
Della begitu ketakutan saat ia juga mendengar suara orang berjalan. Suara itu sangat jelas mendekat kearah mereka. Dell langsung bersembunyi dibelakang El. Kalau sampai ada yang tau rencana mereka ini. Habislah Della. El juga akan kena akibatnya.
"Siapa itu!" Kata El.
Mereka semakin cemas saat suara itu sudah semakin dekat. Dan tak lama setelah itu seseorang langsung muncul dan lompat tepat didepan mereka.
"Aaaaa!!!" Kata El dan Della berteriak serentak. Mereka sangat terkejut karena orang itu melompat langsung didepan mereka berdua.
"Ya ampun, ternyata kau Alex. Kau benar-benar membuat kami terkejut. Aku kira siapa tadi." Kata El. Ia bernafas lega dan sedikit terlihat kesal kearah Alex. Dia benar-benar mengejutkan.
"Hahahaha, aku lihat kalian tadi sangat serius. Jadi, aku iseng deh mengejutkan kalian." Kata Alex. Disaat El dan Della merasa sangat cemas. Alex malah tertawa puas karena berhasil mengejutkan mereka berdua.
"Alex, kau tidak seharusnya mengejutkan kami. Kalau tadi itu benar-benar orang lain. Rencana kita bisa gagal. Karena itu kami sangat takut tadi." Kata Della.
"Ha iya, apa rencana kita? aku tadi mengurus Sherly jadinya telat kesini deh." Kata Alex.
"Oiya, bagaimana dengan Sherly? mana dia?" Tanya El. Ia baru teringat akan Sherly.
"Aku tadi sudah menahannya saat kau pergi. Terus, dia marah de karena kau meninggalkannya. Setelaj ity, ia balik deh kekamarnya lagi." Kata Alex.
"Baiklah, baguslah kalau begitu. Dia benar-benar membuatku jengkel. Hari ini dia merencanakan rencana jahat kepadaku. Hari ini juga aku akan membatalkan rencana jahatnya itu." Kata El.
"Jadi, apa reenvana kita?" Tanya Alex lagi.
"Sudahlah, nanti aku katakan saat sudah di kamar. Saat ini Della harus kembali ke penginapannya. Kalau tidak, nanti teman-temanya yang lain bisa curiga." Kata El.
"Ya, aku harus pergi. Tadi, aku minta izin buat cari angin saja keluar. Kalau aku terlalu lama bisa-bisa mereka malah curiga." Kata Dell.
"Yasudahlah, kalau begitu pergilah. Hati-hati jangan sampai ada yang melihatmu disini." Kata El.
"Iya, hati-hati ya Della. Bye." Kata Alex. Ia juga melambaikan tangannya kearah Della.
Saat Della sudah pergi. El dan Alex pun masuk kembali ke tempat penginapan mereka. Saat ini El harus bersiap dulu. Sore ini ada pemotretan tahap pertama dulu. Saat ini tema yang akan diambil yaitu tentang langit senja. Baru malamnya sesi pemotretan dengan tema malam.
Saat dikamar, Alex sibuk membantu El. Ia menyiapkan semua perlengkapan El. Mulai dari baju, sepatu dan berbagai aksesoris yang diperlukan untk pemotretan. Untuk sesi pertama ini. El menggunakan setelan baju kemeja putih. Dan setelan celana bewarna putih juga. Alex juga sibuk membantu merapikan rambut El. Ia juga ahli dalam membentuk style rambut El.
"Jadi, kita akan melakukan rencana kita nanti malam kan? bukan sekarang?" Tanya Alex. Sambil merapikan beberapa barang El.
"Iya, nanti malam. Saat sedang melakukan pemotretan. Sherly juga akan beraksi. Ia akan berpura-pura pingsan. Saat itu juga kau juga harus membantuku." Kata El ke Alex.
"Apa yang harus aku lakukan?" Tanya Alex.
"Sebelum Sherly pingsan, kau duluan masuk ke kamar Sherly. Dan bersembunyi di manapun yang penting kau harus bersembunyi. Jadi, nanti saat aku pura-pura mengambil minum untuk Sherly. Kau yang bertugas mematikan lampu kamarnya." Kata El.
"Baiklah." Kata El.
