
Setelah melewati malam yang cukup panjang, El dan Alex pun sudah terbangun dari tidur lelapnya. El bahkan sudah bersiap-siap untuk pemotretan hari ini. Begitu juga dengan Alex ia juga sudah sangat siap dan sudah berpakaian rapi.
Untuk hari ini pemotretan akan dilakukan diatas sebuah kapal yang sudah disediakan langsung untuk El dan Sherly. Mereka akan melakukan pemotretan dengan tema duyung seperti yang sudah direncanakan dari awal. El sudah bersiap dengan kemeja putihnya dan celana hitam. Hari ini El hanya memakai baju biasa karena nantinya El juga akan membuka bajunya dan memakai pakaian duyung.
"Apa hari ini aku benar-benar harus memakai baju duyung itu? rasanya aku benar-benar tidak ingin melakukan pemotretan hari ini. Memakai baju duyung mengingatkan ku akan kejadian tadi malam." Kata El sambil melihat ke arah Alex.
"Bagaimanapun itu sudah menjadi tugasmu, El. Mau tidak mau kau tetap harus melakukan pemotretan dengan memakai baju duyung itu. Kau juga sudah melakukan kontrak. Kau hanya perlu melupakan kejadian kemaren. Aku yakin kamu pasti bisa." Kata Alex meyakinkan El.
"Baiklah, besok pemotretan terakhir kan? rasanya aku benar-benar ingin cepat pulang dan pergi dari tempat ini. Terlalu banyak kenangan buruk disini." Kata El.
"Iya, besok pemotretan terakhirmu. Setelah itu pekerjaanmu disini selesai dan kita akan pulang. Besok sore jadwal penerbangan kita." Kata Alex tersenyum.
"Baiklah, kita harus keluar, sepertinya staf yang lain sudah menunggu kita." Kata El. Dan mereka pun pergi keluar.
Setelah sampai diluar ternyata Sherly dan yang lain sudah menunggu kedatangan El. El juga melihat kapal yang akan mereka naiki sudah siap di tepian laut itu. Saat El sudah berada diantara mereka, Sherly langsung berlari dan menghampiri El.
"Apa kondisi badanmu sudah membaik? kau terlihat sangat sehat pagi ini." Kata El dengan santai.
"Sudah, tadi malam aku benar-benar beristirahat total, dan juga berkat kau aku juga lebih baik sekarang." Kata Sherly bersikap manja dia lengan El.
"Berkat aku? padahal aku tidak melakukan apa-apa. Seharusnya kau berterima kasih kepada Aditya karena dia lah yang telah merawatmu tadi malam." Kata El. Ia berusaha untuk menyudutkan Sherly.
"Dia hanya memberikan aku obat, hanya itu saja. Hal seperti itu bisa dilakukan semua orang, dia tidak terlalu banyak membantuku." Kata Sherly. Ia berusaha menutupi kejadian tadi malam dari El. Padahal, tanpa sepengetahuan Sherly. El sudah tau apa yang dilakukan Sherly ke Aditya.
"Bagaimana bisa dia membantumu kalau kau tiba-tiba memeluknya. Dia pasti sangat terkejut. Sepertinya kau sudah sangat kelewatan Sherly. Sikapmu benar-benar tidak sopan." Kata El. Ia tersenyum sekilas.
"El, kenapa kau bisa tau? ahh iya, pasti Alex mengatakan semuanya kepadamu kan? aku mohon jangan katakan ke siapapun tentang kejadian tadi malam itu. Aku benar-benar tidak ingin ke populeran ku menurun hanya karena berita seperti itu." Kata Sherly. El hanya tersenyum sekilas dan meninggalkan Sherly. Ia berjalan naik keatas kapal.
"El!!!! tunggu aku!!!!" Kata Sherly berteriak karena El mengacuhkannya.
Sherly pun ikutan naik keatas kapal bersama menajernya. Saat sudah naik keatas kapal. Sherly pun disuruh untuk berganti pakaian dulu. Begitu juga dengan El. Mereka pun masuk ke ruangan yang berbeda yang ada di kapal itu bersama menajernya masing-masing.
Ternyata untuk sesi pertama ini mereka tidak memakai baju duyung dulu. Mereka memakai baju yang terbuka. Sherly hanya memakai bikini bewarna pink. Sedangkan El hanya memakai celana pendek dan tidak memakai baju sama sekali. Alhasil, terlihatlah tubuh sexy El, dadanya yang bidang dan perutnya yang six pack. Benar-benar sempurna, semua orang bahkan tidak lepas melihat ke arah El.
"El, hari ini kau tampak sangat sexy. Aku sangat menyukainya." Kata Sherly sambil mendekati El secara perlahan. El menyadari Sherly yang ingin menyentuh tubuhnya. El pun langsung menghindar dari Sherly.
"Ayo! kita langsung mulai saja pemotretannya." Kata El ke Anton yang akan memotret mereka berdua. Sherly benar-benar kesal karena El mengacuhkannya lagi. Tapi, Sherly hanya bisa menurut karena mereka akan mulai melakukan pemotretan.
Seperti biasa El dan Sherly benar-benar sudah sangat profesional dalam hal bergaya dan melakukan pose-pose yang terlihat sangat bagus dan menarik. Saat pemotretan Sherly maupun El begitu serius, dan fokus dengan gaya mereka masing-masing.
