan cewek ini. Begitu juga dengan Alex.


"Mereka ingin kau ditimpa sebuah skandal pacaran. Seseorang yang merencanakan itu. Ia akan menyuruh Sherly untuk berpura-pura pingsan saat sedang melakukan pemotretan. Kau yang akan disuruh untuk membawa Sherly nanti ke kamar penginapan. Semua orang akan keluar dan tinggal kau berdua saja dengan Sherly nanti dikamar itu."


"Kami dan beberapa wartawan dibayar untuk datang kesitu. Kami ditugaskan untuk mengambil foto kalian saat dikamar bersama Sherly. Setelah itu kami disuruh untuk membuat berita seakan-akan kalian tengah berkencan di sela-sela pemotretan. Kami juga disuruh untuk membuat berita kalau kau tertangkap basah sedang bermesraan dengan Sherly." Kata cewek itu. Ia mengungkapkan semuanya kepada El. Cewek itu benar-benar jujur dengan El.


"Apaaa!!!!!!" Kata El terkejut dan begitu terlihat marah.


"Siapa yang merencanakan itu semua!!" Kata El marah.


"El tenanglah. Biarkan dulu cewek ini yang berbicara dan mengatakan semuanya. Baru kita cari solusinya." Kata Alex. Ia memenangkan El.


"Karena itulah. Aku ingin bekerja untukmu. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi." Kata cewek itu.


"Lalu, apa rencanamu?" Tanya El ke si cewek itu.


"Saat kau sudah membawa Sherly ke kamar penginapan. Aku akan menyuruh seseorang pria masuk. Dan pada saat itu kau keluar. Aku yang akan mengambil foto diantara Sherly dan pria itu. Aku akan memutar balikan fakta dan berita. Kau tidak akan ditimpa skandal ini. Tapi, Sherly dan pria tadi. Aku akan melakukan itu secara diam-diam. Hanya kalian berdua saja yang tau." Kata cewek itu tersenyum puas.


"Apakah kau yakin?" Tanya El. Cewek itu mengangguk tanda sangat yakin.