Mereka pun jalan keluar berdua. Penampilan El benar-benar sangat tampan dan menawan. setelan serba putih itu sangat membuat El seperti seorang pangeran seperti didalam buku dongeng. Gayanya yang keren dan jalannya yang tegap membuat ketampanan seorang El itu semakin terpancar. El juga memasukan satu tangannya kedalam saku celananya. Hal itu membuat El tampak sangat sempurna.
"El! tunggu aku." Kata Sherly memanggil. Ia tiba-tiba muncul dibelakang El dan Alex. Ia sedikit berlari menghampiri El. Saat sudah disamping El. Sherly pun langsung memeluk lengan El. Kebiasaan Sherly yang tak pernah hilang.
"Eh Sherly. Kau belum keluar?" Tanya Alex. Karena Sherly tiba-tiba muncul dibelakang mereka.
"Kalian yang kecepatan keluarnya. Aku tadi kan masih berdandan. El, bagaimana penampilanku. Aku cantik kan? lihatlah hari ini kita sama-sama memakai style bewarna putih-putih. Kau tampak seperti pengeran dan aku seperti princess." Kata Sherly.
Saat ini penampilan Sherly benar-benar sangat cantik. Walaupun sifat dan sikap Sherly yang seperti itu. Tapi, aura kecantikan seorang Sherly itu emang tak bisa dikalahkan oleh siapapun. Tak salah jika orang banyak yang memilih Sherly sebagai model tercantik dibanding yang model wanita lainnya.
Sherly juga memakai gaun berwarna putih. Dengan bagian atas yang terbuka. panjang gaun Sherly juga hanya sebatas lutut. Ia memakai high heels bewarna putih juga. Rambut pendeknya tetap digerai dan dikasih hiasan bunga di sampingnya.
"Ah iya kau cantik." Kata el. Sebenarnya dalam hati El. Ia hanya berpura-pura mengatakan hal seperti itu. Kalau ia tidak memuji Sherly. Ia pasti akan bersikap manja lagi. Hak itu benar-benar membuat El tidak suka.
"Terimakasih El." Kata Sherly tersenyum. pelukannya di lengan El tidak pernah lepas sampai mereka tiba diluar.
Semua staf pemotretan sudah menunggu mereka berdua. Saat Sherly dan El sudah datang. Mereka langsung menyambut. Salah satu fotografer menghampiri El dan Shelry.
"Hai, El, Sherly. Selamat datang. Perkenalkan nama saya Anton. Saya salah satu fotografer profesional disini. Saya akan bekerja untuk kalian selama pemotretan ini. Saya harap kita bisa saling bekerjasama." Kata Anton tersenyum kearah El. Mereka pun saling berjabat tangan.
"Terimakasih, saya mohon kerjasamanya juga. Semoga kita bisa saling membantu untuk pemotretan ini." Kata El.
"Tenang saja. Sudah banyak model yang sukses melakukan pemotretan disini berkat diriku." Kata Anton. Walaupun, El tersenyum sekarang. Tapi, dalam hatinya ia berkata sepertinua Anton ini terlihat sombong. Pikir El.
"Baiklah, apa bisa langsung kita mulai saja pemotretannya?" Tanya El langsung.
"Baik, tidak usah mengundur-undur waktu lagi. Semua juga udah siap. Kita langsung mulai saja." Kata Anton.
Sherly dan El pun diarahkan ke posisi mereka masing-masing oleh asisten Anton. Mereka mengatur gaya dan posisi Antara El dan Sherly. Beberapa staf juga ada yang membantu merapikan lagi Pakaaian dan rambut El mapun Sherly.
Saat semua sudah pas dan rapi. Anton memulai melakukan pemotretan itu. Saat ini posisi El dan Sherly saling berpegangan tangan dan saling menghadap kearah yang berbeda. Sherly didepan El dan El dibelakang Sherly. Posisi mereka sekrang seperti sednag berlari diepian pantai dan sambil saling berpegangan tangan.
Pemotretan Mereke terus berlanjut dengan posisi yang berbeda-beda tiap saatnya. El sangat ahli dal berpose begitu juga dengan Sherly.
"Oke, cut. Kita istirahat dulu sejenak." Kata Anton. Alex langsung menghampiri El. Tapi, Sherly malah menghampiri Anton.
"Anton, sebentar. Ada sesuatu yang ingin aku katakan." Kata Sherly. Anton pun berbalik dan melihat heran kearah Sherly.