Dibawah Laut.....
"Ya ampun!! apa tadi malam aku benar-benar pingsan dan tertidur di tempat ini. Aduh, kenapa aku bisa pingsan." Kata Bella sambil bangkit dan mengambil petanya.
"Ini juga sudah pagi, aku juga belum mengambil obat untuk Dewi Auristela. Bagaimana ini, aku sudah janji dengan Zanna untuk pulang secepatnya. Tapi, aku malah pingsan dan tertidur disini. Semoga Zanna tidak mencariku dan tetap menungguku dirumah." Kata Bella. Ia pun berenang dan mencari obat untuk Dewi Auristela.
"Aku harus cepat menemukan obat itu, tapi yang mana obatnya ya? waktu itu Dewi Auristela mengatakan kalau obatnya itu berbentuk bulat berwarna emas. Sepertinya di pohon itu." Kata Bella dan terus menelusuri hutan itu.
Bella terus berenang sambil melihat-lihat setiap pohon yang ada di hutan itu. Bella berusaha mencari buah yang berbentuk bulat dan bewarna emas karena itulah obat yang diperlukan Dewi Auristela. Akhirnya, Bella menemukan pohon yang letaknya paling dalam, di pohon itu terdapat buah yang tergantung yang sama persis seperti yang dikatakan Dewi Auristela. Berbentuk bulat dan bewarna emas.
"Haaa, jadi ini obatnya." Kata Bella sambil melihat obat yang berbentuk buah itu yang bergelantungan di salah satu pohon disana.
"Tapi, bagaimana cara mengambilnya, apa aku langsung cabut saja ya." Kata Bella. Karena tidak tau cara mengambilnya bagaimana. Bella pun akhirnya mencabut buah itu dari pohonnya. Bella mengeluarkan seluruh tenaganya karena ternyata tidak mudah untuk mengambil buah itu.
"Aduhhh!! kenapa sangat keras." Kata Bella sambil terus berusaha menarik buah itu.
Setelah cukup lama, akhirnya buah itupun lepas dari pohon itu. Bella bahkan sampai terjatuh saat ia sudah berhasil melepaskan buah itu. Tapi, tiba-tiba Bella merasa getaran yang cukup keras.
Ternyata, siapapun yang telah masuk kedalam hutan itu dan mengambil buah yang tumbuh didalamnya. Akan terjadi getaran sebagai pertanda ada duyung yang mengambil buah didalam itu. Biasanya beberapa penjaga hutan itu akan langsung menangkap siapapun yang berusaha mengambil salah satu buah didalam hutan itu. Tapi, karena Bella merupakan utusan langsung dari Dewi Auristela dan juga sudah diberi kekuatan, jadi tidak ada penjaga yang akan menangkapnya.
Jika didalam laut Bella merasakan getaran yang cukup keras. Di atas laut itu tepatnya di atas kapal El, mereka semua juga merasakan getaran yang lebih kuat dan keras dari yang dirasakan Bella dibawah sana. Mereka semua tekejut dan pemotretan pun tiba-tiba berhenti.
"Apa yang terjadi? apa ada gempa bumi?" Tanya Alex cemas.
"Aku tidak tau. Sebaiknya kita tidak melanjutkan pemotretan ini, kita harus kembali. Sepertinya cuaca sedang tidak baik." Kata El. Ia berusaha untuk mengatakan hal itu kepada semua orang yang ada diatas kapal.
Tapi, terlambat. Sebuah gelombang besar tiba-tiba datang dan menghantam kapal mereka. Semua orang terkejut dan berteriak. Gelombang itu terlalu kuat membuat kapal mereka pun terombang-ambing dan satu per satu orang diatas kapal itu terjatuh kedalam laut dan masuk kedalam laut itu. Termasuk El, Sherly dan juga Alex mereka juga sama-sama terjatuh dan masuk kedalam laut.
Beberapa staf yang masih bertahan diatas kapal langsung melemparkan pelampung untuk orang-orang yang terjatuh tadi. Mereka saling membantu dan memberikan sebuah tali yang berbentuk tangga untuk mereka agar memudahkan mereka untuk naik keatas kapal itu.
Alex dan Sherly diselamatkan oleh beberapa staf dan dibantu naik keatas kapal lagi. Mereka saling menyelamatkan diri masing-masing. Saat sudah berada diatas kapal. Sherly dan Alex sama-sama terduduk dengan nafas yang tidak teratur. Alex baru sadar kalau El tidak ada.
"El, El kau dimana?" Tanya Alex berteriak keras. Ia langsung berdiri dan mencari El keseluruh kapal. Tapi El tidak ada.
"El, El!! dimana kau? Alex! apa jangan-jangan El masih di dalam laut dan tenggelam?" Kata Sherly yang juga ikut-ikutan mencari El dengan wajah yang ketakutan.
"Tidak mungkin, El bisa berenang. Dia tidak mungkin tenggelam." Kata Alex cemas.
"Tapi dia tidak ada!!! lihatlah semua orang sudah naik ke atas kapal ini." Kata Sherly tak kalah cemas. Alex melihat ke sekelilingnya, El benar-benar tidak ada.
Dimanakah El berada??